Jadi Komisaris Holding Tambang Negara, Karir Komjen Pol Fadil Imran Tak Pernah Biasa-Biasa Saja

Friday, 13 June 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Komjen Pol Fadil Imran (foto: Humas Polri)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Komjen Pol Fadil Imran (foto: Humas Polri)

Komjen Pol. Dr. Drs. Muhammad Fadil Imran, M.Si., lahir di Makassar, besar dalam kedisiplinan, dan mengabdi dengan kepala dingin. Ia bukan hanya jenderal yang loyal, tapi juga strategis dan visioner.

Ia lulusan Akpol 1991, seangkatan dengan para tokoh Polri yang kini mengisi jabatan kunci. Namun, karier Fadil tak pernah biasa-biasa saja. Gudang Kimia Terbakar di Pelitagro Makassar, Api Jinak Setelah 10 Jam Perjuangan 3 jam.

Ia pernah menjadi Kapolda Jawa Timur, lalu digeser ke jantung Republik sebagai Kapolda Metro Jaya. Dari Surabaya sampai Jakarta, ia dikenal sebagai jenderal yang tangkas di lapangan dan taktis di meja strategi.

Kini ia menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. Posisi yang menuntut ketenangan berpikir, pemahaman keamanan nasional, serta kemampuan koordinasi dengan berbagai satuan tugas. Dan belum lama ini, ia juga diberi kepercayaan menjadi satu-satunya perwira tinggi Polri yang duduk sebagai Komisaris Independen di holding tambang negara.

Penunjukan ini bukan semata hadiah jabatan, melainkan cermin dari integritas, kapasitas, dan kepercayaan tingkat tinggi dari negara. Bahkan di luar ranah kepolisian, Fadil tetap dipercaya untuk mengemban tanggung jawab strategis.

Bicara soal prestasi, Fadil pernah menjadi “arsitek” pengamanan di berbagai situasi genting. Ia mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas. Ia membawa semangat reformasi birokrasi dalam tubuh kepolisian, termasuk penanganan yang presisi terhadap kejahatan siber, radikalisme, narkoba, dan konflik sosial.

Ia juga aktif memajukan olahraga. Fadil bukan hanya figur keamanan, tapi juga tokoh publik yang dekat dengan masyarakat. Ia dipercaya memimpin organisasi olahraga seperti PBSI—membangun prestasi dari dalam, menyatukan kekuatan dari bawah.

Rekam jejak Fadil Imran adalah harmoni antara keilmuan, ketegasan, dan kepercayaan publik. Ia bukan tipe jenderal yang banyak bicara di depan kamera, tapi kerap jadi pemimpin di belakang layar yang menentukan arah.(*)

Facebook Comments Box

Sumber Berita : katasulsel.com

Berita Terkait

Dari Cover Boy ke Kursi Kapolri: Babak Baru Suyudi Ario Seto
Saat Jakarta Riuh, Budi Hermanto Tetap Berdiri di Depan
Menakar Asa Geng Akpol ’94 di Pucuk Pimpinan Korps Bhayangkara
Bursa Calon Kapolri 2026: Dua Jenderal “Geng 94” Santer Disebut Masuk Radar Istana
Komjen Asep Edi Suheri “Kuda Hitam” di Bursa Calon Kapolri
Sorot Dugaan Oknum TNI Halangi Penegakan Hukum, SETARA- Institute: Presiden Mesti Turun Tangan Tentara Bukan Tameng Koruptor
Gelar Doktor di Depan Nama Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Dipersoalkan
Petrus Salestinus Bongkar Kebohongan Jokowi Terkait Usul Insiatif Revisi UU KPK. Ngeri! Ada Hidden Agenda “Membunuh’ KPK

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 16:47 WIB

Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG

Sunday, 27 September 2026 - 23:25 WIB

Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka

Saturday, 26 September 2026 - 16:23 WIB

Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa

Thursday, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta

Wednesday, 23 September 2026 - 18:01 WIB

Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat

Wednesday, 23 September 2026 - 16:01 WIB

Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga

Tuesday, 22 September 2026 - 14:18 WIB

Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Tuesday, 22 September 2026 - 14:02 WIB

SIM Palsu Bisa Terlihat Asli, Korlantas: Jangan Terjebak Rayuan “Bisa Dibantu”

Berita Terbaru