Agar Indepedensi Penyidikan Terhadap Eks Jampidsus Terjaga, IPW Minta Jaksa Agung ST Burhanuddin Diberhentikan

Tuesday, 21 July 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua IPW Sugeng Teguh Santosa

Foto: Ketua IPW Sugeng Teguh Santosa

JAKARTA–Indinesia Police Watch (IPW) mengkritik keras tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung setelah tidak menahan tersangka Febrie Adriansyah usai diperiksa pada 17 Juli 2026.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menilai keputusan itu mencederai akuntabilitas dan independensi lembaga. Menurutnya, sudah menjadi SOP di Kejaksaan Agung bahwa tersangka korupsi langsung ditahan setelah pemeriksaan.

“Perlakuan yang tidak equal terhadap Febrie Adriansyah menunjukkan tim penyidik Kejaksaan Agung tidak menunjukkan independensinya. Diduga masih kuat pengaruh Febrie sehingga SOP penahanan tidak dilakukan. Padahal di kasus yang sama, tersangka Donny Rito langsung ditahan,” kata Sugeng dalam Siaran Pers IPW, Selasa (21/7).

IPW menilai tidak ditahannya Febrie berpotensi menyulitkan pembuktian. Proses hukum juga dikhawatirkan berlarut-larut hingga alat bukti bisa menguap. Potensi obstruction of justice pun dinilai bisa terjadi.

Karena itu, IPW mendesak tim penyidik Pidsus Kejaksaan Agung yang disebut kredibel dan punya rekam jejak baik untuk segera melakukan penahanan. Sugeng menyebut tindakan penahanan dan ekspose tersangka ke media akan memulihkan kepercayaan publik pada penegakan hukum Kejagung di perkara Donny Rito dan Febrie Adriansyah.

“Saat ini titik krusial bagi Kejaksaan Agung untuk membuktikan akuntabilitas dan profesionalisme kelembagaan. Ujian kelembagaan harus dijawab ketika mantan Jampidsus Febrie Adriansyah menjadi tersangka,” ujarnya.

IPW juga mengingatkan, jika penahanan terus ditunda maka tim penyidik sama saja tidak taat pada program Asta Cita Presiden Prabowo tentang pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu.

Kecurigaan publik makin besar karena beredar informasi media, termasuk Tempo, soal pertemuan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Febrie Adriansyah, dan Menhan Safri Syamsoeddin sesaat setelah penggeledahan di rumah Sentul yang disebut milik Febrie. Pertemuan itu disebut membahas kasus korupsi yang menjerat Febrie.

“Berkorelasi dengan tidak ditahannya tersangka Febrie, pertemuan 3 pihak tersebut memunculkan kecurigaan publik akan proses hukum yang adil,” kata Sugeng.

Atas dasar itu, IPW mendorong Presiden segera memberhentikan Jaksa Agung ST Burhanuddin agar penyidikan terhadap Febrie Adriansyah tidak terkendala dan akuntabilitas serta independensi tim penyidik tetap terjaga.(JP)

Facebook Comments Box

Sumber Berita : IPW

Berita Terkait

Celoteh “Lo Punya Otak Gak Sih?” Masuk Jalur Pidana, Hotman Paris Dianggap Merendahkan Martabat Wartawan
Celotehannya Dinilai Kurang Beretika, PWI Pusat Desak Hotman Paris Minta Maaf Kepada Insan Pers
Bela Eks Jampidsus, Hotman Paris Langsung “Nge-gas”, Bawa-bawa Nama Prabowo
Anak Hotman Paris Kecewa Berat Sang Ayah Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus
Keras! SETARA Institute Sebut Kejaksaan Agung Menghina Publik, KPK Harus Ambil Alih Kasus Korupsi Mantan Jampidsus
GMCPI Geruduk Polda Metro Jaya, Pertanyakan Dasar Kenaikan Pangkat Komjen Pol Asep Edi Suheri
Kunjungi Pusat Olah Seni (POS) di Jayawijaya, Komjen Pol Fadil Imran Gelorakan Semangat Belajar Generasi Muda Papua
Belum Ditahan, Febrie Adriansyah Hilang Usai Jadi Tersangka, Muncul Kabar Sedang ‘Umrah’ Saat Cekal Diterbitkan

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 10:45 WIB

Agar Indepedensi Penyidikan Terhadap Eks Jampidsus Terjaga, IPW Minta Jaksa Agung ST Burhanuddin Diberhentikan

Tuesday, 21 July 2026 - 01:21 WIB

Celoteh “Lo Punya Otak Gak Sih?” Masuk Jalur Pidana, Hotman Paris Dianggap Merendahkan Martabat Wartawan

Sunday, 19 July 2026 - 13:45 WIB

Celotehannya Dinilai Kurang Beretika, PWI Pusat Desak Hotman Paris Minta Maaf Kepada Insan Pers

Saturday, 18 July 2026 - 19:12 WIB

Bela Eks Jampidsus, Hotman Paris Langsung “Nge-gas”, Bawa-bawa Nama Prabowo

Thursday, 16 July 2026 - 14:04 WIB

Keras! SETARA Institute Sebut Kejaksaan Agung Menghina Publik, KPK Harus Ambil Alih Kasus Korupsi Mantan Jampidsus

Wednesday, 15 July 2026 - 20:28 WIB

GMCPI Geruduk Polda Metro Jaya, Pertanyakan Dasar Kenaikan Pangkat Komjen Pol Asep Edi Suheri

Wednesday, 15 July 2026 - 04:33 WIB

Kunjungi Pusat Olah Seni (POS) di Jayawijaya, Komjen Pol Fadil Imran Gelorakan Semangat Belajar Generasi Muda Papua

Monday, 13 July 2026 - 18:56 WIB

Belum Ditahan, Febrie Adriansyah Hilang Usai Jadi Tersangka, Muncul Kabar Sedang ‘Umrah’ Saat Cekal Diterbitkan

Berita Terbaru