BULUNGAN

Enam Bandara Di Kaltara Fokus Ditingkatkan

2

TOL UDARA: Pemprov Kaltara komitmen meneruskan proses pembangunan pengembangan bandara dan lapangan terbang.

Bulungan-Kabarpersada.com, –  Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) tengah berupaya mempercepat proses pengembangan infrastruktur enam bandara. Enam bandara yang fokus akan ditingkatkan lagi itu adalah Bandara Tanjung Harapan, Bulungan dan Juwata Tarakan.

Kemudian Bandara Ra Besing dan Long Ampung Malinau dan Bandara Nunukan dan Yuvai Semaring di Krayan. Namun untuk pengembangan Bandara RA Besing, Long Ampung, Bandara Nunukan dan Yuvai Semaring, khususnya RA Besing dan Bandara Nunukan, masih perlu data pendukung sesuai permintaan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Kami saat ini sedang mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk proses pembangunan itu,” ungkap Taupan Majid, Kepala Dishub Kaltara, Senin (24/9).

Menurut dia, pembangunan memang perlu tahapan, tidak serta merta dapat dilakukan. Sebab, banyak aspek yang harus dipersiapkan selanjutnya diserahkan ke Kemenhub. Terlebih jika penganggarannya dibebankan pada APBN atau melalui kementerian. Terpenting yang perlu dipenuhi katanya, adalah perihal riwayat pembangunan, data-data aset meliputi lahan dan bangunan fisiknya.

Untuk mendapatkan dan validasi data-data itu kata dia, juga perlu proses dan waktu yang cukup. Mengingat, pembangunannya dilakukan jauh sebelum Provinsi Kaltara terbentuk. Artinya saat itu pembangunan dilakukan oleh Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) saat masih tergabung dengan Kaltara. “Makanya kami minta data ke Kaltim dulu. Kini masih proses mendapatkannya,” tegasnya.

Diakuinya, dengan terbentuknya Kaltara secara definitif, otomatis aset-aset bangunan bandara diserahkan ke Kaltara, tetapi terkait detail datanya masih perlu dipastikan lagi. “Walau asetnya sudah otomatis dialihkan tapi detail datanya masih ada di Kaltim selaku pihak yang dulu membangun,” papar Taupan.

Lanjutnya, Dishub Kaltara mengusulkan anggaran APBN ke kementerian untuk memaksimalkan program seluruh bidang di perhubungan sekira Rp 3 triliun. “Tapi porsi terbesar dari totalnya alokasi untuk perhubungan udara. Mulai program subsidi SOA (Subsidi Ongkos Angkut) orang, termasuk pengembangan infrastruktur bandara,” urai Taupan.

Kepala Bidang Perhubungan Udara, Andi Nasuha menambahkan, selain bandara, pihaknya juga berupaya mengembangkan lapangan terbang (lapter). Upaya yang telah dilakukan saat ini adalah melakukan verifikasi. Tambahnya, penting dengan terverifikasi setidaknya lapter yang ada di Kaltara terdata dengan baik. “Ada 23 lapter, tapi 8 saja yang kita verifikasi,” beber Andi.

Delapan lapter tersebut, dua di antaranya ada di wilayah Kabupaten Nunukan. Sedangkan lima lainnya ada di Kabupaten Malinau. “Kita fokuskan delapan ini dulu,” tegasnya.

Ia menjelaskan, tidak semua lapter diverifikasi dikarenkan persoalan teknis. “Sisanya jarak lapternya berdekatan saja,” pungkasnya. (*aw )

 

17.04.Mockup.Infographic.Proses.Daftar.GRAB_Keuntungan_ngegrab

Iklan

Kategori:BULUNGAN

Tagged as: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.