Ribuan Personel Gabungan Kawal Demo ‘Tolak Reformasi Polri’ di DPR

Monday, 15 September 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi unjuk rasa “Tolak Reformasi Polri” yang di depan Gedung DPR RI, Senin (15/9)

Aksi unjuk rasa “Tolak Reformasi Polri” yang di depan Gedung DPR RI, Senin (15/9)

JAKARTA–Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan pasukan besar-untuk mengawal aksi unjuk rasa yang mengusung tajuk “Tolak Reformasi Polri” yang digelar di depan Gedung DPR RI.

Kepala Bidang Hubugan Masyarakat Polda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Polisi Ade Ary Syam Indradi, menyebut jumlah personel yang dikerahkan mencapai 4.562 orang. Pasukan itu terdiri dari Polri, TNI, hingga unsur Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Sebanyak 4.562 personel pengamanan kami turunkan, bekerjasama dengan Kodam Jaya, Korps Marinir, dan Pemprov DKI,” kata Ade Ary.

Tak hanya pengerahan pasukan, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Senayan. Namun, pola pengalihan arus itu akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan.

Ade Ary menegaskan, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri telah memberikan arahan khusus kepada seluruh personel agar tetap humanis dalam menghadapi massa aksi.

“Yang menyampaikan pendapat itu saudara-saudara kita, adik-adik kita, bahkan anak-anak kita. Karena itu pengamanan harus dilakukan dengan penuh ketulusan, jangan sampai melukai hati masyarakat,” ujarnya.

Meski massa diperkirakan cukup besar, polisi memastikan situasi Ibu Kota tetap kondusif. Warga Jakarta diminta tidak khawatir melanjutkan aktivitas.

“Polri sudah siapkan layanan darurat 110 aktif 24 jam, bebas pulsa. Masyarakat akan langsung terhubung dengan polres setempat atau ke Polda Metro Jaya bila dibutuhkan. Kami hadir 24 jam untuk masyarakat,” kata Ade Ary.(JP)

Facebook Comments Box

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

IPW Sebut Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto Diperiksa Propam Terkait Kasus Tambang Bauksit
SETARA Institute: Pembubaran Perkemahan Remaja Ahmadiyah di Karangnganyar Bukti Negara Tunduk Pada Kelompok Intoleran
Polisi Bubarkan Kegiatan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar, Jawa Tengah
Sempat Dianugerahi Bintang Maha Putra, Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Paksa
Mantan Caleg DPRD Bekasi Jadi Dalang Pembunuhan WNA Korea
Ditpolairud PMJ Tebar 165 Ribu Benih Udang dan Bandeng di Bekasi
Babak Baru Kasus Air Keras Andrie Yunus, Hakim Perintahkan Polisi Lanjutkan Pengusutan
Gelar Patroli Malam Ditsamapta Metro Jaya Sisir Jalur Sepi di Jakbar-Jakpus

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 19:38 WIB

IPW Sebut Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto Diperiksa Propam Terkait Kasus Tambang Bauksit

Saturday, 6 June 2026 - 18:21 WIB

SETARA Institute: Pembubaran Perkemahan Remaja Ahmadiyah di Karangnganyar Bukti Negara Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Saturday, 6 June 2026 - 18:04 WIB

Polisi Bubarkan Kegiatan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar, Jawa Tengah

Wednesday, 3 June 2026 - 13:50 WIB

Sempat Dianugerahi Bintang Maha Putra, Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Paksa

Tuesday, 2 June 2026 - 17:03 WIB

Mantan Caleg DPRD Bekasi Jadi Dalang Pembunuhan WNA Korea

Tuesday, 2 June 2026 - 15:05 WIB

Babak Baru Kasus Air Keras Andrie Yunus, Hakim Perintahkan Polisi Lanjutkan Pengusutan

Thursday, 28 May 2026 - 19:14 WIB

Gelar Patroli Malam Ditsamapta Metro Jaya Sisir Jalur Sepi di Jakbar-Jakpus

Tuesday, 26 May 2026 - 18:33 WIB

Dirkrimsus Polda Metro Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal Skala Besar di Bekasi

Berita Terbaru

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni dalam konferensi pers di Bekasi, Selasa (2/6/2026) (ist)

Kabar

Mantan Caleg DPRD Bekasi Jadi Dalang Pembunuhan WNA Korea

Tuesday, 2 Jun 2026 - 17:03 WIB