Kapolri Sebut Penindakan Premanisme Tidak Akan Perhatikan Ormas Tertentu

Thursday, 15 May 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

apolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo usai menghadiri Rakernis Baharkam dan Brimob 2025 di PTIK, Jakarta, Kamis (15/5/2025). (Foto: Antara)

apolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo usai menghadiri Rakernis Baharkam dan Brimob 2025 di PTIK, Jakarta, Kamis (15/5/2025). (Foto: Antara)

JAKARTA–Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa penindakan aksi premanisme yang kini tengah dilakukan jajarannya, tidak akan memperhatikan simbol-simbol organisasi kemasyarakatan (ormas) tertentu.

Menurut dia, siapapun pihak yang melakukan aksi premanisme dan meresahkan masyarakat, akan ditindak oleh aparat di lapangan. Dia mengatakan bahwa akhir-akhir ini fenomena premanisme berkedok ormas bermunculan di mana-mana.

“Siapapun itu, sepanjang meresahkan masyarakat, kita tidak kompromi, kita tindak tegas,” kata Listyo usai membuka Rakernis Baharkam Polri dan Brimob Polri di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) PTIK, Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan bahwa Polri kini sedang fokus untuk mengawal program-program pemerintah dalam upaya pertumbuhan ekonomi dan memperluas investasi. Maka pemberantasan premanisme, kata dia, salah satunya bakal dilakukan terhadap pihak-pihak yang mengganggu aktivitas industri

Menurut dia, jajaran Polri harus bersinergi dan mengawal kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Astacita, maupun visi dan misi program terbaik cepat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

“Ini menjadi komitmen kita bersama untuk menjaga dan mengawal pertumbuhan ekonomi dan investasi, di satu sisi mencarikan solusi,” kata dia.

Dia pun meminta kepada jajarannya di lapangan agar selalu berkomunikasi dengan masyarakat agar bisa memahami lebih dekat tentang suatu hal yang menjadi keluhan, terutama soal aksi premanisme.

“Dan bisa melakukan respon cepat sesuai dengan tugas kita dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat di bidang keamanan dan hal lain,” katanya.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol
Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal
Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik
Antisipasi Kejahatan Saat Arus Mudik, Dua Anjing Pelacak Mengendus Kendaraan di Pelabuhan Merak
Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus
Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal
Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Berita Terkait

Wednesday, 25 March 2026 - 14:24 WIB

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol

Monday, 23 March 2026 - 20:18 WIB

Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal

Monday, 23 March 2026 - 17:04 WIB

Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Monday, 23 March 2026 - 16:55 WIB

Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik

Thursday, 19 March 2026 - 22:42 WIB

Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus

Thursday, 19 March 2026 - 22:25 WIB

Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal

Thursday, 19 March 2026 - 11:16 WIB

Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Monday, 16 March 2026 - 14:54 WIB

SETARA Institut Mengutuk Serangan terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru