Minta Hakim Jangan Belokkan Hukum, Said Didu: Bila Charli Dihukum Atas Perintah Oligarki, Ya Habislah Kita

Saturday, 9 August 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agenda pembacaan pembelaan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, pada Jumat (8/8/2025)

Agenda pembacaan pembelaan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, pada Jumat (8/8/2025)

TANGERANG–-Sidang lanjutan perkara pemalsuan dokumen dengan terdakwa Charlie Chandra dalam agenda pembacaan pembelaan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, pada Jumat (8/8/2025) dihadiri sejumlah tokoh, diantaranya dokter Tifa, Profesor Reflly Harun, Alfian Tannjung, dan Muhammad Said Didu.

Said Didu berharap kepada Majelis Hakim yang yang diketuai Muhammad Alfi Sahrin Usuf, SH MH bisa mengoreksi pembelokkan hukum di ruang sidang pengadilan ini dan jangan lagi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Artinya, kata Didu, bila hakim mengoreksi pembelokkan hukum maka proses hukum menjadi benar dan janganlah lagi Presiden Prabowo meluruskan proses hukum di ruang sidang ini tapi hakimlah meluruskan yang belok.

“Kepada Presiden, saya ingin menyatakan bahwa kasus ini sangat prinsip. Sebab terjadi di seluruh Indonesia. Bila Charlie Chandra dihukum dengan perintah oligarki yang bekerjasama dengan Aparat Penegak Hukum dan BPN (Badan Pertanahan Nasional-red) seluruh Indonesia akan terjadi, habislah kita,” ujar Said yang gigih membela korban perampasan tanah oleh korporasi.

“Saya fikir tanah rakyat di seluruh Indonesia akan habis dengan mengambil contoh ‘keberhasilan’ Aguan (Sugianto Kusuma-red) dan kawan-kawan mengkriminalisasi pemilik tanah yang jaraknya dekat dari Istana,” ungkap Said.

“Saya menitip kepada penegak hukum jangan dengan alasan proses hukum harus dihormati tapi ada membelokkan kepentinngan dan orang itu di ruang persidangan. Saya menyaksikan betul sidang Tom Lembong, saya ikuti. Itu pembelokan hukum oleh orang hukum di ruang sidang pengadilan,” tutur Said.

Said Didu berharap kepada majelis hakim. “Saya titip kepada aparat penegak hukum. Jadilah penegak hukum dan janganlah Anda jadi pelayan orang yang membelokkan hukum yang selama ini terjadi,” ujar Didu.

Said mengaku telah mendapat informasi tentang majelis hakim. “Saya berharap, saya dapat informasi Ketua Majelis Hakim sidang pengadilan Charlie Chandra adalah Ketua Pengadilan Tangerang. Mudah-mudahan beliau jadi pilar untuk menegakkan kembali keadilan di Indonesia. Oleh karena, kita tau semua orang di Tangerang tidak ada yang bisa mengalahkan Aguan dan kawan-kawan. Mudah-mudahn Ketua Pengadilan Negeri Tangerang menjadi Prabowo kedua dalam menegakan keadilan,” ucap Said Didu. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Berita Terkait

Kapolri Suyudi dan Harga Sebuah Keteladanan
Kebun Singkong Jadi Akhir Pelarian Dua Terduga Curanmor Kalideres
Hoegeng Dikenang Bukan karena Tagline
PP Polri Buka Hidroterapi Gratis, Wujud Kepedulian kepada Purnawirawan
Dari Reuni Kecil Para Jenderal, Muncul Pesan untuk Kapolri Baru
Hari Pertama di Polda Metro, Keramahan Kecil Duet Dadang-Adex Mencuri Hati
Taklimat Prabowo dan Konsolidasi Elite TNI-Polr
Sentuhan Humanis di Tengah Aksi Ojol di Depan Gedung DPR/MPR RI

Berita Terkait

Saturday, 17 October 2026 - 18:36 WIB

Satu Visi dari Atas ke Bawah, Kapolda Sumsel Tentukan Kompas Kerja Lewat Commander Wish

Saturday, 17 October 2026 - 18:18 WIB

Jejak Khidmat Kapolri di Jatim, Menunduk di Pusara Gus Dur, Merangkul Hangat Para Ulama

Saturday, 17 October 2026 - 13:55 WIB

Menjawab Kerinduan Buruh akan Keadilan, Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan di 14 Polda

Friday, 16 October 2026 - 16:13 WIB

Green Policing Polda Metro Jaya: Kapolda Minta Personel Jadi Teladan Lingkungan Sebelum Ajak Masyarakat

Tuesday, 13 October 2026 - 20:16 WIB

Hanya Butuh 24 Jam, Ditreskrimum Bekuk Komplotan Pembunuh Sadis Gadis Belia di Jatinegara

Monday, 12 October 2026 - 14:43 WIB

Layaknya Guru di Kelas, Kapolda Dadang Ajak Siswa Bercerita tentang Arti Persahabatan dan Cita-cita

Sunday, 11 October 2026 - 18:50 WIB

Gerbong Mutasi Polri Bergerak Cepat, Suyudi Kembali Geser 199 Perwira

Sunday, 11 October 2026 - 00:05 WIB

Tiga “Tor” di Polda Metro: Dadang Konseptor, Adex Eksekutor, Media Monitor

Berita Terbaru

Ragam

Kapolri Suyudi dan Harga Sebuah Keteladanan

Thursday, 15 Oct 2026 - 14:23 WIB