Dari Paris hingga Gudang Pangan, AKBP Ardila Amry Kembali ke Regident

Friday, 6 November 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKBP Dr. Muh. Ardila Amry (Foto: Istimewa)

AKBP Dr. Muh. Ardila Amry (Foto: Istimewa)

JAKARTA– Ada perjalanan karier yang akhirnya membawa seseorang kembali ke tempat ia pernah memulai. Namun, kepulangan kali ini tentu berbeda. Pengalaman telah bertambah, begitu pula warna penugasan yang pernah dijalani.

Itulah perjalanan AKBP Dr. Muh. Ardila Amry. Setelah melintasi dunia diplomasi, menuntaskan pendidikan doktoral, hingga mengawal persoalan pangan, ia kini kembali ke bidang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

Berdasarkan Telegram Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto Nomor ST/1071 tertanggal 3 November 2026, lulusan Akpol 2007 ini dipercaya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya.

Penugasan tersebut terasa seperti pulang ke rumah lama. Sebelum berangkat menjadi Atase Polri di KBRI Paris pada November 2021, Ardila pernah menjabat Kasi STNK di subdirektorat yang sama. Bedanya, kini ia kembali dengan tanggung jawab yang lebih besar.

Paris menjadi salah satu babak menarik dalam perjalanan kariernya. Selama bertugas di sana, Ardila tidak hanya menjalankan fungsi diplomatik, tetapi juga berkesempatan berinteraksi dengan berbagai kalangan lintas negara.
Pada 2022, ia dipercaya menjadi juri konferensi pelajar PPI Prancis (CIEF) yang mengangkat isu transisi energi hijau.

Di tengah kesibukan itu, ia juga tidak meninggalkan dunia akademik. Pada awal 2022, di usia 37 tahun, Ardila meraih gelar Doktor Kriminologi dari FISIP Universitas Indonesia.

Prestasinya cukup membanggakan. Ia lulus dengan predikat cumlaude, mencatatkan IPK tertinggi di angkatannya, sekaligus masuk jajaran lima lulusan terbaik.

Selepas penugasan di Prancis, Ardila kembali ke Jakarta. Kali ini, medan tugasnya jauh berbeda. Sejak Juli 2025, ia dipercaya menjadi Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sekaligus mengawal Satgas Pangan.

Di bidang inilah kesehariannya banyak bersentuhan dengan persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Mulai dari ketersediaan stok beras, pengawasan gudang logistik, distribusi bahan pokok, hingga stabilitas harga pasar.

Persoalan pangan memang memiliki dinamika tersendiri. Di balik angka stok dan pergerakan harga, ada kepentingan masyarakat luas yang ikut dipertaruhkan. Penugasan tersebut menjadi pengalaman lain bagi Ardila setelah sebelumnya berkutat dengan diplomasi dan dunia akademik.

Kini, perjalanan itu membawanya kembali ke Regident Ditlantas Polda Metro Jaya. Bidang yang sesungguhnya tidak asing baginya, tetapi kali ini dengan lingkup tanggung jawab yang lebih luas.

Urusan STNK, BPKB, dan registrasi kendaraan merupakan bagian dari pelayanan publik yang setiap hari bersentuhan dengan masyarakat. Di Jakarta, dengan mobilitas kendaraan yang begitu tinggi, bidang ini memiliki dinamika dan tantangan tersendiri.

Dari Paris ia membawa pengalaman diplomasi. Dari bangku akademik, ia memperoleh bekal keilmuan. Sementara Satgas Pangan memberinya pengalaman bersentuhan langsung dengan persoalan masyarakat.

Kini, semua itu menjadi bagian dari perjalanan yang dibawanya kembali ke Regident. Lingkaran penugasan seolah bertemu di tempat yang pernah menjadi bagian awal kariernya.

Bedanya, Ardila kini datang dengan pengalaman yang jauh lebih beragam. Ada babak baru yang menunggunya di balik meja Regident Polda Metro Jaya.

Selamat bertugas, Pak Ardila!

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Berita Terkait

Polwan Berprestasi AKBP Netty Siagian Pilih Tinggalkan Polri, Ada Apa?
Ketika Rony Samtana Tarigan Mengubah Ukuran Prestasi Polisi
Dari Cover Boy ke Kursi Kapolri: Babak Baru Suyudi Ario Seto
Saat Jakarta Riuh, Budi Hermanto Tetap Berdiri di Depan
Menakar Asa Geng Akpol ’94 di Pucuk Pimpinan Korps Bhayangkara
Bursa Calon Kapolri 2026: Dua Jenderal “Geng 94” Santer Disebut Masuk Radar Istana
Komjen Asep Edi Suheri “Kuda Hitam” di Bursa Calon Kapolri
Sorot Dugaan Oknum TNI Halangi Penegakan Hukum, SETARA- Institute: Presiden Mesti Turun Tangan Tentara Bukan Tameng Koruptor

Berita Terkait

Thursday, 5 November 2026 - 20:54 WIB

Kamtibmas dan Sportivitas: Kapolda Metro Jaya Ajak The Jakmania Jadi Teladan Suporter Indonesia

Thursday, 5 November 2026 - 16:08 WIB

Soroti Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, PP Polri Beri 7 Pesan Moral Kepada Kapolri

Sunday, 1 November 2026 - 12:04 WIB

Bukan Sekadar Mengamankan, Polisi Tebar Kehangatan di Apel Solidaritas Palestina di Monas

Thursday, 29 October 2026 - 12:25 WIB

Dari Bundaran HI, Kabid Humas Polda Metro Ingatkan Deklarasi Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Seremoni

Wednesday, 28 October 2026 - 13:43 WIB

Kapolda Metro: Kedepankan Dialog, Layani Penyampaian Aspirasi secara Humanis

Monday, 26 October 2026 - 11:19 WIB

Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya 2026, Kedepankan Edukasi dan Pencegahan

Saturday, 24 October 2026 - 18:45 WIB

Rangkul Pahlawan Keluarga, Kapolda Metro Jaya Titip Pesan Keselamatan untuk Pengemudi Ojol

Tuesday, 20 October 2026 - 23:03 WIB

Dari Spanduk di Patung HI ke Polda Metro, Status Enam Aktivis Greenpeace Dipertanyakan

Berita Terbaru