ICJR: Anggota TNI-Polri yang Tuding Pedagang Es Kue Bisa Dipidana

Wednesday, 28 January 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA–Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) mengatakan, sesuai ketentuan KUHP baru yang saat ini berlaku saat ini, perbuatan anggota Polri dan TNI yang menuding pedagang es kue menggunakan bahan spons bisa dijerat pidana.

Direktur Eksekutif ICJR, Erasmus Napitupulu, mengungkap tindakan yang dilakukan anggota Polri dan TNI, sepanjang menggunakan kekerasan dan intimidasi, dapat dijerat dengan ketentuan pidana dalam KUHP baru. Ketentuan ini tertulis dalam Pasal 529 dan Pasal 530 KUHP tentang Tindak Pidana Paksaan dan Tindak Pidana Penyiksaan.

“Perbuatan oleh pejabat yang memaksa seseorang untuk mengaku atau memberi keterangan, terlebih jika tindakan tersebut menimbulkan penderitaan fisik atau mental, dapat dipidana dengan ancaman hingga 7 tahun penjara,” kata Erasmus, dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026).

Erasmus menuturkan dalam peristiwa itu diyakini telah terjadi pelanggaran terhadap hukum acara pidana. Kehadiran aparat atau pejabat yang tidak berwenang, seperti TNI, serta tindakan pengambilan keterangan dan penggunaan kekerasan oleh aparat Kepolisian jelas bertentangan dengan ketentuan hukum acara pidana.

Menurut dia, dalam KUHAP di UU Nomor 20 Tahun 2025 mengatur perlindungan hak-hak orang yang berhadapan dengan hukum. Mengacu pada aturan tersebut, pada peristiwa tuduhan kepada pedagang es kue secara nyata telah melanggar prosedur.

“ICJR menilai tindakan ini sangat berbahaya bagi kebebasan dan perlindungan sipil. Maka, berdasarkan dua catatan di atas, dengan menilai keberlakuan KUHP dan KUHAP baru, ICJR mendorong adanya proses hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan dan intimidasi,” ungkap Erasmus.

ICJR, kata dia, meminta agar pemerintah memfasilitasi ganti kerugian dan perlindungan bagi korban. Dia juga menekankan agar, upaya memastikan tidak terjadinya tindakan serupa di kemudian hari, khususnya keterlibatan aparat TNI dalam ruang sipil yang melampaui tugas pokok dan fungsinya harus dijamin pemerintah.

“Serta tindakan aparat Kepolisian yang bertindak di luar kewenangannya dan justru melanggar hukum harus dipastikan tidak lagi terjadi,” tutur dia.

Sebelumnya, pedagang es kue bernama Sudrajat (50) menceritakan kronologi peristiwa yang membuat dirinya viral di media sosial setelah dituding menggunakan bahan spons dalam dagangannya. Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (24/1/2026).

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E. P. Hutagalung pun memastikan, para anggota yang terlibat dalam peristiwa menuduh pedagang es kue, dalam proses pemeriksaan internal. Hal ini lantaran tuduhan es kue tersebut berbahaya karena berasal dari spons salah dan tidak berlandaskan.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Minta Maaf soal Penjual Es Jadul
Tegas! Jenderal Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian
Gerbong Mutasi Polri Bergerak Lagi, Sebanyak 85 Pati dan Pamen Dirotasi
Gelar Aksi “Jumat Peduli”, Polda Metro Berikan Beras Kepada Pengemudi Ojol dan PHL
Jakarta Kebanjiran, Polisi Gerak Cepat Pastikan Keselamatan Warga
Resmob Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pembuat Senjata Api Rakitan
Pasukan Brimob Bagikan 500 Box Nasi Goreng Ke Warga Terdampak Banjir di Rawa Teratai, Jakarta Timur
Brimob Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Terdampak Banjir Kali Ulu, Cikarang

Berita Terkait

Tuesday, 27 January 2026 - 23:11 WIB

Tutup Ruang Gerak Calo, Provost PMJ Gelar Sidak di Samsat Jaksel

Monday, 26 January 2026 - 14:43 WIB

Ada Dugaan Pemerasan di Rutan Salemba, INW Minta Menteri Imipas Agus Adrianto Bertindak Tegas

Sunday, 18 January 2026 - 17:01 WIB

Wow, MBG Gelontorkan Rp423 Miliar untuk Pengadaan Seragam SPPG

Thursday, 11 December 2025 - 00:18 WIB

Warga Apresiasi Pelayanan SPKT Polda Metro Jaya

Monday, 8 December 2025 - 11:14 WIB

Eratkan Sinerji Dengan Komunitas Ojol, Kapolda: Ojol Jadi Mata dan Telinga Polri Dalam Menjaga Kamtibmas

Saturday, 6 December 2025 - 11:35 WIB

Berikan Pelayanan Terbaik, Polda Metro Jaya Berharap Natal Tiberias di GBK Berlangsung Damai dan Penuh Suka Cita

Wednesday, 3 December 2025 - 23:14 WIB

Pedomani Instrusksi Kapolri, FWP dan Polda Metro Jaya Bersinerji Dengan PWI Gelar Uji Kompetensi Wartawan

Wednesday, 3 December 2025 - 19:17 WIB

Polisi Ringkus Tiga Pemeras Penumpang Pesawat, Bukti Layanan Darurat 110 Efektif Tangkal Kejahatan

Berita Terbaru

Kabar

Polda Metro Jaya Minta Maaf soal Penjual Es Jadul

Wednesday, 28 Jan 2026 - 18:30 WIB

Kabar

Tegas! Jenderal Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian

Monday, 26 Jan 2026 - 15:58 WIB