Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG

Monday, 28 September 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI — Dari tambak di pesisir Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri mendorong terbangunnya rantai pasok pangan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah itu ditandai dengan panen raya 10 ton hasil perikanan dan 4.000 butir telur yang dipimpin Asep, Senin (28/9/2026). Hasil produksi tersebut diarahkan untuk menopang kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Pengembangan kawasan budidaya terus diperluas. Dari sebelumnya 60 tambak, kini berkembang menjadi 128 tambak ikan. Panen kali ini berasal dari 20 kolam nila dan mujair, dua kolam lele, serta 10 kolam udang.

Asep menegaskan, ukuran keberhasilan bukan hanya jumlah tambak atau volume panen, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Bagi saya, ini bukan sekadar berapa banyak tambak atau berapa besar hasil panennya. Yang lebih penting adalah semakin banyak masyarakat yang dapat terlibat dan memperoleh pekerjaan,” ujar Asep.

Karena itu, Asep meminta budidaya segera dilanjutkan setelah panen agar pasokan pangan untuk SPPG tidak terputus.

“Jangan berhenti pada panen hari ini. Setelah panen, kita siapkan kembali tebar benih dan budidaya berikutnya agar ekosistem ini terus berjalan dan manfaatnya semakin luas,” katanya.

Untuk menjaga keberlanjutan rantai pasok, Polda Metro Jaya berkolaborasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi dan Badan Gizi Nasional (BGN), mulai dari pengawasan produksi hingga distribusi.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita ingin rantai pasoknya berjalan, kebutuhan SPPG terpenuhi, dan masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi,” tegas Asep.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan produksi Muara Gembong menopang kebutuhan 12 dapur SPPG di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dengan penyaluran awal diprioritaskan untuk Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

“Harapannya, rantai pasok SPPG dapat tumbuh berkelanjutan sekaligus ikut menggerakkan ekonomi warga,” ujar Budi.

Dari tambak Muara Gembong, panen bukan menjadi akhir. Produksi dilanjutkan, pasokan dijaga, dan manfaatnya dikembalikan kepada masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : humas pmj

Berita Terkait

Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot
Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka
Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa
Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta
Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat
Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga
Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi
SIM Palsu Bisa Terlihat Asli, Korlantas: Jangan Terjebak Rayuan “Bisa Dibantu”

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 16:47 WIB

Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG

Monday, 28 September 2026 - 00:15 WIB

Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot

Sunday, 27 September 2026 - 23:25 WIB

Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka

Thursday, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta

Wednesday, 23 September 2026 - 18:01 WIB

Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat

Wednesday, 23 September 2026 - 16:01 WIB

Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga

Tuesday, 22 September 2026 - 14:18 WIB

Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Tuesday, 22 September 2026 - 14:02 WIB

SIM Palsu Bisa Terlihat Asli, Korlantas: Jangan Terjebak Rayuan “Bisa Dibantu”

Berita Terbaru