Lagi, Kapolri Minta Kasus Dugaan Pemerasan Terhadap SYL Ditangani Secara Cermat Tidak Arogan

Tuesday, 17 October 2023 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA–Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Polda Metro Jaya serius
menangani dugaan kasus pemerasan pimpinan KPK terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.  Sebab, kasus dugaan pemerasan itu sudah menjadi perhatian publik sehingga setiap proses hukum yang berjalan akan diperhatikan khayalak.

“Saya sudah perintahkan agar prosesnya harus betul-betul ditangani secara profesional,” kata Kapolri Jenderal Sigit usai apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/20/2023).

Dalam setiap tahapannya, penyidik Polda Metro Jaya didampingi Bareskrim dan Propam sehingga setiap tahapan yang berjalan itu betul-betul profesional. “Saya sudah turunkan Bareskrim dan Propam sehingga semuanya bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Menurut Kapolri Sigit,  pihaknya harus sangat berhati-hati dalam menangani setiap kasus yang ada, termasuk kasus dugaan pemerasan yang diduga melibatkan pimpinan KPK.

Saat ini penanganan kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam penanganan Polda Metro Jaya. Meski begitu Mabes Polri turut memberikan asistensi yang dilakukan oleh Direktorat Korupsi Bareskrim Polri.

Ketika ditanya, apakah pimpinan KPK yang diusut atas dugaan pemerasan adalah Ketua KPK Firli Bahuri, Kapolri Sigit tidak mau memberikan tanggapannya. Kapolri hanya berpesan agar Polda Metro Jaya dan asistensi yang dilakukan Mabes Polri dapat dilakukan secara cermat.

Dikatakan Kapolri Sigit lagi, masalah kasus dugaan pemerasan itu sangat teknis. “Pesan saya dilaksanakan cermat, profesional, tidak arogan,” tegas Kapolri.

Pihaknya lanjut Jenderal Listyo Sigit membuka ruang agar proses kasus  ini bisa diawasi dan dapat disupervisi oleh KPK atau unsur eksternal lainnya. “Yang jelas saya sudah perintahkan penanganan harus cermat, hati-hati, profesional karena ini dipertanggungjawabkan ke publik,” imbuhnya (tra/tom)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Celotehannya Dinilai Kurang Beretika, PWI Pusat Desak Hotman Paris Minta Maaf Kepada Insan Pers
Bela Eks Jampidsus, Hotman Paris Langsung “Nge-gas”, Bawa-bawa Nama Prabowo
Anak Hotman Paris Kecewa Berat Sang Ayah Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus
Keras! SETARA Institute Sebut Kejaksaan Agung Menghina Publik, KPK Harus Ambil Alih Kasus Korupsi Mantan Jampidsus
GMCPI Geruduk Polda Metro Jaya, Pertanyakan Dasar Kenaikan Pangkat Komjen Pol Asep Edi Suheri
Kunjungi Pusat Olah Seni (POS) di Jayawijaya, Komjen Pol Fadil Imran Gelorakan Semangat Belajar Generasi Muda Papua
Belum Ditahan, Febrie Adriansyah Hilang Usai Jadi Tersangka, Muncul Kabar Sedang ‘Umrah’ Saat Cekal Diterbitkan
Foto ‘Kompak” Kapolri, Jaksa Agung, dan TNI Tepis Isu Konflik Panas Menyusul Skandal Eks Jampidsus

Berita Terkait

Sunday, 19 July 2026 - 13:45 WIB

Celotehannya Dinilai Kurang Beretika, PWI Pusat Desak Hotman Paris Minta Maaf Kepada Insan Pers

Saturday, 18 July 2026 - 19:12 WIB

Bela Eks Jampidsus, Hotman Paris Langsung “Nge-gas”, Bawa-bawa Nama Prabowo

Saturday, 18 July 2026 - 18:37 WIB

Anak Hotman Paris Kecewa Berat Sang Ayah Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus

Thursday, 16 July 2026 - 14:04 WIB

Keras! SETARA Institute Sebut Kejaksaan Agung Menghina Publik, KPK Harus Ambil Alih Kasus Korupsi Mantan Jampidsus

Wednesday, 15 July 2026 - 04:33 WIB

Kunjungi Pusat Olah Seni (POS) di Jayawijaya, Komjen Pol Fadil Imran Gelorakan Semangat Belajar Generasi Muda Papua

Monday, 13 July 2026 - 18:56 WIB

Belum Ditahan, Febrie Adriansyah Hilang Usai Jadi Tersangka, Muncul Kabar Sedang ‘Umrah’ Saat Cekal Diterbitkan

Monday, 13 July 2026 - 18:45 WIB

Foto ‘Kompak” Kapolri, Jaksa Agung, dan TNI Tepis Isu Konflik Panas Menyusul Skandal Eks Jampidsus

Monday, 13 July 2026 - 18:30 WIB

Pengamat Sebut 2 Alasan Polri Limpahkan ‘Bola Panas’ Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Berita Terbaru