Menko Polkam Sebut Desk Pemberantasan Narkoba Berhasil Merehabilitasi 4.906 Orang Pengguna Narkoba

Thursday, 12 June 2025 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan (Tengah) Kepala BNN Martinus Hukom (kiri) dan KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali (kanan) saat jumpa pers pemusnahan narkoba seberat dua ton di Batam, Kamis (12/6/2025) (Humas Kemenko Polkam)

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan (Tengah) Kepala BNN Martinus Hukom (kiri) dan KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali (kanan) saat jumpa pers pemusnahan narkoba seberat dua ton di Batam, Kamis (12/6/2025) (Humas Kemenko Polkam)

JAKARTA– Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan mengatakan Desk Pemberantasan Narkoba yang dia pimpin telah berhasil merehabilitasi 4.906 orang pengguna narkoba.

“Sejak desk terbentuk 4 November 2024 kita telah menangkap 24.416 tersangka. Dari jumlah tersebut 4.906 orang juga telah dikembalikan ke jalur rehabilitasi,” kata Budi Gunawan saat jumpa pers di Batam, Kamis.

Budi menjelaskan jalur rehabilitasi hanya diperuntukkan bagi para pengguna saja karena hal tersebut sebagai bentuk upaya pemerintah menyembuhkan masyarakat dari adiksi narkoba.

Sedangkan untuk para pengedar maupun bandar, kata Budi Gunawan, dipastikan mendapat hukuman yang berat sesuai dengan yang diatur oleh undang-undang narkotika.

Pria yang akrab disapa BG ini mengatakan tersangka yang telah ditangkap mayoritas terlibat dalam jaringan narkoba luar negeri.Salah satunya, yakni empat WNI yang sudah ditangkap di Kepulauan Riau lantaran membawa dua ton narkoba masuk ke Indonesia.

Jaringan luar negeri itu, kata Budi, terhubung dengan jaringan narkoba yang ada di Indonesia, bahkan di lembaga permasyarakatan (lapas). Oleh karena itu, BG memastikan akan memberantas jaringan narkoba di dalam negeri hingga yang paling terkecil sekalipun. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan membangun kerja sama dengan interpol guna mengejar pengendali jaringan narkoba yang ada di luar negeri.

Sebelumnya, pada 20 Mei 2025, kapal Sea Dragon Terawa yang dicurigai membawa narkotika berlayar dari perairan Andaman menuju perairan Kepri.

Selanjutnya pada 22 Mei 2025 sekitar pukul 23.00 WIB, petugas BNN didukung kekuatan penuh Ditjen Bea Cukai yang mengerahkan dua kapal dan didukung Lantamal IV yang mengerahkan dua kapal perang, dan dukung Polda Kepri serta Bais TNI bersama-sama melakukan operasi penindakan terhadap kapal tersebut.

Pada saat melewati perairan Indonesia, petugas gabungan berhasil menangkap dan membawa kapal tersebut ke Dermaga Bea Cukai di Pelabuhan Tanjung Uncang untuk dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan awak kapal.

Saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan 67 kardus yang berisi 2.000 bungkus narkoba jenis sabu seberat kurang lebih dua ton atau tepatnya 2.115.130 gram yang dibungkus dengan kemasan khas yang lazim digunakan sindikat jaringan narkotika “Golden Triangle”.**

Facebook Comments Box

Penulis : jeffry Pinem

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol
Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal
Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik
Antisipasi Kejahatan Saat Arus Mudik, Dua Anjing Pelacak Mengendus Kendaraan di Pelabuhan Merak
Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus
Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal
Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Berita Terkait

Wednesday, 25 March 2026 - 14:24 WIB

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol

Monday, 23 March 2026 - 20:18 WIB

Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal

Monday, 23 March 2026 - 17:04 WIB

Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Monday, 23 March 2026 - 16:55 WIB

Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik

Thursday, 19 March 2026 - 22:42 WIB

Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus

Thursday, 19 March 2026 - 22:25 WIB

Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal

Thursday, 19 March 2026 - 11:16 WIB

Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Monday, 16 March 2026 - 14:54 WIB

SETARA Institut Mengutuk Serangan terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru