Ungkap Penyelundupan Benih Lobster, Polresta Bandara Soetta Selamatkan Uang Negara Rp9,2 miliar

Thursday, 12 June 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumpa Pers Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Jumpa Pers Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

JAKARTA– Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil menyelamatkan uang negara sebanyak Rp9,2 miliar dari pengungkapan kasus penyelundupan benih bening lobster (BBL) melalui Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

“Jika harga jual BBL Rp54 ribu per ekor, maka negara dirugikan Rp9,2 miliar (Rp9.281.520.000),” kata Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Ronald Sipayung dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Ronald menambahkan untuk mengelabui petugas, para tersangka menyamarkan pengiriman BBL dengan mengemasnya ke dalam kantong plastik yang sudah diisi oksigen dan memasukkan ke dalam koper.

“Selanjutnya koper tersebut dilakukan pengemasan ulang menggunakan kardus dan kain sebelum akhirnya dikirim ke luar negeri melalui Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta,” katanya.

Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Polda Metro Jaya, telah menetapkan sebanyak tujuh orang tersangka yang diduga sebagai pelaku tindak pidana penyelundupan 171.880 ekor BBL melalui Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Kapolresta Bandara Soetta Kombes Polisi Ronald Sipayung di Tangerang, Rabu mengatakan tujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial RK, AH, JS, DS, RS, WW, dan AN.

“Dari tujuh orang tersangka ini dua diantaranya adalah oknum petugas Avsec Kargo Bandara Soetta yaitu berinisial RK dan JS, yang berperan sebagai orang yang meloloskan pemeriksaan di Terminal Kargo,” jelasnya.

Ia menerangkan, dari pengungkapan kasus ini bermula atas adanya laporan masyarakat mengenai adanya kegiatan muat barang atau koper sebanyak tiga koli yang berisi benih lobster melalui Terminal Kargo Bandara Soetta. Kemudian, tim penyidik langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan pengembangan melalui pemeriksaan barang bukti dan rekaman CCTV yang menghasilkan penangkapan ke tujuh orang tersangka tersebut.

“Ternyata dari empat koli koper yang di periksa, ada tiga koli koper berisi BBL. Atas dasar itu kemudian penyidik meningkatkan temuan BBL menjadi laporan polisi,” ujarnya.(jeff)

Facebook Comments Box

Penulis : jeffry Pinem

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol
Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal
Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik
Antisipasi Kejahatan Saat Arus Mudik, Dua Anjing Pelacak Mengendus Kendaraan di Pelabuhan Merak
Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus
Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal
Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Berita Terkait

Wednesday, 25 March 2026 - 14:24 WIB

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol

Monday, 23 March 2026 - 20:18 WIB

Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal

Monday, 23 March 2026 - 17:04 WIB

Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Monday, 23 March 2026 - 16:55 WIB

Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik

Thursday, 19 March 2026 - 22:42 WIB

Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus

Thursday, 19 March 2026 - 22:25 WIB

Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal

Thursday, 19 March 2026 - 11:16 WIB

Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Monday, 16 March 2026 - 14:54 WIB

SETARA Institut Mengutuk Serangan terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru