Sering Buang Hajat di Kali, Sembilan Kelurahan di Jakut Deklarasi Stop BAB Sembarangan

Wednesday, 26 March 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan warga Jakarta masih buang air besar (BAB) di kali

Ribuan warga Jakarta masih buang air besar (BAB) di kali

JAKARTA–Sembilan kelurahan di Jakarta Utara mendeklarasikan diri untuk stop buang air besar sembarangan sebagai implementasi program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

“Kegiatan ini salah satu momen penting dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dan mewujudkan lingkungan yang lebih bersih serta sehat,” kata Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan pada hari ini bertambah lagi sembilan kelurahan yang mendeklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Ali menyebutkan di Jakarta Utara sudah berada di angka 87 persen atau sudah 27 dari 31 kelurahan.

Ia menyebutkan sembilan kelurahan yang mendeklarasikan diri stop BABS yakni Kelurahan Kamal Muara, Pejagalan, Tanjung Priok, Kebon Bawang, Koja, Lagoa, Semper Timur, Rorotan, dan Kelurahan Sukapura.

Ia menjelaskan dengan capaian tersebut akhirnya Pemkot Jakarta Utara bisa mengikuti penilaian kabupaten dan kota Sehat Penghargaan Swasti Saba Padapa.

Menurut dia syarat untuk mengikuti penilaian yakni harus sudah mencapai di atas 80 persen Stop BABS.

Dirinya berharap Kelurahan Penjaringan, Kalibaru, Marunda, dan Kelurahan Cilincing dapat juga segera meniadakan kebiasaan BABS menjadi 0 atau tidak ada lagi yang BABS,” ungkapnya.

Ia mengatakan melalui deklarasi ini, pemerintah dan warga Jakarta Utara bersama-sama berkomitmen untuk mengakhiri kebiasaan BABS dan mendorong masyarakat untuk memiliki akses ke jamban sehat.

“Semoga tidak ada lagi warga yang buang air besar sembarangan. Mari kita jadikan Jakarta Utara sebagai kota sehat, bebas dari penyakit yang ditularkan melalui lingkungan yang tidak higienis,” kata dia.

Sementara itu warga RW 12, Kebon Kosong Iwan Sopian berterima kasih kepada Pemerintah Kota Jakarta Utara yang telah peduli terhadap lingkungan.

Ia mengatakan di wilayahnya terdapat empat titik sanitasi komunal dan melalui deklarasi ini, warga di RT 01/12 menjadi lebih disiplin, pola hidupnya menjadi sehat.

“Sebelumnya mereka biasa BABS di kali, hal ini tentu mencemari lingkungan,” katanya (red)

Facebook Comments Box

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Berstatus Tersangka, Firli Raih Gelar Doktor Hukum, PAKAR: Kapan Giliran Polda Tuntaskan Perkaranya?
Ujian Pertama Profesor Dadang: Menembus Tembok Tebal Kasus Firli Bahuri
Police Women Run di Bukittinggi, Kapolda Sumbar Ingin Sejarah dan Wisata Ikut Berlari
Guruh Soekarnoputra Berpulang, Dasco: Karya dan Pengabdiannya Akan Tetap Dikenang
Saat Adik Berhadapan dengan Hukum, Keluarga Komjen Pol (Purn) Fadil Imran Pilih Tak Intervensi
Wadirlantas Bayar Denda ETLE, PAKAR: Jangan Sampai Humanisme Menenggelamkan Penegakan Hukum
KPK OTT Pejabat ATR/BPN, Charlie Chandra Soroti Pembatalan SHM 5/Lemo dan Terbitnya SHGB Baru
Satgas Pangan Polda Metro Turun ke Pasar, Harga Beras di Ciracas Sesuai HET

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 16:47 WIB

Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG

Sunday, 27 September 2026 - 23:25 WIB

Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka

Saturday, 26 September 2026 - 16:23 WIB

Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa

Thursday, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta

Wednesday, 23 September 2026 - 18:01 WIB

Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat

Wednesday, 23 September 2026 - 16:01 WIB

Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga

Tuesday, 22 September 2026 - 14:18 WIB

Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Tuesday, 22 September 2026 - 14:02 WIB

SIM Palsu Bisa Terlihat Asli, Korlantas: Jangan Terjebak Rayuan “Bisa Dibantu”

Berita Terbaru