JAKARTA— Polri menggelar upacara kenaikan pangkat perwira tinggi Polri pada Kamis (19/3) di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta.
Dalam upacara tersebut, sebanyak 47 personel Polri resmi mendapatkan kenaikan pangkat. Sebanyak satu personel naik ke pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi, 14 personel naik ke pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi, serta 32 personel naik ke pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi, termasuk dua personel kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan diterima di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, kinerja, serta pengabdian para perwira tinggi Polri.
“Kenaikan pangkat ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Polri, sambung dia, berharap para perwira tinggi yang mendapatkan kenaikan pangkat dapat terus memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung transformasi Polri yang Presisi.
Ia memperincikan kenaikan pangkat tertinggi diraih oleh Komjen Pol. Achmad Kartiko yang saat ini menjabat sebagai Kalemdiklat Polri.
Sementara itu, sejumlah perwira yang naik ke pangkat Irjen di antaranya Irjen Pol. Alfred Papare selaku Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Moffan Moedji Kawanti selaku Auditor Kepolisian Utama Tingkat I Itwasum Polri, hingga Irjen Pol. Asep Guntur Rahayu yang saat ini menjabat sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.
Pada kenaikan pangkat Brigjen, terdapat puluhan perwira yang menduduki berbagai jabatan strategis, termasuk Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini serta Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir.
Selain itu, dua personel menerima kenaikan pangkat luar biasa ke Brigjen adalah Brigjen Pol. Sambas Kurniawan dan Brigjen Pol. Medyanta.**
Penulis : tra ginting
Sumber Berita : Antara









