Mudik Aman dan Lancar, Polisi Siapkan 112 Jalur Alternatif Antisipasi Ruas Jalan Rawan Banjir

Tuesday, 26 March 2024 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA–Peringatan bagi warga yang mudik pada Idul Fitri 2024, Polri mencatat, ada 116 titik ruas jalan di sejumlah wilayah di Tanah Air terdeteksi bakal terendam banjir saat mudik nanti.

Menyikapi gangguan tersebut, pihak kepolisian telah melakukan antisipasi untuk memperlancar arus mudik dengan menyiapkan jalur alternatif jika terjadi genangan air. “Kami menyiapkan 112 titik alternatif,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikutip, Selasa (26/3/2024).

Alasan disiapkan jalur alternatif karena berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca pada saat arus mudik kemungkinan masih terjadi hujan dengan intensitas lebat hingga ringan.

Kepolisian segera sosialisasikan sehingga masyarakat khususnya pemudik bisa menyadari dan tahu titik-titik yang terendam banjir.

Sementara itu, Kepala BMKG Dwikora Karnawati menyampaikan, pemerintah sudah mengantisipasi potensi banjir dan  para pemudik diimbau terus memantau info BMKG dan Inaris BNPB.

Dikatakan Dwikora, begitu bencana terdeteksi banjir, pihaknya akan berkoordinasi dengan BNPB untuk mencegah supaya tidak terjadi bencana banjir.

Para pemudik diingatkan untuk terus memantau informasi cuaca dan kebencanaan agar dapat merencanakan mudik terhindar dari zona rawan bencana terutama banjir.

Idul Fitri 1445H/2024 diperkirakan jatuh pada tanggal 10 April. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi mulai tanggal 5 sampai 8 April dan arus balik dari tanggal 13 sampai 16 April.

Untuk pengamanan mudik-balik Lebaran 2024, Polri menggelar Operasi Ketupat 2024 selama 13 hari dari mulai tanggal 4 April sampai dengan 16 April melibatkan 155.165 personel gabungan Polri, TNI dan pihak terkait lainnya.

Polri mendirikan 5.784 posko yang terdiri atas, 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan dan 480 pos terpadu

Facebook Comments Box

Penulis : Tommy

Editor : tra ginting

Berita Terkait

Terungkap di Persidangan, Oknum Penyidik Polres Jakpus Diduga Kriminalisasi Terhadap BPT
Lima Tahun Laporan Menggantung di Poldasu, Ferdinand Pohan Mengadu ke Menko Polkam: Ujian Janji Kapolri Baru
Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital, Patut Diduga Upaya Mencaplok Saham Minoritas RSIA Family
Kapolri Suyudi dan Harga Sebuah Keteladanan
Kebun Singkong Jadi Akhir Pelarian Dua Terduga Curanmor Kalideres
Hoegeng Dikenang Bukan karena Tagline
PP Polri Buka Hidroterapi Gratis, Wujud Kepedulian kepada Purnawirawan
Dari Reuni Kecil Para Jenderal, Muncul Pesan untuk Kapolri Baru

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 13:33 WIB

Jenderal Suyudi Gandeng Tiongkok, Bidik Bandar Jaringan Narkoba Internasional

Sunday, 25 October 2026 - 12:07 WIB

Dari Pelabuhan Tikus Hingga Kampung Narkoba, Arman Depari Puji Respons Cepat Jajaran BNN-Polri

Sunday, 25 October 2026 - 11:57 WIB

Tinggalkan Cara Lama, Polda Metro ke Kampung Ambon Bawa Layanan dan Harapan

Saturday, 24 October 2026 - 19:12 WIB

Tinggalkan Cara Lama, Polisi Bersama Warga Kampung Ambon Akan Ubah Zona Hitam Narkoba Jadi Pemukiman Sehat

Friday, 23 October 2026 - 12:28 WIB

Selat Malaka Digempur, 1,16 Ton Ketamin Gagal Diselundupkan, Kapolri: Ini Kado Terindah Dua Tahun Prabowo-Gibran

Wednesday, 21 October 2026 - 13:49 WIB

Memburu Bandar, Membenahi Kampung, Jalan Panjang Melawan Narkoba

Wednesday, 21 October 2026 - 13:28 WIB

Ditresnarkoba Polda Metro Sita 7 Juta Butir Obat Ilegal, Siapa Pengendali di Balik Produksi?

Tuesday, 20 October 2026 - 11:56 WIB

Polres Jakpus Telusuri Jaringan di Balik Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate

Berita Terbaru