Melawan Saat Ditangkap, Begal Penembak Polisi di Lampung Tewas di Dor

Friday, 15 May 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Lampung, Irjen Helfi Assegaf (ist)

Kapolda Lampung, Irjen Helfi Assegaf (ist)

BANDARLAMPUNG–Polda Lampung akhirnya menangkap dua pelaku begal atau pencurian dengan pemberatan (curat) yang menembak seorang anggota Polri, Bripka Arya Supena. Salah satu pelaku ditembak hingga tewas, karena yang bersangkutan melawan saat ditangkap. 

“Dua pelaku yang berhasil kami tangkap yakni HAM dan RON. Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda yakni di Lampung Timur untuk HAM dan Pesawaran untuk RON,” kata Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf di Mapolda Lampung, Jumat, 15 Mei 2026, melansir Antara.

Dia menjelaskan bahwa saat penangkapan oleh Tim Gabungan Polda Lampung, tersangka HAM melakukan perlawanan yang membahayakan petugas, sehingga anggota polisi memberikan tindakan tegas dan terukur. Sedangkan tesangka RON pun juga dilakukan tindakan tegas terukur hingga tewas, karena melawan dengan senjata api rakitan. 

Dia menjelaskan bahwa kedua pelaku merupakan tersangka yang melakukan pencurian dan pemberatan yang mengakibatkan Bripka Arya Supena gugur saat ingin menggagalkan aksi mereka di sebuah toko di Bandarlampung. Kapolda mengungkap bahwa sebelum melakukan aksinya kedua pelaku tersebut berkeliling Kota Bandarlampung untuk menentukan target atau sasaran kendaraan bermotor yang akan dicuri.

“Setelah menentukan sasaran RON turun dari motor untuk melakukan aksinya dengan membobol lubang kunci motor. Saat kejadian Bripka Arya Supena sedang di lokasi dan menegur RON dengan mengacungkan senjata api dengan maksudnya mengamankan pelaku,” kata dia.

Kemudian, lanjut dia, pelaku RON berupaya melepaskan diri sehingga terjadi pergulatan. Kemudian senjata api Bripka Arya diambil oleh pelaku dan menembakkannya ke kepala anggota Polri tersebut.

“Setelah terjadinya kejadian keduanya melarikan diri menuju rumah HAM. Kemudian mengubur senjata api Bripka Anumerta, dan RON melarikan diri ke Pesawaran,” kata dia.

Facebook Comments Box

Penulis : traginting

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG
Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot
Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka
Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa
Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta
Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat
Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga
Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 00:15 WIB

Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot

Sunday, 27 September 2026 - 23:25 WIB

Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka

Saturday, 26 September 2026 - 16:23 WIB

Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa

Thursday, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta

Wednesday, 23 September 2026 - 18:01 WIB

Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat

Wednesday, 23 September 2026 - 16:01 WIB

Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga

Tuesday, 22 September 2026 - 14:18 WIB

Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Tuesday, 22 September 2026 - 14:02 WIB

SIM Palsu Bisa Terlihat Asli, Korlantas: Jangan Terjebak Rayuan “Bisa Dibantu”

Berita Terbaru