BEKASI — Dari tambak di pesisir Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri mendorong terbangunnya rantai pasok pangan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah itu ditandai dengan panen raya 10 ton hasil perikanan dan 4.000 butir telur yang dipimpin Asep, Senin (28/9/2026). Hasil produksi tersebut diarahkan untuk menopang kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Pengembangan kawasan budidaya terus diperluas. Dari sebelumnya 60 tambak, kini berkembang menjadi 128 tambak ikan. Panen kali ini berasal dari 20 kolam nila dan mujair, dua kolam lele, serta 10 kolam udang.
Asep menegaskan, ukuran keberhasilan bukan hanya jumlah tambak atau volume panen, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Bagi saya, ini bukan sekadar berapa banyak tambak atau berapa besar hasil panennya. Yang lebih penting adalah semakin banyak masyarakat yang dapat terlibat dan memperoleh pekerjaan,” ujar Asep.
Karena itu, Asep meminta budidaya segera dilanjutkan setelah panen agar pasokan pangan untuk SPPG tidak terputus.
“Jangan berhenti pada panen hari ini. Setelah panen, kita siapkan kembali tebar benih dan budidaya berikutnya agar ekosistem ini terus berjalan dan manfaatnya semakin luas,” katanya.
Untuk menjaga keberlanjutan rantai pasok, Polda Metro Jaya berkolaborasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi dan Badan Gizi Nasional (BGN), mulai dari pengawasan produksi hingga distribusi.
“Dengan kolaborasi yang baik, kita ingin rantai pasoknya berjalan, kebutuhan SPPG terpenuhi, dan masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi,” tegas Asep.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan produksi Muara Gembong menopang kebutuhan 12 dapur SPPG di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dengan penyaluran awal diprioritaskan untuk Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.
“Harapannya, rantai pasok SPPG dapat tumbuh berkelanjutan sekaligus ikut menggerakkan ekonomi warga,” ujar Budi.
Dari tambak Muara Gembong, panen bukan menjadi akhir. Produksi dilanjutkan, pasokan dijaga, dan manfaatnya dikembalikan kepada masyarakat.
Penulis : tra ginting
Sumber Berita : humas pmj









