Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa

Saturday, 26 September 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (kiri) dan K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha saat menghadiri acara

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (kiri) dan K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha saat menghadiri acara "Ngaji Kebangsaan" di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026). (Humas Polri)

JAKARTA—Bangsa yang besar tidak hanya membutuhkan kekuatan untuk bergerak, tetapi juga kebijaksanaan untuk menentukan arah. Di tengah keberagaman dan tantangan yang terus berubah, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut ulama memiliki peran penting sebagai lentera sekaligus kompas bagi perjalanan bangsa Indonesia.

Pesan itu disampaikan Listyo Sigit saat menghadiri Ngaji Kebangsaan bersama K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu.

Listyo Sigit mengatakan, peran ulama telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan Indonesia. Sejak perjuangan merebut hingga mempertahankan kemerdekaan, ulama bersama umara berada dalam satu ikhtiar menjaga bangsa dan negara.

“Ulama menjadi lentera dan kompas yang memberikan arah, nasihat, serta doa bagi bangsa dan negara,” kata Listyo Sigit, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, peran tersebut tetap relevan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini. Indonesia dengan segala keberagamannya membutuhkan ruang untuk terus merawat persatuan, sehingga perbedaan tidak menjadi jarak, melainkan kekuatan yang memperkokoh kehidupan berbangsa.

Dalam konteks tersebut, sinergi ulama dan umara dinilai memiliki arti penting. Pemerintah dan aparat negara menjalankan tugasnya, sementara ulama menghadirkan nasihat, keteladanan, serta kesejukan yang dibutuhkan masyarakat dalam menghadapi berbagai dinamika.

Bagi Polri, bimbingan dan doa para ulama juga menjadi bagian penting dalam menguatkan personel saat menjalankan tugas. Amanah menjaga keamanan dan ketertiban, melindungi serta mengayomi masyarakat, kata Listyo Sigit, membutuhkan bukan hanya kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga landasan moral.

Ia pun berharap kebersamaan ulama dan umara terus dipelihara sebagai bagian dari ikhtiar menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Mari, umara dan ulama terus bergandengan tangan untuk menjaga persatuan, merawat NKRI, serta mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” ujarnya.

Pada akhirnya, menjaga Indonesia bukan semata soal bagaimana bangsa ini melangkah cepat, tetapi juga bagaimana memastikan langkah itu tidak kehilangan arah. Di tengah perbedaan yang menjadi wajah Indonesia, nasihat, doa, dan keteladanan ulama diharapkan tetap menjadi cahaya yang menuntun bangsa untuk berjalan bersama—merawat persatuan tanpa kehilangan jati diri, serta menjaga negeri bukan hanya dengan kekuatan, tetapi juga dengan kebijaksanaan.

 

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : humas polri

Berita Terkait

Gerbong Mutasi Polri Bergerak Cepat, Suyudi Kembali Geser 199 Perwira
Tiga “Tor” di Polda Metro: Dadang Konseptor, Adex Eksekutor, Media Monitor
Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG
Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot
Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka
Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta
Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat
Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 17:51 WIB

Hoegeng Dikenang Bukan karena Tagline

Saturday, 10 October 2026 - 23:59 WIB

PP Polri Buka Hidroterapi Gratis, Wujud Kepedulian kepada Purnawirawan

Saturday, 10 October 2026 - 23:53 WIB

Dari Reuni Kecil Para Jenderal, Muncul Pesan untuk Kapolri Baru

Wednesday, 7 October 2026 - 22:41 WIB

Taklimat Prabowo dan Konsolidasi Elite TNI-Polr

Tuesday, 6 October 2026 - 18:44 WIB

Sentuhan Humanis di Tengah Aksi Ojol di Depan Gedung DPR/MPR RI

Monday, 5 October 2026 - 12:58 WIB

Berstatus Tersangka, Firli Raih Gelar Doktor Hukum, PAKAR: Kapan Giliran Polda Tuntaskan Perkaranya?

Monday, 5 October 2026 - 12:16 WIB

Ujian Pertama Profesor Dadang: Menembus Tembok Tebal Kasus Firli Bahuri

Sunday, 27 September 2026 - 23:40 WIB

Police Women Run di Bukittinggi, Kapolda Sumbar Ingin Sejarah dan Wisata Ikut Berlari

Berita Terbaru

Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso (Istimewa)

Ragam

Hoegeng Dikenang Bukan karena Tagline

Sunday, 11 Oct 2026 - 17:51 WIB