Gara-gara Perang Sarung, Enam Pemuda Di Ciputat Ditugaskan Jadi Marbot Masjid

Monday, 3 March 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq memberikan pembinaan kepada keenam pemuda pelaku perang sarung serta menghadirkan orang tua dan Ketua RT/RW setempat. (Foto: Humas PMJ)

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq memberikan pembinaan kepada keenam pemuda pelaku perang sarung serta menghadirkan orang tua dan Ketua RT/RW setempat. (Foto: Humas PMJ)

TANGERANG SELATAN-–Polsek Ciputat Timur mengamankan enam pemuda yang terlibat dalam aksi perang sarung di Jl. Arya Putra, Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, pada Minggu (2/3/2025) sekitar pukul 14.45 WIB.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq bersama jajaran Unit Reskrim, langsung mengambil tindakan dengan mengamankan para pelaku dan membawa mereka ke Polsek Ciputat Timur untuk diberikan pembinaan. Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Polsek, Kapolsek memberikan arahan langsung kepada keenam pemuda tersebut serta menghadirkan orang tua dan Ketua RT/RW setempat.

Sebagai bentuk efek jera, keenam pemuda tersebut tidak dikenakan tindakan hukum, tetapi diberikan sanksi sosial berupa tugas menjadi marbot masjid di lingkungan tempat tinggal mereka. Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara pihak kepolisian, orang tua, serta pengurus RT/RW, dengan harapan para pemuda tersebut dapat belajar dari kesalahan dan tidak mengulangi perbuatannya.

Kapolsek juga menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mencegah tindakan yang dapat mengarah pada aksi tawuran. “Kami meminta kepada para orang tua dan masyarakat untuk lebih mengawasi anak-anaknya, terutama saat berkumpul di malam hari atau menjelang bulan Ramadan, di mana perang sarung sering kali terjadi dan berpotensi berkembang menjadi aksi tawuran,” ujar Kapolsek.

Dalam kesempatan ini, Polsek Ciputat Timur juga mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap perang sarung sebagai sekadar tradisi atau permainan biasa. Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan ini dapat berkembang menjadi aksi kekerasan yang berbahaya.

“Kami meminta seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, tokoh masyarakat, dan pengurus RT/RW, untuk lebih aktif dalam mengawasi lingkungan sekitar. Jika menemukan adanya indikasi aksi tawuran atau perang sarung, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat dicegah sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” tegas Kapolsek.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku dan menjadi peringatan bagi pemuda lainnya agar tidak terlibat dalam aksi serupa,” pungkasnya (jef)

Facebook Comments Box

Penulis : jeffri pinem

Editor : tra ginting

Sumber Berita : Humas PMJ

Berita Terkait

Tuntut Ganti Rugi, Ahli Waris Tanah Geruduk Apartemen Bellevue Plaza Tebet
Tuntut Ganti Rugi Atas Tanah Miliknya, Besok Keluarga Besar Ahli Waris Bakal Gelar Aksi Damai di Apartemen Bellevue Tebet
Sengketa Lahan Apartemen Bellevue Tebet, Ahli Waris Tanah Mendesak PT Graha Agura Bayar Ganti Rugi
Night Run Ramadan di Kalijodo, Cara Polres Jakbar Salurkan Energi Positif Anak Muda
Pelayanan Prima Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Warga
Cinta Ramadan, YPJI Berbagi Takjil di Lampu Merah Trakindo Cilandak
Seret Kedaulatan Negara ke Jurang Imperialisme, Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Perjanjian Dagang RI-AS dan Keanggotaan BoP
Pelayanan Cepat Perpanjang SIM di Satpas Daan Mogot Tuai Pujian Warga

Berita Terkait

Wednesday, 25 March 2026 - 14:24 WIB

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol

Monday, 23 March 2026 - 20:18 WIB

Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal

Monday, 23 March 2026 - 17:04 WIB

Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Monday, 23 March 2026 - 16:55 WIB

Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik

Thursday, 19 March 2026 - 22:42 WIB

Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus

Thursday, 19 March 2026 - 22:25 WIB

Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal

Thursday, 19 March 2026 - 11:16 WIB

Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Monday, 16 March 2026 - 14:54 WIB

SETARA Institut Mengutuk Serangan terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru