JAKARTA–Suasana demokrasi di tingkat desa di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berlangsung tanpa riak berarti. Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang digelar di 154 desa berjalan aman dan kondusif, berkat keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan selama seluruh tahapan pemungutan suara.
Polda Metro Jaya mengapresiasi sikap masyarakat yang memilih menjaga ketertiban dan menghormati perbedaan pilihan. Situasi damai tersebut diharapkan tidak berhenti setelah suara dihitung, tetapi terus dipelihara hingga seluruh rangkaian Pilkades benar-benar tuntas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk tetap menjaga kebersamaan, terutama setelah proses pemungutan dan penghitungan suara selesai.
“Kami mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga suasana tetap aman dan tertib. Mari terus rawat kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga lingkungan tetap kondusif sehingga seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan baik sampai selesai,” kata Budi di Bekasi, Selasa.
Pemungutan suara berlangsung pada Minggu (20/9), dimulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Setelah itu, perhatian beralih ke meja-meja penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga sore hari.
Tahapan kemudian berlanjut ke rapat pleno tingkat desa yang digelar secara bertahap pada Minggu (20/9) hingga Senin (21/9). Seluruh proses tersebut berjalan lancar tanpa gangguan keamanan yang menonjol.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo menyebut situasi kondusif tidak terlepas dari kerja bersama antara penyelenggara, pemerintah daerah, aparat keamanan, para calon, pendukung, dan masyarakat.
“Seluruh rangkaian pemungutan dan penghitungan suara hingga rapat pleno di tingkat desa dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kami mengapresiasi masyarakat Kabupaten Bekasi yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap damai,” ujar Andi Oddang.
Kini, setelah suara dipungut, dihitung, dan hasilnya dituangkan dalam pleno tingkat desa, tahapan Pilkades Serentak 2026 memasuki fase berikutnya.
Para calon dan pendukung diharapkan tetap menjaga suasana yang telah terbangun. Sebab, demokrasi di tingkat desa tidak berhenti ketika penghitungan suara berakhir, melainkan berlanjut hingga kepala desa terpilih resmi menjalankan amanahnya.
Pelantikan kepala desa terpilih dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2026.
Penulis : tra ginting
Sumber Berita : humas pmj









