Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat

Wednesday, 23 September 2026 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA–Layanan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) kini terintegrasi dengan pelayanan Samsat untuk memudahkan masyarakat mengetahui dan menyelesaikan kewajiban tilang saat mengurus administrasi kendaraan. Untuk memastikan sistem tersebut berjalan efektif, Korlantas Polri turun langsung memantau pelayanan di Samsat Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Komarudin bersama Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Made Agus melihat langsung proses pelayanan sekaligus berinteraksi dengan wajib pajak di loket Samsat Jakarta Selatan.

Kunjungan tersebut tidak sekadar sosialisasi mekanisme tilang ETLE. Korlantas ingin memastikan integrasi sistem yang telah dibangun benar-benar terkoneksi dengan pelayanan Samsat dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Salah satu wajib pajak yang ditemui adalah Hamdan. Dia tengah mengurus pembukaan blokir ETLE kendaraan milik temannya yang akan dimutasi ke Sukabumi, Jawa Barat.

Hamdan mengaku baru mengetahui kendaraan tersebut memiliki tiga pelanggaran masuk jalur busway setelah mendapat penjelasan dari petugas loket. Total denda yang harus dibayarkan mencapai Rp1,5 juta.

“Motor ini milik teman saya dan akan dimutasi ke Sukabumi. Saya baru tahu ada tiga pelanggaran setelah diberitahu petugas loket,” kata Hamdan.

Status pelanggaran tersebut dapat diketahui ketika kendaraan diproses dalam layanan Samsat. Integrasi data ETLE memungkinkan kewajiban tilang terdeteksi sebelum proses administrasi kendaraan dilanjutkan.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Arif Fazlurrahman kemudian membantu proses pembayaran tiga denda tersebut melalui tiga nomor rekening BRIVA.

“Totalnya Rp1,5 juta, masing-masing Rp500.000 untuk tiga pelanggaran,” kata Arif.

Setelah pembayaran dilakukan, blokir ETLE kendaraan tersebut langsung terbuka.

“Terima kasih Pak atas bantuannya,” kata Hamdan sembari mencium tangan Arif.

Arif kemudian mengingatkan Hamdan agar tidak kembali melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Jangan melanggar lagi ya. Kalau plat jangan ditutup dengan masker,” ujar mantan Kapolres Lamongan, Polda Jawa Timur itu.

Dirregident Korlantas Polri Brigjen Komarudin mengatakan pemantauan langsung dilakukan untuk memastikan integrasi ETLE dengan pelayanan Samsat benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan pelayanan dan integrasi ETLE di Samsat berjalan baik. Sistem sudah terkoneksi sehingga masyarakat bisa membuka blokir untuk membayar pajak tahunan,” kata Komarudin.

Menurut Komarudin, integrasi layanan tersebut penting di tengah tingginya jumlah kendaraan di Jakarta dan masih adanya pelanggaran lalu lintas.

“Dengan jumlah kendaraan yang tinggi, pelayanan kepada wajib pajak juga harus terus diperbaiki. Integrasi ETLE ini salah satu upayanya,” ujarnya.

Komarudin menegaskan, Korlantas tidak ingin integrasi sistem hanya berhenti pada koneksi secara teknis. Pemantauan langsung dilakukan untuk memastikan sistem tersebut benar-benar berfungsi dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Sementara itu, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Made Agus mengatakan pemanfaatan teknologi ETLE juga terus diperkuat untuk mendeteksi berbagai pelanggaran lalu lintas, termasuk pemalsuan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

“Dengan aplikasi Korlantas ETLE, nomor polisi kendaraan dapat diketahui,” kata Made.

 

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Berita Terkait

Gerbong Mutasi Polri Bergerak Cepat, Suyudi Kembali Geser 199 Perwira
Tiga “Tor” di Polda Metro: Dadang Konseptor, Adex Eksekutor, Media Monitor
Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG
Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot
Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka
Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa
Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta
Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 17:51 WIB

Hoegeng Dikenang Bukan karena Tagline

Saturday, 10 October 2026 - 23:59 WIB

PP Polri Buka Hidroterapi Gratis, Wujud Kepedulian kepada Purnawirawan

Saturday, 10 October 2026 - 23:53 WIB

Dari Reuni Kecil Para Jenderal, Muncul Pesan untuk Kapolri Baru

Wednesday, 7 October 2026 - 22:41 WIB

Taklimat Prabowo dan Konsolidasi Elite TNI-Polr

Tuesday, 6 October 2026 - 18:44 WIB

Sentuhan Humanis di Tengah Aksi Ojol di Depan Gedung DPR/MPR RI

Monday, 5 October 2026 - 12:58 WIB

Berstatus Tersangka, Firli Raih Gelar Doktor Hukum, PAKAR: Kapan Giliran Polda Tuntaskan Perkaranya?

Monday, 5 October 2026 - 12:16 WIB

Ujian Pertama Profesor Dadang: Menembus Tembok Tebal Kasus Firli Bahuri

Sunday, 27 September 2026 - 23:40 WIB

Police Women Run di Bukittinggi, Kapolda Sumbar Ingin Sejarah dan Wisata Ikut Berlari

Berita Terbaru

Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso (Istimewa)

Ragam

Hoegeng Dikenang Bukan karena Tagline

Sunday, 11 Oct 2026 - 17:51 WIB