Temuan Satgas Saber Pangan, Sejumlah Komoditas Dijual di Atas HET, Kadiv Humas: Perlu Sinergi Lintas Kementerian dan Lembaga

Thursday, 19 February 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir (Antara)

Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir (Antara)

JAKARTA– Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan tampaknya masih harus bekerja keras. Pasalnya ditemukan sejumlah komoditas dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) atau harga acuan pembelian (HAP).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengatakan bahwa temuan itu berdasarkan hasil pengawasan satgas pada periode 5–18 Februari 2026 di 18.628 titik yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Hasil analisis menunjukkan sejumlah komoditas masih menjadi perhatian karena berada di atas HET, antara lain beras premium Zona III, Minyakita, daging sapi, bawang putih dan gula konsumsi di wilayah Indonesia Timur dan 3TP (tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan), dan cabai rawit merah,” katanya.

Ia mengungkapkan, kondisi tersebut disebabkan kondisi cuaca ekstrem atau curah hujan tinggi yang memengaruhi produksi dan kualitas pangan serta distribusi yang memerlukan waktu dan biaya transportasi.

Maka dari itu, ujar dia, diperlukan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk melakukan intervensi, baik melalui penyaluran SPHP beras dan jagung, mobilisasi komoditas pangan dari daerah yang surplus, kerja sama antardaerah, operasi pasar, serta menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) maupun dukungan biaya transportasi dari Pemerintah melalui kebijakan Fasilitasi Dukungan Pangan (FDP) maupun Harga Pembelian Beras (HPB).

Selain itu, satgas juga menyoroti Minyakita yang secara nasional masih dijual di atas HET meski menunjukkan tren penurunan pada akhir periode pemantauan.

“Komoditas ini menjadi yang paling banyak dilaporkan masyarakat melalui hotline pengaduan,” katanya.

Ia mengatakan bahwa Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono selaku Ketua Pengarah Satgas Saber telah menyampaikan kepada seluruh anggota satgas, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, agar tidak ragu menindak tegas pelaku usaha yang melanggar ketentuan harga, keamanan, dan mutu pangan sesuai hukum yang berlaku.

Langkah lain satgas untuk menindaklanjuti hal ini adalah dengan turun langsung di 14 provinsi untuk melakukan pengecekan ke produsen, distributor lini satu dan dua, hingga pengecer untuk memastikan Minyakita dijual sesuai HET Rp15.700 per liter.

Selain itu, satgas mendorong Perum Bulog dan BUMN Pangan yang menerima alokasi 35 persen DMO (domestic market obligation) dari produsen minyak goreng/CPO untuk segera mengintervensi wilayah yang masih mencatat harga tinggi, termasuk juga wilayah yang IPH-nya naik.

“Satgas Saber Pelanggaran Pangan akan terus meningkatkan intensitas pengawasan serta memperluas sosialisasi hotline pengaduan kepada masyarakat,” ucapnya. **

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Maling ‘Dalam Selimut”, Oknum Sekuriti Gondol 1.700 Ompreng MBG di Tangerang Selatan
Damai di Meja Makan, Pencabutan Laporan Terhadap Hotman Paris Memicu Gelombang Kritik
Pemerintah Bereskan Tumpang Tindih Aturan Ekspor Mineral dan LTJ demi Kepastian Usaha
Satlantas Polres Metro Bekasi Gelar Polantas Peduli Kasih dan Edukasi Kamseltibcarlantas
Dasco Turun Tangan, Drama ‘Lu Punya Otak Enggak’ Hotman Paris vs Wartawan Berujung Damai
Pimpin Sertijab 22 Pejabat Utama Polda Metro, Komjen Asep Edi: Jaga Hati Rakyat!
Kasus Firli Bahuri: Hidup Segan Mati Tak Mau
Jenderal Listyo Sigit Berseloroh Bakal Memimpin Demo Buruh jika Penerusnya Tak Pro-Pekerja, Sinyal Pergantian Kapolri?

Berita Terkait

Friday, 31 July 2026 - 12:38 WIB

Maling ‘Dalam Selimut”, Oknum Sekuriti Gondol 1.700 Ompreng MBG di Tangerang Selatan

Friday, 31 July 2026 - 11:24 WIB

Damai di Meja Makan, Pencabutan Laporan Terhadap Hotman Paris Memicu Gelombang Kritik

Wednesday, 29 July 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Bereskan Tumpang Tindih Aturan Ekspor Mineral dan LTJ demi Kepastian Usaha

Wednesday, 29 July 2026 - 13:31 WIB

Satlantas Polres Metro Bekasi Gelar Polantas Peduli Kasih dan Edukasi Kamseltibcarlantas

Tuesday, 28 July 2026 - 12:35 WIB

Pimpin Sertijab 22 Pejabat Utama Polda Metro, Komjen Asep Edi: Jaga Hati Rakyat!

Monday, 27 July 2026 - 02:08 WIB

Kasus Firli Bahuri: Hidup Segan Mati Tak Mau

Sunday, 26 July 2026 - 18:20 WIB

Jenderal Listyo Sigit Berseloroh Bakal Memimpin Demo Buruh jika Penerusnya Tak Pro-Pekerja, Sinyal Pergantian Kapolri?

Saturday, 25 July 2026 - 17:33 WIB

Kritik Pidato Prabowo, Feri Amsari: Kalau Pakai Data Sejarah, Adik dan Ayahnya Bisa Dituding “Londo Ireng”

Berita Terbaru