DAERAH

KISAH INSPIRATIF ALBERT BANGUN MITRA KARYA PERSADA

Tahun 2001 menjadi salahsatu yang paling di ingat dalam memori kehidupan Albert S.Kep SE, MMKes dan juga yayasan Mitra Karya Persada miliknya. Di tahun itulah Albert  mengukir sejarah awal merintis karyanya.  Ia menapaki jalan untuk mewujudkan cita-citanya dalam keadaan yang terbilang sulit.  Usai menyelesaikan bangku kuliah di  Unaaha , ia mencoba peruntungan sebagai tenaga medis pada sebuah rumah sakit pemerintah di Kendari Sulawesi Tenggara. Namun malang baginya, kerja keras dan pengabdiannya tak pernah benar-benar bisa di jadikan sandaran hidup.

Sebagai pekerja honorer, Albert dan teman-temannya hanya mampu meratapi nasib karena penghasilan yang tak kunjung membaik. Apalagi peran pemerintah juga tak benar-benar sepenuh hati melirik jeripayah tenaga medis non PNS yang juga  tak kalah berjasa itu. Pemerintah tak mau ambil pusing meski pegawai honorer terus bertambah jumlahnya. Alhasil ia dan sahabat seperjuangannya itu tak punya pilihan apa-apa kecuali bertahan dan terus bekerja meski dengan gaji yang minim.

whatsapp-image-2018-03-19-at-18-04-29-1040x640

Albert ( kedua dari kanan) dalam kegiatan Mitra Karya Persada

Sampai suatu waktu, Ia paham jika tak bisa memutar otak, tentu nasibnya dan ratusan rekannya akan terus-terusan tersisih.  Pemerintah harus hadir mencarikan solusi bagi tenaga medis yang di cap kelas dua itu. Albert tak kehilangan ide, ia mengajak sebagian rekannya untuk mendirikan organisasi yang dinamakan AMPIS ( Aliansi Masyarakat Peduli Sehat). Ia meyakini, hanya dengan berkumpul, sekian banyak gagasan dapat di himpun.  Di lembaga inilah ia dan kawan-kawan mula-mula di lirik jasanya oleh masyarakat. Tak berhenti sebatas sosialisasi tentang kesehatan,  Albert dan ratusan tenaga lainnya yang sepaham terus merumuskan nasib yang sejak lama tak teratasi oleh pemerintah.

Hasilnya, setahun kemudian Lembaga AMPIS yang didirikannya telah berhasil mendesak pemerintah Sulawesi Tenggara untuk mengeluarkan surat keputusan ( SK Gubernur ) yang melegakan perjuangan Albert dan kawan-kawan. Pemerintah sepakat mengkaji ulangan hitungan gaji tenaga honorer dengan nilai yang pantas, serta memastikan setiap pegawai honorer memiliki peluang untuk di angkat menjadi pegawai negeri sipil. Tidak hanya itu, Dampak keputusan SK Gubernur Sultra itu juga di ikuti oleh kebijakan pemerintah kabupaten, Salahsatu yang terbit adalah  SK Bupati Muna Tahun 2005 yang ikut memikirkan pegawai honorer kesehatan. Albert bersyukur, ia telah menapaki satu tahap perjuangan dengan sukses meski melelahkan.

whatsapp-image-2018-03-19-at-17-54-39

Albert bersama siswa SMK Pelayaran milik yayasan Mitra Karya Persada

Tiga tahun kemudian, dalam ide-ide yang tak berhenti dikembangkannya, Ia nekad mendirikan sebuah  yayasan yang di beri nama Mitra Karya Persada bersama istri dan kedua orangtuanya. Perjuangan di AMPIS  serta ingatannya tentang kesulitannya saat menjadi pegawai honorer, memacu Albert untuk terus berkarya di masyarakat. Gayung bersambut, usaha  keras beliau kembali membuahkan hasil dengan berdirinya lembaga pendidikan pertama milik yayasan Mitra Karya Persada berupa Sekolah Menengah Kesehatan Permata Pangsa di tahun yang sama. Disambut antusias oleh masyarakat, sekolah kesehatan itu terus berkembang hingga kini, bahkan telah mencatatkan jumlah alumni hingga ratusan siswa. Tak berhenti sampai disitu, Tahun 2011 sebuah sekolah pelayaran berhasil di rintis di Napabalano Kabupaten Muna.

Albert Mengatakan ” hadirnya sekolah kelautan adalah yang paling ditunggu-tunggu di daerah kepulauan itu. Sekolah kejuruan itulah yang menjadi cikal bakal pengembangan Karya Persada Maritime Training Center. Sekolah keahlian di bidang kelautan yang belakangan melambungkan nama Albert dan Yayasan Mitra Karya Persada.

Lembaga training ini di sebut-sebut yang paling di gandrungi para pencari kerja. Sebab keberhasilan sebagian besar alumninya menjadi daya pikat tersendiri untuk mendatangkan siswa training. Karya Persada Maritime Training center sanggup menempatkan banyak alumninya bekerja di perusahaan pemerintah maupun swasta dengan cepat. Lembaga training ini sudah mengembangkan relasi ke beberapa perusahaan pelayaran yang siap mempekerjakan tenaga ahli kelautan alumni Karya Persada.

Di programnya yang lain, Albert juga berhasil mendirikan program Sekolah berjenjang dan Terpadu berbasis keislaman yang didalamnya terdapat SD Karya Persada, SMP Karya Persada dan Pesantren Daarul Ulum Walbarokah. Di sekolah inilah ia meyakini program pendidikan gagasannya efektif menempa anak-anak muda berkembang dalam keilmuan yang dilengkapi pengetahuan keagamaan secara rutin. Ia ingin generasi selain paham tekhnologi, tapi juga sarat ilmu agama.

18951183_187590461768451_675252428888970827_n

Maritime Training Center Karya Persada Sultra

Mitra karya persada tak berhenti mengabdi untuk daerah, terus membangun generasi dan menciptakan lapangan pekerjaan dalam lembaga binaanya.  Terhitung sampai hari ini sudah banyak siswa yang  mengenyam pendidikan di lembaga-lembaga binaanya.  Ratusan tenaga kerja lokal sudah terserap bekerja di yayasan Mitra Karya Persada. Kini sudah tujuh lembaga binaan yang dilahirkan oleh yayasan. Bahkan menginspirasi beberapa pihak untuk mendirikan yayasan lainnya dalam misi kebaikan yang sama.  Albert dan rekan seperjuangannya juga telah meringankan beban pemerintah, membantu terselesaikannya permasalahan pendidikan dan terciptanya lapangan pekerjaan.

Ia berharap, kelak akan  banyak lagi orang yang dapat berkarya seperti dirinya atau lebih baik di masa mendatang untuk kemajuan generasi bangsa.

Dikutip dari Albert Muna Centre

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.