Rekomendasi tujuh tayangan Prime Video bulan Agustus

Saturday, 5 August 2023 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekomendasi tujuh tayangan Prime Video bulan Agustus

Rekomendasi tujuh tayangan Prime Video bulan Agustus

Aplikasi streaming film Prime Video memberikan rekomendasi beberapa tayangan yang cocok menjadi tontonan selama bulan ini mulai dari “The Lost Flowers of Alice Hart” hingga “Khanzab”.

Berikut rekomendasi tujuh tayangan cocok ditonton di Prime Video yang hadir pada bulan Agustus ini, menurut siaran resminya, Selasa.

The Lost Flowers of Alice Hart (3 Agustus)

Serial “The Lost Flowers of Alice Hart” musim pertama ini dibuat berdasarkan novel karya Holly Ringland dan dibintangi oleh Sigourney Weaver dan Alycia Debnam-Carey.

Serial ini menceritakan kisah emosional Alice Hart (Alycia Debnam-Carey) yang sangat memikat. Alice yang kala berusia 9 tahun, secara tragis kehilangan orang tuanya dalam kebakaran misterius.

Dia kemudian harus tinggal bersama neneknya, June Hart (Sigourney Weaver), di perkebunan bunga Thornfield, di mana dia mengetahui rahasia dalam rahasia tentang masa lalu dirinya dan keluarganya.

Berlatar di wilayah Australia dengan pemandangan yang menakjubkan, dan dipenuhi bunga liar serta tanaman asli yang seakan mampu mengekspresikan makna tersirat, drama keluarga yang memikat ini berlangsung selama beberapa dekade.

Perjalanan Alice saat dia tumbuh dari masa lalunya yang rumit hingga mencapai titik klimaks saat dia menemukan dirinya berjuang untuk hidupnya dengan melawan pria yang dicintainya.

See Hear Love (4 Agustus)

See Hear Love merupakan Film Jepang yang diadaptasi dari webtoon berjudul “Bojido Moshago Deudjido Moshaedo Saranghae” karya Nasty Cat.

Film ini disutradarai oleh Lee Jae Han asal Korea dan dibintangi oleh Tomohisa Yamashita dan Yuko Araki. Film drama romantis ini mengikuti kisah seorang pencipta manga bernama Shinji Izumoto (Tomohisa Yamashita) yang telah berhasil mendapatkan sebuah kontrak film.

Saat seharusnya dia merayakan hal ini, dia menjadi buta dan seri manga-nya pun dibatalkan. Bahkan dia dia tidak bisa lagi merawat neneknya (Mari Natsuki). Sendirian, Shinji membuat keputusan untuk melompat dari balkon.

Ketika Hibiki Aida (Yuko Araki), seorang penggemarnya yang tuli, menyelamatkan Shinji, kemudian mereka memulai kehidupan yang tidak biasa bersama.

The Killing Vote (10 Agustus)

Serial thriller Korea menegangkan “The Killing Vote” dibuat berdasarkan webtoon populer berjudul sama yang mengeksplorasi arti keadilan dan menampilkan sebuah pemungutan suara nasional untuk hukuman mati terhadap para pelaku kriminal yang kejam.

Ceritanya menyoroti sosok misterius yang melaksanakan hukuman mati sesuai dengan hasil pemungutan suara, serta polisi yang mengejar mereka. Serial ini disutradarai oleh Park Shin-woo dan dibintangi oleh Park Hae-jin, Park Sung-woong, dan Lim Ji-yeon sebagai pemeran utama.

Women Talking (14 Agustus)

“Women Talking” mengikuti cerita tentang sekelompok perempuan di koloni religius yang terisolasi ketika mereka mencari tahu bagaimana mereka dapat maju untuk membangun dunia yang lebih baik bagi diri mereka dan anak-anak mereka.

Bertahan dan melawan atau pergi. Mereka tidak akan tinggal diam. Film ini dibintangi oleh Rooney Mara, Claire Foy, Jessie Buckley, Judith Ivey, Ben Whishaw, dan Frances McDormand.

