Ingin Mati Bersama 4 Anaknya, Panca  5 Kali Berusaha Bunuh Diri tapi Gagal

Thursday, 21 December 2023 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA–Panca tersangka pembunuh empat anak kandungnya di Jagakarsa, Jakarta Selatan mengaku lima kali berusaha untuk bunuh diri. Namun selalu gagal, padahal dia bertekat untuk mati bersama sama dengan keempat anaknya.

Alasan Panca nekat membunuh keemlat anaknya karena cemburu pada sang  istri berinisia DM. Alasannya, dia memergoki sang istri diduga berselingkuh dengan pria lainnya melalui percakapan di media sosial (medsos).

Tahu istrinya telah mengkhianati cintanya, Panca memilih untuk mati bersama dengan keempat anaknya. “Sangat menyesal sebenarnya, kenapa saya masih hidup saja. Saya maunya ikut bersama anak-anak,” kata Panca di Polres Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2023).

Menurut Panca, sang istri berselingkuh dengan pria lain diketahuinya melalui pesan WhatsApp (WA). Isi percakapan (chat) mereka layaknya pasangan suami-istri membuatnya sangat cemburu. Panca mengaku sempat telepon pria perusak rumah tangganya, tetapi tidak diangkat. “Tak lama diblokir,” ujaranya.

Dijelaskan Panca, dirinya sempat melakukan “hack” pada akun Instagram milik istrinya. Panca kembali mendapatkan temuan jika istrinya diduga berselingkuh dengan tiga pria.

Percakapan mereka telah membuat darah Panca sebagai seorang suami yang merasa dikhianati istri mendidih. Sebab, isi pembicaraan istrinya dengan tiga pria selingkuhannya di WA layaknya pasangan suami-istri. “Hari Minggu, saya ‘hack’ IG istri saya, baru saya lihat secara jelas tak cuma satu orang saja, ada kisaran tiga orang yang seperti suami-istri,” tuturnya.

Panca kini resmi ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan terkait pembunuhan terhadap empat anaknya di rumah kontrakan mereka kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Panca juga tersangka kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya.

Tertanggal 20 Desember 2023, Polres Jakarta Selatan resmi melakukan penahanan terhadap tersangka yang sebelumnya sempat dirawat di Polri Kramatjati. Panca berusaha bunuh diri dengan cara menusuk perutnya pakai pisau.

Bahkan ketika ditemukan warga, tersangka Panca tergeletak di dalam kamar mandi dengan pisau menancap di perutnya. Sedang empat anaknya yang masih balita ditemukan  tewas berjejer di atas tempat tidur. 

“Tersangka kini resmi ditahan dan proses penanganannya segera kami limpahkan ke JPU,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro.

Penahanan terhadap Panca menurut AKBP Bintoro sudah berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk memastikan kesehatan Panca. Setelah dinyatakan sehat oleh pihak rumah sakit baru  bisa dilaksanakan proses penahanan.(Tom/Tra)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tuntut Ganti Rugi, Ahli Waris Tanah Geruduk Apartemen Bellevue Plaza Tebet
Tuntut Ganti Rugi Atas Tanah Miliknya, Besok Keluarga Besar Ahli Waris Bakal Gelar Aksi Damai di Apartemen Bellevue Tebet
Sengketa Lahan Apartemen Bellevue Tebet, Ahli Waris Tanah Mendesak PT Graha Agura Bayar Ganti Rugi
Night Run Ramadan di Kalijodo, Cara Polres Jakbar Salurkan Energi Positif Anak Muda
Pelayanan Prima Satpas SIM Daan Mogot Dipuji Warga
Cinta Ramadan, YPJI Berbagi Takjil di Lampu Merah Trakindo Cilandak
Seret Kedaulatan Negara ke Jurang Imperialisme, Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Perjanjian Dagang RI-AS dan Keanggotaan BoP
Pelayanan Cepat Perpanjang SIM di Satpas Daan Mogot Tuai Pujian Warga

Berita Terkait

Wednesday, 25 March 2026 - 14:24 WIB

Hingga Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri Nyatakan Situasi Kamtibmas Kondusif Tanpa Kejadian Menonjol

Monday, 23 March 2026 - 20:18 WIB

Ancol Diserbu Wisatawan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal

Monday, 23 March 2026 - 17:04 WIB

Meninggal Usai Jalankan Tugas Pengamanan Arus Mudik, Almarhum Brigadir Fajar Permana Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Monday, 23 March 2026 - 16:55 WIB

Polda Metro Jaya Berduka, Brigadir Fajar Permana Wafat Usai Kawal Arus Mudik

Thursday, 19 March 2026 - 22:42 WIB

Komnas HAM Akan Memanggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyerangan Andrie Yunus

Thursday, 19 March 2026 - 22:25 WIB

Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Level Jenderal

Thursday, 19 March 2026 - 11:16 WIB

Ungkap Kasus Penyerangan Aktivis KontraS, SETARA Insitude: TNI Melakukan Sabotase Penegakan Hukum

Monday, 16 March 2026 - 14:54 WIB

SETARA Institut Mengutuk Serangan terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru