Bareskrim Polri Sebut, 12 Pucuk Senpi Milik Yasin Limpo Terdaftar di Baintelkam

Monday, 30 October 2023 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi Senjata Api (Antara)

Foto Ilustrasi Senjata Api (Antara)

JAKARTA–Setelah sebulan dalam penyelidikan, teka-teki keabsahan 12 pucuk senjata api (senpi) yang ditemukan di rumah dinas matan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, 28 September 2023 lalu, kini sudah terjawab. Bareskrim Polri mengklaim, ke 12 pucuk senjata api senpi tersebut terdaftar di Baintelakam Polri.

Polri tidak menemukan adanya unsur tindak pidana terkait kepemilikan senpi tersebut. Belasan senjata yang dititpkan KPK ke Mabes Polri diduga berkaitan dengan hobi menembak Syahrul Yasin Limpo. “Semua terdaftar di Baintelkam Polri,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, Senin (30/10/2023).

Dijelaskan, ke 12 senpi yang ditemukan KPK di rumah mantan Mentan adalah senjata-senjata yang resmi alias legal. Ada senjata untuk olahraga, bukan untuk perlindungan diri. Namun Brigjen Djuhandani tidak merinci berapa pucuk senjata api yang digunakan Syahrul Yasin Limpo untuk olahraga menembak.

Meski begitu, Brigjen Djuhandhani memastikan bahwa 12 senjata tersebut memiliki surat lengkap dan terdaftar di Baintelkam Polri. “Dari hasil penyelidikan,  senjata-senjata yang ada di tempat saudara SYL menurut keterangan dari Baintelkam semua terdaftar, ada suratnya,” ujar Djuhandhani.

Ke 12 pucuk senjata api itu semua terdaftar atas nama Syahrul Yasin Limpo. Ada juga  beberapa pucuk senjata yang ditemukan penyidik KPK merupakan hasil hibah. “Bukti hibahnya ada,” tegasnya.

Dikatakan Brigjen Djuhandani, pihaknya belum dapat memerinci karena masih memerlukan pendalaman. Selain itu, 12 senjata api milik Syahrul Yasin Limpo masih dalam penguasaan KPK. “Kami masih menunggu karena ke 12 senjata itu masih dalam penguasaan KPK,” ujarnya (tra/tom)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Meterai Palsu Lintas Wilayah, 16 Orang Diamankan
Polri Cetak Rekor MURI, Penanaman Bawang Putih Serentak Capai 279,53 Hektare
PAKAR: Di Tengah Duka Gempa NTT, Kapolri Hadir Memastikan Warga Tak Sendirian
Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsian Korban Gempa NTT, 27.700 Warga Terdampak
Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Jelang Aksi BEM UI
Berdiri Bersama NTT, Pimpinan DPR Pastikan Bantuan dan Evakuasi Korban Berjalan Cepat
Jembatan Merah Putih Presisi Polri: Merajut Konektivitas dan Menggerakkan Ekonomi 2 Juta Warga di Pelosok Nusantara
Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project Berujung Laporan Polisi, Lima Pihak Diadukan

Berita Terkait

Wednesday, 19 August 2026 - 17:07 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Meterai Palsu Lintas Wilayah, 16 Orang Diamankan

Wednesday, 19 August 2026 - 15:24 WIB

Polri Cetak Rekor MURI, Penanaman Bawang Putih Serentak Capai 279,53 Hektare

Wednesday, 19 August 2026 - 13:23 WIB

PAKAR: Di Tengah Duka Gempa NTT, Kapolri Hadir Memastikan Warga Tak Sendirian

Tuesday, 18 August 2026 - 14:53 WIB

Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Jelang Aksi BEM UI

Saturday, 15 August 2026 - 20:19 WIB

Berdiri Bersama NTT, Pimpinan DPR Pastikan Bantuan dan Evakuasi Korban Berjalan Cepat

Thursday, 13 August 2026 - 13:45 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Polri: Merajut Konektivitas dan Menggerakkan Ekonomi 2 Juta Warga di Pelosok Nusantara

Wednesday, 12 August 2026 - 17:04 WIB

Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project Berujung Laporan Polisi, Lima Pihak Diadukan

Wednesday, 12 August 2026 - 16:53 WIB

Ekshumasi Jenazah Sutrimo, Apakah Akan Menguak Tabir Penyebab Kematian?

Berita Terbaru

Basri Lewaimang tiba di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (20/8) sekitar pukul 17.19 WIB. Mengenakan jaket hitam dengan tangan terikat kabel ties. (Foto: Okezone)

Stop Narkoba

Buron Usai Penggerebekan THM Batam, Basri Lewaimang Dibekuk di Malaysia

Thursday, 20 Aug 2026 - 22:08 WIB