Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupkan 760 Kg Merkuri ke Filipina, 2 Pelaku Ditangkap

Wednesday, 13 May 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Vicktor D Mackbon (ist)

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Vicktor D Mackbon (ist)

JAKARTA–Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan penyelundupan merkuri di dalam peti kemas di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Merkuri atau raksa (Hg), yaitu logam cair berwarna perak yang beracun dan tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3), biasa dipakai untuk pengolahan emas secara tradisional atau untuk kebutuhan industri tertentu.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi telah menangkap dan menetapkan dua orang sebagai tersangka yakni MAL dan H.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Vicktor D Mackbon mengatakan, kedua tersangka ditangkap pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Pengungkapan ini hasil kerja sama dengan Bea Cukai Tanjung Priok,” kata Vicktor, Rabu (13/5/2026).

Vicktor mengungkapkan, kasus ini terungkap saat polisi dan Bea Cukai tengah melakukan pemeriksaan peti kemas.

Petugas pun menemukan 760 botol yang berisi 1 Kg merkuri per botol dan disimpan di dalam selongsong karton.

Botol-botol tersebut juga disisipkan di antara ratusan gulungan karpet untuk menghindari pemeriksaan.

“Para pelaku menyimpan merkuri dalam selongsong karton, kemudian menyisipkannya pada gulungan karpet sebelum dikirim menggunakan peti kemas,” ungkap Vicktor.

Berdasarkan dokumen yang ditemukan di TKP, peti kemas berisi bahan kimia berbahaya itu rencananya hendak dikirim ke Filipina. Pengiriman merkuri tersebut diduga telah berlangsung sejak 2021 dan dijual dengan harga Rp 2,7 juta per Kg.

“Tersangka MAL diduga berperan mencari dan mengirimkan merkuri sesuai pesanan seseorang yang berada di luar negeri. Sementara itu, tersangka H diduga berperan sebagai pemasok merkuri kepada MAL,” ujar Vicktor.(jp)

Facebook Comments Box

Sumber Berita : tribun

Berita Terkait

Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG
Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot
Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka
Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa
Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta
Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat
Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga
Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 00:15 WIB

Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot

Sunday, 27 September 2026 - 23:25 WIB

Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka

Saturday, 26 September 2026 - 16:23 WIB

Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa

Thursday, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta

Wednesday, 23 September 2026 - 18:01 WIB

Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat

Wednesday, 23 September 2026 - 16:01 WIB

Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga

Tuesday, 22 September 2026 - 14:18 WIB

Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Tuesday, 22 September 2026 - 14:02 WIB

SIM Palsu Bisa Terlihat Asli, Korlantas: Jangan Terjebak Rayuan “Bisa Dibantu”

Berita Terbaru