Polisi Kantongi Identitas Cukong Besar Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk

Sunday, 10 May 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra didampingi Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Pol Untung Widyatmoko memberikan keterangan terkait penggerebekan sebuah gedung perkantoran di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta, Sabtu (9/5). Foto:  kumparan

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra didampingi Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Pol Untung Widyatmoko memberikan keterangan terkait penggerebekan sebuah gedung perkantoran di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta, Sabtu (9/5). Foto: kumparan

JAKARTA—Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri hingga saat ini masih terus mendalami siapa sosok cukong besar di balik sindikat judi online (judol) jaringan internasional yang bermarkas di Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Wira Satya Triputra mengatakan, dari ratusan pelaku yang diringkus di lokasi, pihaknya belum menemukan dalang utamanya. Status para pelaku yang diamankan saat ini diketahui masih berada di level pekerja.

“Yang sekarang ini ada hanya taraf sebagai koordinator daripada masing-masing jenis pekerjaan yang mereka atau peran daripada mereka para pelaku ini,” jelas Wira dalam jumpa pers yang digelar di Mabes Polri, Sabtu (9/5).

Wira menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada level pekerja saja, melainkan akan terus melacak jaringan ini hingga ke level tertinggi, termasuk pihak yang memfasilitasi kedatangan para pekerja asing tersebut.

“Mungkin akan kita kembangkan peran yang lain nantinya, termasuk nanti ke tingkat atasnya,” pungkasnya.

Veteran Kamboja

Penyelidikan lebih lanjut membeberkan sebuah fakta bahwa kedatangan para begundal tersebut ke Jakarta disokong oleh sistem undangan kolektif dari kolega mereka yang dijuluki sebagai komplotan veteran Kamboja

“Yang mengundang siapa? Teman-temannya, eks veteran-veteran dari Kamboja, gitu. Bisa kita lihat, warga negara-warga negara yang datang ke sini adalah Vietnam, Kamboja, Laos, Thailand, Myanmar. Itu daerah Indo-Cina,” papar Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigjen Untung Widyatmoko di lokasi penggerebekan, Sabtu (9/5).

Lebih lanjut, Untung menengarai bahwa fenomena invasi tenaga kerja ilegal ini memiliki korelasi erat dengan rekam jejak perekrutan kejahatan siber lintas negara.

“Mereka selalu menyasar negara-negara yang memiliki peluang. Apalagi, kemarin veteran-veteran dari Kamboja sebegitu banyak ya. Yang terakhir kami update, itu lebih dari 6.000 WNI yang menjadi operator tindak pidana daring. Tidak hanya judi online, tetapi scamming online dan turunannya,” terangnya.

Di tempat yang sama, Brigjen Wira Satya Triputra selaku Dirtipidum Bareskrim Polri pun mengamini bahwa mayoritas pesakitan ini sedari mula sudah mengetahui bahwa mereka didatangkan sebagai operator judi maya.

Guna memutus mata rantai komplotan ini, Wira mengklaim satuannya telah mengantongi identitas sang cukong yang menjadi sponsor utama kedatangan para WNA.

“Hanya nanti tinggal kami pengembangan untuk proses berikutnya,” kata dia.

Facebook Comments Box

Penulis : traginting

Sumber Berita : suara

Berita Terkait

IPW Sebut Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto Diperiksa Propam Terkait Kasus Tambang Bauksit
SETARA Institute: Pembubaran Perkemahan Remaja Ahmadiyah di Karangnganyar Bukti Negara Tunduk Pada Kelompok Intoleran
Polisi Bubarkan Kegiatan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar, Jawa Tengah
Sempat Dianugerahi Bintang Maha Putra, Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Paksa
Mantan Caleg DPRD Bekasi Jadi Dalang Pembunuhan WNA Korea
Ditpolairud PMJ Tebar 165 Ribu Benih Udang dan Bandeng di Bekasi
Babak Baru Kasus Air Keras Andrie Yunus, Hakim Perintahkan Polisi Lanjutkan Pengusutan
Gelar Patroli Malam Ditsamapta Metro Jaya Sisir Jalur Sepi di Jakbar-Jakpus

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 19:38 WIB

IPW Sebut Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto Diperiksa Propam Terkait Kasus Tambang Bauksit

Saturday, 6 June 2026 - 18:21 WIB

SETARA Institute: Pembubaran Perkemahan Remaja Ahmadiyah di Karangnganyar Bukti Negara Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Saturday, 6 June 2026 - 18:04 WIB

Polisi Bubarkan Kegiatan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar, Jawa Tengah

Wednesday, 3 June 2026 - 13:50 WIB

Sempat Dianugerahi Bintang Maha Putra, Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Paksa

Tuesday, 2 June 2026 - 17:03 WIB

Mantan Caleg DPRD Bekasi Jadi Dalang Pembunuhan WNA Korea

Tuesday, 2 June 2026 - 15:05 WIB

Babak Baru Kasus Air Keras Andrie Yunus, Hakim Perintahkan Polisi Lanjutkan Pengusutan

Thursday, 28 May 2026 - 19:14 WIB

Gelar Patroli Malam Ditsamapta Metro Jaya Sisir Jalur Sepi di Jakbar-Jakpus

Tuesday, 26 May 2026 - 18:33 WIB

Dirkrimsus Polda Metro Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal Skala Besar di Bekasi

Berita Terbaru

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni dalam konferensi pers di Bekasi, Selasa (2/6/2026) (ist)

Kabar

Mantan Caleg DPRD Bekasi Jadi Dalang Pembunuhan WNA Korea

Tuesday, 2 Jun 2026 - 17:03 WIB