Polri Bangga, Dua Taruna Akpol Raih Juara Pertama di Ajang ICPU 2023 Korea Selatan

Thursday, 21 September 2023 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Taruna Akpol Terima Penghargaan (Foto :Humas Polri)

Dua Taruna Akpol Terima Penghargaan (Foto :Humas Polri)

JAKARTA– Dua siswa Taruna Akpol berhasil meraih penghargaan atas karya ilmiah di ajang International Undergraduate Conference on Policing (ICPU) 2023.  Ajang bergengsi tersebut diselenggarakan di Korea Selatan pada Rabu (20/9/23) waktu setempat.

Adalah Brigadir BST Althafanfika dan Bst Prasna Daniswara. Keduanya meraih juara 1 KNPU Presidential Award mengalahkan enam tim taruna kepolisian dari lima negara

“Alhamdulillah dua taruna Akpol mendapatkan juara 1 KNPU Presidential Award di Korea Selatan atas karya ilmiah berjudul Luxury On Budget-The Trade of Fakes In South East Asia,” jelas Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Ahmad Ramadhan, Kamis (21/9/23).

Ditambahkannya, dalam lomba karya ilmiah internasional ini pemenang pertama mendapat penghargaan yang langsung diberikan oleh Presiden KNPU Kim Sun Hoo.

“Ini merupakan kebanggaan bagi Polri dan tidak hanya mengharumkan nama institusi, tetapi juga nama bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ditambahkan Karopenmas, diharapkan ke depan semakin banyak taruna dan anggota Polri lainnya yang terpacu untuk menyabet berbagai penghargaan di dalam dan luar negeri.

Berikut daftar lengkap pemenang KNPU Presidential Award IUCP 2023:

1. Indonesian National Police Academy dengan judul karya ilmiah: “A Luxury on a Budget: The Trade of Fakes in Southeast Asia”,
2. Philippine National Police Academy, dengan judul karya ilmiah: “Human Trafficking: A Study in the Context of Survivors and Police Officers across Southeast Asia”,
3. Philippine National Police Academy dengan judul karya ilmiah: “A Factor Analysis on Digital Vigilantism among Filipino Youth”,
4. Korean National Police Academy dengan judul karya ilmiah: “A Study on Intelligent CCTV Surveillance System: Technical and Legal Issues Focused on Abnormal Behavior Detection and Face Recognition System”,
5. Royal Police Cadet Academy Thailand dengan judul karya ilmiah: “Active Shooter: Studies and Preparation for Thai People”,
6. People’s Police Academy Vietnam dengan judul karya ilmiah: “The Causes of Cyber Fraud: An Analytical Study Based on Routine Activity Theory in Hanoi, Vietnam”. (tom/tra)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol
Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal
Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik
Antisipasi Kejahatan Saat Arus Mudik, Dua Anjing Pelacak Mengendus Kendaraan di Pelabuhan Merak
Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus
Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal
Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Berita Terkait

Wednesday, 25 March 2026 - 14:24 WIB

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol

Monday, 23 March 2026 - 20:18 WIB

Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal

Monday, 23 March 2026 - 17:04 WIB

Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Monday, 23 March 2026 - 16:55 WIB

Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik

Thursday, 19 March 2026 - 22:42 WIB

Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus

Thursday, 19 March 2026 - 22:25 WIB

Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal

Thursday, 19 March 2026 - 11:16 WIB

Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Monday, 16 March 2026 - 14:54 WIB

SETARA Institut Mengutuk Serangan terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru