Gandeng Ormas Bang Japar, Polda Metro Jaya Lakukan Penyuluhan Cegah Aksi Premanisme

Tuesday, 13 May 2025 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi,(Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi,(Ist)

JAKARTA– Polda Metro Jaya bersama Organisasi Kemasyarakatan Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Ormas Bang Japar) mengadakan penyuluhan tentang pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan untuk mencegah aksi premanisme.

“Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran bersama dalam menjaga kamtibmas, apalagi ormas punya basis massa yang besar dan bisa menjadi penggerak di lingkungan masing-masing,” kata Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Dia menilai ormas seperti Bang Japar bisa menjadi mitra strategis polisi untuk menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Pihaknya tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pendekatan humanis dan edukatif.

“Melalui penyuluhan seperti ini, masyarakat diharapkan bisa lebih peka terhadap potensi gangguan kamtibmas, termasuk aksi premanisme yang meresahkan,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (12/5) di Kantor DPD DK Jakarta tersebut juga merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Kewilayahan “Berantas Jaya 2025”.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan aksi premanisme di sekitar mereka.

“Premanisme bukan hanya meresahkan, tapi juga menghambat aktivitas masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen, termasuk ormas, untuk aktif melapor jika menemukan indikasi gangguan keamanan. Polisi siap tindaklanjuti,” tegas Ade Ary.

Operasi Berantas Jaya 2025 sendiri merupakan upaya Polda Metro Jaya untuk menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya melalui pendekatan preventif dan kolaboratif.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : antara

Berita Terkait

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol
Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal
Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik
Antisipasi Kejahatan Saat Arus Mudik, Dua Anjing Pelacak Mengendus Kendaraan di Pelabuhan Merak
Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus
Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal
Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Berita Terkait

Wednesday, 25 March 2026 - 14:24 WIB

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol

Monday, 23 March 2026 - 20:18 WIB

Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal

Monday, 23 March 2026 - 17:04 WIB

Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Monday, 23 March 2026 - 16:55 WIB

Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik

Thursday, 19 March 2026 - 22:42 WIB

Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus

Thursday, 19 March 2026 - 22:25 WIB

Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal

Thursday, 19 March 2026 - 11:16 WIB

Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Monday, 16 March 2026 - 14:54 WIB

SETARA Institut Mengutuk Serangan terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru