Beri Pelayanan Maksimal Kepada Pemudik, Polri Siapkan Hotline 110

Monday, 10 March 2025 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (Dok: Polri)

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (Dok: Polri)

JAKARTA–Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan, kepolisian membuka layanan hotline pada nomor 110 untuk memberikan layanan secara maksimal bagi para pemudik pada masa Lebaran 2025.

“Masyarakat yang membutuhkan layanan pada saat mudik, bisa menghubungi layanan hotline yang kami siapkan,” katanya usai rapat koordinasi (rakor) persiapan mudik Lebaran 2025 di Jakarta, Senin (10/3).

Kapolri berharap nomor tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pemudik yang membutuhkan layanan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Pol. Sigit juga mengungkapkan bahwa Operasi Ketupat 2025 yang dilaksanakan Polri akan digelar berdasarkan dua wilayah operasi.

Untuk wilayah Lampung sampai Bali, ujar dia, akan diselenggarakan selama 17 hari. Sedangkan untuk 28 polda lainnya akan diselenggarakan selama 14 hari.

“Akan dilaksanakan 14 hari dimulai dari tanggal 23 untuk yang 8 Polda dan tanggal 26 Maret untuk yang 28 Polda lain,” katanya.

Sejumlah rekayasa lalu lintas juga sudah disiapkan, di antaranya penerapan sistem satu arah atau one way yang akan disesuaikan dengan situasi serta pembatasan kendaraan sumbu tiga kecuali pengangkut bahan baku, BBM, dan yang dikecualikan lainnya.

“Ini semua dimaksud agar masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, jenderal bintang empat itu juga mengungkapkan bahwa puncak arus mudik diprediksi terjadi antara tanggal 28–30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik pada tanggal 5–7 April 2025.

Nantinya, kata dia, ribuan posko akan disiagakan guna mengamankan kegiatan mobilitas masyarakat selama masa libur lebaran.

“Secara umum tadi dilaporkan bahwa kegiatan pengamanan kami kali ini melibatkan kurang lebih 2.582 posko terdiri atas 1.738 pospam (posko pengamanan), 788 posyan (posko pelayanan), dan 309 pos terpadu serta mengamankan 126.736 objek pengamanan,” terangnya. (tra)

Facebook Comments Box

Penulis : Tra Ginting

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Polda Metro Tangkap Tiga Tersangka Pengeroyokan Berujung Kematian Pedagang Kaca di Pejompongan
Lima Jurnalis Masih Dalam Pencarian di Selat Sunda, Polda Metro Gelar Doa Bersama
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Jakbar Kerahkan AWC Siram Sejumlah Jalan Protokol
43.838 Korban Keracunan MBG, PBHI: Negara Harus Bertanggung Jawab
Waspadai Efek Debu Vulkanik, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker ke Pengemudi Ojol
IPW Bongkar Dugaan Skenario di Balik Kerusuhan 27 Agustus: Siapa Dalangnya?
PAKAR Pertanyakan Fungsi Intelkam Polda Metro Jaya Usai Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan
Di Tengah Derasnya Abu Vulkanik Sinabung, Polri Pastikan 374 Warga di Pengungsian Terlayani

Berita Terkait

Saturday, 12 September 2026 - 20:39 WIB

Polda Metro Tangkap Tiga Tersangka Pengeroyokan Berujung Kematian Pedagang Kaca di Pejompongan

Friday, 11 September 2026 - 18:12 WIB

Lima Jurnalis Masih Dalam Pencarian di Selat Sunda, Polda Metro Gelar Doa Bersama

Tuesday, 8 September 2026 - 13:45 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Jakbar Kerahkan AWC Siram Sejumlah Jalan Protokol

Monday, 7 September 2026 - 18:17 WIB

Waspadai Efek Debu Vulkanik, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker ke Pengemudi Ojol

Saturday, 5 September 2026 - 14:55 WIB

IPW Bongkar Dugaan Skenario di Balik Kerusuhan 27 Agustus: Siapa Dalangnya?

Saturday, 5 September 2026 - 11:58 WIB

PAKAR Pertanyakan Fungsi Intelkam Polda Metro Jaya Usai Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan

Thursday, 3 September 2026 - 20:42 WIB

Di Tengah Derasnya Abu Vulkanik Sinabung, Polri Pastikan 374 Warga di Pengungsian Terlayani

Thursday, 3 September 2026 - 20:14 WIB

Sketsa Sudah Ada, Pelaku dan Motif Kematian Pedagang Cermin Masih Misteri

Berita Terbaru

Stop Narkoba

Sindikat Narkoba Bersenjata Api di Bekasi Jadi Sinyal Merah bagi Aparat

Thursday, 10 Sep 2026 - 15:03 WIB