Begini Kiat Jitu Kapolres Jakut Cegah Tawuran

Friday, 22 March 2024 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA–Kapolres Metro Jakarta Utara (Jakut)  Kombes Gidion Arif Setyawan punya tiga cara jitu mengatasi masalah tawuran remaja dan pemuda pada Bulan Ramadhan.

Tiga langkah dimaksud, pertama secara lembut, kedua agak keras dan ketiga secara keras dengan cara penegakan hukum terhadap pelakunya. “Penindakan hukum langkah terakhir,” kata Kombes Gidion, di Jakarta, Jumat (22/3/2024).

Menurutnya, upaya lembut yang dilakukan dengan cara sosialisasi kepada sekolah, kepada orangtua dan warga agar melarang anak mereka terlibat dalam aksi tawuran. “Kami minta orangtua dan guru memberikan nasihat kepada anak mereka untuk tidak terlibat aksi tawuran,” ujar Gidion.

Upaya secara lembut lanjut Kombes Gidion tidak membuat mereka jera dan tetap melakukan tawuran, maka dilakukan tindakan agak tegas. Mereka yang terlibat tawuran, kepolisian tidak mengeluarkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

“Bertujuan memberikan efek jera,” ujarnya.

Jika upaya itu tidak membuat jera dan malah membuat aksi tawuran terus terjadi, maka dilakukan tindakan tegas.

Sementara jika senjata tajam itu melukai orang atau bahkan membuat meninggal tentu akan diproses secara hukum. “Bisa dijerat aksi pidana penganiayaan atau bahkan pembunuhan,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya melakukan peningkatan kegiatan rutin seperti patroli kepolisian di tengah masyarakat. Mendirikan posko keamanan bersama dengan masyarakat sehingga membuat aksi ini dapat dicegah (tom)

Facebook Comments Box

Editor : Tra Ginting

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Meterai Palsu Lintas Wilayah, 16 Orang Diamankan
Polri Cetak Rekor MURI, Penanaman Bawang Putih Serentak Capai 279,53 Hektare
PAKAR: Di Tengah Duka Gempa NTT, Kapolri Hadir Memastikan Warga Tak Sendirian
Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsian Korban Gempa NTT, 27.700 Warga Terdampak
Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Jelang Aksi BEM UI
Berdiri Bersama NTT, Pimpinan DPR Pastikan Bantuan dan Evakuasi Korban Berjalan Cepat
Jembatan Merah Putih Presisi Polri: Merajut Konektivitas dan Menggerakkan Ekonomi 2 Juta Warga di Pelosok Nusantara
Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project Berujung Laporan Polisi, Lima Pihak Diadukan

Berita Terkait

Wednesday, 19 August 2026 - 17:07 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Meterai Palsu Lintas Wilayah, 16 Orang Diamankan

Wednesday, 19 August 2026 - 15:24 WIB

Polri Cetak Rekor MURI, Penanaman Bawang Putih Serentak Capai 279,53 Hektare

Wednesday, 19 August 2026 - 13:23 WIB

PAKAR: Di Tengah Duka Gempa NTT, Kapolri Hadir Memastikan Warga Tak Sendirian

Tuesday, 18 August 2026 - 14:53 WIB

Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Jelang Aksi BEM UI

Saturday, 15 August 2026 - 20:19 WIB

Berdiri Bersama NTT, Pimpinan DPR Pastikan Bantuan dan Evakuasi Korban Berjalan Cepat

Thursday, 13 August 2026 - 13:45 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Polri: Merajut Konektivitas dan Menggerakkan Ekonomi 2 Juta Warga di Pelosok Nusantara

Wednesday, 12 August 2026 - 17:04 WIB

Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project Berujung Laporan Polisi, Lima Pihak Diadukan

Wednesday, 12 August 2026 - 16:53 WIB

Ekshumasi Jenazah Sutrimo, Apakah Akan Menguak Tabir Penyebab Kematian?

Berita Terbaru

Basri Lewaimang tiba di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (20/8) sekitar pukul 17.19 WIB. Mengenakan jaket hitam dengan tangan terikat kabel ties. (Foto: Okezone)

Stop Narkoba

Buron Usai Penggerebekan THM Batam, Basri Lewaimang Dibekuk di Malaysia

Thursday, 20 Aug 2026 - 22:08 WIB