Polda Metro Jaya Umumkan 15 Orang Meninggal Akibat Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL di Bekasi

Tuesday, 28 April 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA–Polda Metro Jaya sebut korban tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4) malam, berjumlah 15 orang.

“10 jenazah di RS Polri, 3 jenazah di RSUD Bekasi, satu jenazah di RSU Bella, satu jenazah di RS Mitra Keluarga,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/4).

Untuk korban luka-luka sebanyak 76 orang, namun Budi belum merincikan untuk jenis luka apa saja yang dialami para korban.

Sementara itu sebanyak tujuh keluarga korban kecelakaan kereta rel listrik (KRL) di Bekasi Timur telah melapor ke posko identifikasi korban (Disaster Victim Identification/DVI) Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Hingga saat ini, sudah ada tujuh keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke posko sebelum kematian (ante mortem),” kata Kepala RS Polri Kramat Jati, Prima Heru Yulihartono saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (28/4).

Data dari keluarga sangat dibutuhkan untuk mencocokkan identitas korban dari kantong jenazah yang saat ini masih ditangani tim forensik.

Prima menjelaskan, RS Polri telah menerima 10 kantong jenazah sejak dini hari. Seluruh jenazah tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan dan masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI.

Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data ante mortem dari keluarga dengan data setelah kematian (post mortem) hasil pemeriksaan forensik.

Untuk itu, kehadiran keluarga korban dinilai sangat menentukan kecepatan proses tersebut. “Seluruh jenazah masih dalam proses identifikasi. Kami terus melakukan rekonsiliasi data agar identitas korban dapat segera dipastikan,” ucap Prima.

Prima menambahkan, pihaknya masih membuka layanan bagi keluarga lain yang belum melapor.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam peristiwa tersebut segera datang ke Posko Ante Mortem di RS Polri Kramat Jati.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG
Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot
Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka
Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa
Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta
Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat
Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga
Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 00:15 WIB

Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot

Sunday, 27 September 2026 - 23:25 WIB

Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka

Saturday, 26 September 2026 - 16:23 WIB

Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa

Thursday, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta

Wednesday, 23 September 2026 - 18:01 WIB

Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat

Wednesday, 23 September 2026 - 16:01 WIB

Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga

Tuesday, 22 September 2026 - 14:18 WIB

Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Tuesday, 22 September 2026 - 14:02 WIB

SIM Palsu Bisa Terlihat Asli, Korlantas: Jangan Terjebak Rayuan “Bisa Dibantu”

Berita Terbaru