JAKARTA–Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik clandestine lab narkotika jenis etomidate yang beroperasi di kawasan Apartemen Greenbay, Pluit, Jakarta Utara. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan dua orang tersangka, salah satunya warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.
Pengungkapan bermula dari informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait paket mencurigakan yang dikirim melalui jasa ekspedisi internasional. Paket tersebut diketahui berisi bahan narkotika dan peralatan laboratorium yang ditujukan ke Lobby Tower H Apartemen Greenbay.
Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Ahmad David menyampaikan atas kerjasama dan informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, kami telusuri ke alamat pengiriman tersebut.
“Atas informasi tersebut, kami menuju ke alamat pengiriman barang yang mencurigakan sesuai tertera di jasa ekspedisi internasional. Kami menangkap 2 orang tersangka berinisial D dan HW yang merupakan WN Tiongkok,” ujarnya Rabu 14 Janurai 2026.
Selanjutnya, Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Parikhesit menambahkan tim melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap 2 tersangka pada Jumat 9 Januari 2026.
Dari hasil penggeledahan di TKP, petugas menemukan paket FedEx berisi narkotika jenis etomidate (cairan untuk vape) seberat 100 gram, bahan kimia lain yang SLS 1 kilogram, serta berbagai peralatan laboratorium seperti tabung lab berkapasitas 3.000 ml, 1.000 ml, hingga 100 ml, botol lab, alat aduk kaca, timbangan digital, alat suntik, hingga dandang stainless.
Polisi juga mengungkap fakta menarik dalam kasus ini, alat produksi lab ilegal ini dikirim dari India. Sementara HW, WNA Tiongkok berperan sebagai peracik utama dalam proses pembuatan cairan etomidate.
“Dari barang bukti yang kita amankan jumlah bahannya diperkirakan dapat memproduksi sekitar 30 liter cairan Etomidate” kata AKBP Parikhesit.
Berdasarkan perhitungan tersebut, jika satu cartridge vape etomidate rata-rata berisi 2 mililiter cairan, maka dari total 30 liter cairan etomidate, clandestine lab ini berpotensi menghasilkan hingga 15.000 cartridge pods etomidate yang siap diedarkan ke masyarakat
AKBP Parikhesit menegaskan bahwa clandestine lab tersebut berhasil digagalkan sebelum sempat beroperasi dan mengedarkan hasil produksinya ke masyarakat.
“Alhamdulillah, sebelum lab ini sempat beroperasi dan menghasilkan produk untuk diedarkan, kami berhasil menggagalkannya,” pungkas AKBP Parikhesit.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya bersama memutus mata rantai peredaran narkoba.**
Penulis : tra ginting
Sumber Berita : humas pmj