Khanzab (23 Agustus)

Film horor Indonesia “Khanzab” ini disutradarai oleh Anggy Umbara dan dibintangi oleh Yasamin Jasem, Tika Bravani, dan Arswendy Beningswara. Film ini berkisah tentang perempuan bernama Rahayu (Yasamin Jasem).

Ayahnya difitnah dalam tragedi pembantaian dukun santet yang terjadi di Banyuwangi pada Mei 1998. Rahayu merasa dirinya tidak aman dan kemudian memutuskan untuk meninggalkan Banyuwangi.

Mereka pindah ke kampung halamannya di Jetis, Yogyakarta. Sayangnya, meski sudah pindah rumah, keluarga mereka masih mendapatkan teror hingga dikucilkan oleh warga sekitar karena dianggap sebagai keluarga dukun. Ia pun berusaha tegar dengan berdoa agar hatinya diringankan.

Di balik kesendiriannya, ia mulai merasa hal aneh di dalam dirinya. Ia menjadi orang yang sulit berkonsentrasi saat berdoa. Ia juga kerap lupa jumlah rakaat yang sudah dijalani. Lama kelamaan Rahayu diketahui mendapat gangguan dan jin yang dijuluki Khanzab.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Taklimat Prabowo dan Konsolidasi Elite TNI-Polr
Sentuhan Humanis di Tengah Aksi Ojol di Depan Gedung DPR/MPR RI
Berstatus Tersangka, Firli Raih Gelar Doktor Hukum, PAKAR: Kapan Giliran Polda Tuntaskan Perkaranya?
Ujian Pertama Profesor Dadang: Menembus Tembok Tebal Kasus Firli Bahuri
Police Women Run di Bukittinggi, Kapolda Sumbar Ingin Sejarah dan Wisata Ikut Berlari
Guruh Soekarnoputra Berpulang, Dasco: Karya dan Pengabdiannya Akan Tetap Dikenang
Saat Adik Berhadapan dengan Hukum, Keluarga Komjen Pol (Purn) Fadil Imran Pilih Tak Intervensi
Wadirlantas Bayar Denda ETLE, PAKAR: Jangan Sampai Humanisme Menenggelamkan Penegakan Hukum

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 19:30 WIB

Ketika Rony Samtana Tarigan Mengubah Ukuran Prestasi Polisi

Friday, 28 August 2026 - 16:34 WIB

Saat Jakarta Riuh, Budi Hermanto Tetap Berdiri di Depan

Thursday, 6 August 2026 - 00:48 WIB

Menakar Asa Geng Akpol ’94 di Pucuk Pimpinan Korps Bhayangkara

Sunday, 2 August 2026 - 16:55 WIB

Bursa Calon Kapolri 2026: Dua Jenderal “Geng 94” Santer Disebut Masuk Radar Istana

Sunday, 2 August 2026 - 15:07 WIB

Komjen Asep Edi Suheri “Kuda Hitam” di Bursa Calon Kapolri

Thursday, 9 July 2026 - 19:56 WIB

Sorot Dugaan Oknum TNI Halangi Penegakan Hukum, SETARA- Institute: Presiden Mesti Turun Tangan Tentara Bukan Tameng Koruptor

Wednesday, 10 June 2026 - 14:37 WIB

Gelar Doktor di Depan Nama Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Dipersoalkan

Sunday, 1 March 2026 - 12:49 WIB

Petrus Salestinus Bongkar Kebohongan Jokowi Terkait Usul Insiatif Revisi UU KPK. Ngeri! Ada Hidden Agenda “Membunuh’ KPK

Berita Terbaru

Ragam

Taklimat Prabowo dan Konsolidasi Elite TNI-Polr

Wednesday, 7 Oct 2026 - 22:41 WIB

Upacara Kenaikan Pangkat Rony Samtana Tarigan menjadi Irjen Polri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu malam,3 Oktober 2026. (Foto: Istimewa).

Profil

Ketika Rony Samtana Tarigan Mengubah Ukuran Prestasi Polisi

Wednesday, 7 Oct 2026 - 19:30 WIB