Gerbong Mutasi Polri Bergerak Cepat, Suyudi Kembali Geser 199 Perwira
JAKARTA — Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto merotasi 199 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) melalui Surat Telegram Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.
Mutasi terbaru ini menyusul pergeseran 88 pati, termasuk 19 Kapolda, dalam telegram sebelumnya. Sejumlah jabatan strategis kembali mengalami pergantian, mulai dari Wakabaintelkam Polri dan Kakorlantas hingga Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, dan Lampung.
Irjen Wawan Muliawan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri. Jabatan Wakabaintelkam Polri selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Anom Setyadji.
Di Korps Lalu Lintas, Brigjen Aries Syahbudin ditunjuk menggantikan Irjen Wibowo sebagai Kakorlantas Polri.
Sementara itu, Irjen Agus Wijayanto mendapat penugasan sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, menggantikan Irjen Viktor Theodorus Sihombing. Posisi Kapolda Kalimantan Utara yang ditinggalkannya kini diisi Brigjen Andi Syahriful Taufik.
Pergantian juga terjadi di Polda Lampung. Brigjen Yustan Alpiani ditunjuk sebagai Kapolda Lampung menggantikan Irjen Helfi Assegaf.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, MInggu (11/19) menjelaskan, rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi serta menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.
Menurut Isir, penempatan personel mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi salah satu dasar agar pejabat yang mendapat amanah dapat menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Polri juga meminta para pejabat baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah penugasan. Mereka diharapkan menjaga integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Isir menambahkan, penguatan organisasi tersebut sejalan dengan slogan Polri, Polisi Bersama Masyarakat. Melalui penataan personel ini, Polri menyatakan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat.**
Penulis : tra ginting









