Anak Hotman Paris Kecewa Berat Sang Ayah Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus

Saturday, 18 July 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotman Paris Hutapea dan anaknya Frank Alexander Hutapea (Ist)

Hotman Paris Hutapea dan anaknya Frank Alexander Hutapea (Ist)

JAKARTA– Frank Alexander, anak dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, meluapkan kekecewaannya di media sosial terkait keputusan ayahnya menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Frank menilai tindakan pembelaan hukum terhadap masyarakat kecil yang selama ini dilakukan ayahnya hanya digunakan sebagai instrumen pemasaran.

“Orang miskin itu cuman dijadiin senjata marketing aja. He never really care, he only care about being center of attention (Dia tidak pernah benar-benar peduli, dia hanya peduli untuk menjadi pusat perhatian),” tulis Frank dalam unggahan tersebut, dikutip Sabtu (18/7/2026).

Dalam pernyataannya, Frank mendesak agar akun kemanusiaan Hotman911 Official ditutup karena menilai gerakan tersebut merupakan strategi pemasaran untuk mendongkrak bisnis hiburan Holywings. Selain itu, ia juga menyoroti asisten pribadi Hotman Paris, Benny Djannah, dengan tudingan keterlibatan sebagai makelar kasus di peradilan yang menurutnya perlu ditindak oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya, Hotman Paris Hutapea resmi mengumumkan dirinya sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah dalam penanganan kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait perkara PT Asabri. Hotman menyatakan keputusan tersebut diambil karena merasa terpanggil secara profesional, meski dirinya menyadari adanya risiko terhadap para pengagumnya di masyarakat. Ia juga menegaskan tidak mencari keuntungan finansial dari kasus mantan pejabat Kejaksaan Agung tersebut.

“Alasannya saya terpanggil, saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini, karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal. Saya bayarannya super mahal di Indonesia, saya ambil resiko terhadap pengagum saya,” ujar Hotman.**

Facebook Comments Box

Sumber Berita : AFU

Berita Terkait

Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Jakbar Kerahkan AWC Siram Sejumlah Jalan Protokol
43.838 Korban Keracunan MBG, PBHI: Negara Harus Bertanggung Jawab
Waspadai Efek Debu Vulkanik, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker ke Pengemudi Ojol
IPW Bongkar Dugaan Skenario di Balik Kerusuhan 27 Agustus: Siapa Dalangnya?
PAKAR Pertanyakan Fungsi Intelkam Polda Metro Jaya Usai Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan
Di Tengah Derasnya Abu Vulkanik Sinabung, Polri Pastikan 374 Warga di Pengungsian Terlayani
Sketsa Sudah Ada, Pelaku dan Motif Kematian Pedagang Cermin Masih Misteri
Kompolnas Minta Polda Metro Bongkar Otak Kericuhan 27 Agustus, Jejak Dana Diburu

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 13:45 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Jakbar Kerahkan AWC Siram Sejumlah Jalan Protokol

Monday, 7 September 2026 - 22:21 WIB

43.838 Korban Keracunan MBG, PBHI: Negara Harus Bertanggung Jawab

Monday, 7 September 2026 - 18:17 WIB

Waspadai Efek Debu Vulkanik, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker ke Pengemudi Ojol

Saturday, 5 September 2026 - 14:55 WIB

IPW Bongkar Dugaan Skenario di Balik Kerusuhan 27 Agustus: Siapa Dalangnya?

Thursday, 3 September 2026 - 20:42 WIB

Di Tengah Derasnya Abu Vulkanik Sinabung, Polri Pastikan 374 Warga di Pengungsian Terlayani

Thursday, 3 September 2026 - 20:14 WIB

Sketsa Sudah Ada, Pelaku dan Motif Kematian Pedagang Cermin Masih Misteri

Thursday, 3 September 2026 - 16:00 WIB

Kompolnas Minta Polda Metro Bongkar Otak Kericuhan 27 Agustus, Jejak Dana Diburu

Thursday, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Hangatnya Pertemuan Kapolri dengan Pramuka: “Kakak Kapolri Ini Juga Anggota Pramuka”

Berita Terbaru