Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Jelang Aksi BEM UI

Tuesday, 18 August 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (Ist)

JAKARTA–Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang yang diduga membawa flare dan petasan menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Selasa (18/8).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, 21 orang tersebut telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Menurut Budi, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan karena barang-barang yang dibawa dinilai berpotensi membahayakan peserta aksi, petugas pengamanan, maupun masyarakat di sekitar lokasi.

“Adapun barang-barang tersebut berupa petasan ataupun flare, botol yang dipersiapkan sebagai pemicu ataupun pemantik sebagai bom molotov,” ujar Budi kepada wartawan.

Budi mengatakan, 21 orang yang diamankan tersebut diduga tidak terafiliasi atau bukan bagian dari mahasiswa yang akan menyampaikan aspirasi dalam aksi tersebut.

“Orang-orang yang membawa ataupun mengganggu dalam pelaksanaan aktivitas penyampaian aspirasi di muka umum biasanya tidak terafiliasi ataupun bukan merupakan bagian dari mahasiswa yang menyampaikan pendapat,” jelasnya.

Dia menduga kelompok tersebut sengaja datang ke lokasi aksi dengan tujuan memicu konflik antara petugas keamanan dan peserta demonstrasi.

“Tujuannya adalah membuat konflik antara petugas pengamanan dengan peserta yang menyampaikan pendapat di muka umum,” tuturnya.

9.242 Personel Dikerahkan

Lebih lanjut, Budi mengatakan sebanyak 9.242 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa tersebut.

Rinciannya, 5.670 personel berasal dari Polda Metro Jaya, 222 personel dari Polres jajaran, 1.500 personel TNI, serta 1.850 personel BKO Mabes Polri.

Sementara itu, terkait rekayasa lalu lintas, Budi mengatakan penerapannya akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.

“Apabila terjadi kepadatan arus, kita akan melakukan pengalihan ataupun rekayasa lalu lintas secara situasional. Jadi bukan itu sudah ditetapkan di awal, karena Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya sangat memprioritaskan kegiatan dan aktivitas masyarakat lainnya,” pungkasnya.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Berita Terkait

Dari Tambak Muara Gembong, Kapolda Metro Jaya Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku SPPG
Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot
Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka
Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa
Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta
Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat
Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga
Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 00:15 WIB

Tegas! Kapolda Sumbar Ultimatum Jajaran: Tak Respons Laporan Pencurian Kabel Telkom, Kapolsek Dicopot

Sunday, 27 September 2026 - 23:25 WIB

Saat Api Padam, Polisi Tak Beranjak: Buka Dapur Lapangan untuk Warga Kampung Muka

Saturday, 26 September 2026 - 16:23 WIB

Kapolri: Ulama, Lentera yang Menjaga Arah Perjalanan Bangsa

Thursday, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Wadirlantas PMJ dan Jejak Humanis di Balik Denda ETLE Rp1,5 Juta

Wednesday, 23 September 2026 - 18:01 WIB

Korlantas Turun ke Samsat, Pastikan Integrasi ETLE Mudahkan Masyarakat

Wednesday, 23 September 2026 - 16:01 WIB

Bukan Sekadar Penghargaan, Kapolda Metro Jaya Dorong Anak Buah Peduli Warga

Tuesday, 22 September 2026 - 14:18 WIB

Warga Bekasi Jaga Pilkades Tetap Damai, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

Tuesday, 22 September 2026 - 14:02 WIB

SIM Palsu Bisa Terlihat Asli, Korlantas: Jangan Terjebak Rayuan “Bisa Dibantu”

Berita Terbaru