Ketua Komnas HAM Papua Ditembak KKB Saat Pencarian Iptu Tomi Marbun

Sunday, 27 April 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption foto : Tampak Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey saat berlindung saat kontak tembak (Foto: Capture video)

Caption foto : Tampak Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey saat berlindung saat kontak tembak (Foto: Capture video)

TELUK BINTUNI– Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey bersama rombongan ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat melakukan pencarian terhadap Iptu Tomi Marbun di Sungai Rawara, Distrik Moskona, Teluk Bintuni pada Minggu (27/4/2025).

Penembakan ini terjadi saat Frits Ramandey bersama rombongan menginap di salah satu camp di pinggiran Sungai Rawara.

“Sekitar pukul 7.10 WIT saya bersama dengan empat orang teman turun ke sungai. Namun kami ditembaki dari arah seberang sungai oleh Kelompok Kriminal Bersenjata. Puji Tuhan kami selamat,” katanya, seperti yang diberitakan Seputarpapua.com pada Minggu siang.

Frits menjelaskan, kehadirannya di Sungai Rawara untuk melakukan pencarian terhadap Iptu Tomi Marbun yang hilang sejak 18 Desember 2024 lalu.

“Kami hadir disini dalam upaya pencarian dan rekonstruksi terhadap hilangnya Iptu Tomi Marbun yang hilang sejak Desember 2024 lalu,” jelasnya.

Dari penembakan itu, tim gabungan kemudian melakukan tembakan balasan sehingga terlibat kontak tembak dengan KKB sekitar 10 menit.

“Pada saat ditembak, terdapat tim dari Brimob yang tak jauh dari lokasi sehingga mereka melakukan tembakan balasan dan akhirnya kami bisa lari selamatkan diri,” jelasnya.

Pasca penembakan itu, Frits langsung dievakuasi ke Distrik Moskona.

“Pasca penembakan, kami langsung dievakuasi dari Sungai Rawara menuju Distrik Moskona,” tandasnya.***

Facebook Comments Box

Penulis : Tra Ginting

Sumber Berita : Seputarpapua

Berita Terkait

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol
Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal
Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik
Antisipasi Kejahatan Saat Arus Mudik, Dua Anjing Pelacak Mengendus Kendaraan di Pelabuhan Merak
Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus
Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal
Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Berita Terkait

Wednesday, 25 March 2026 - 14:24 WIB

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol

Monday, 23 March 2026 - 20:18 WIB

Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal

Monday, 23 March 2026 - 17:04 WIB

Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Monday, 23 March 2026 - 16:55 WIB

Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik

Thursday, 19 March 2026 - 22:42 WIB

Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus

Thursday, 19 March 2026 - 22:25 WIB

Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal

Thursday, 19 March 2026 - 11:16 WIB

Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Monday, 16 March 2026 - 14:54 WIB

SETARA Institut Mengutuk Serangan terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru