LPSK Angkat Bicara Ikhwal Kematian Walpri Kapolda Kaltara

Wednesday, 27 September 2023 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi : Antara

Foto Ilustrasi : Antara

JAKARTA–Kematian Brigadir Setya Herlambang anggota pengawal pribadi (walpri) Kapolda Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Daniel Adityajaya masih menjadi pembicaraan banyak pihak. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah perintahkan usut tuntas kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Kaltara menyatakan, Brigadir Herlambang tewas akibat tertembak saat sedang membersihkan senjata. Hasil otopsi menyebutkan, Brigadir Herlambang tewas akibat dada kiri ditembus peluru hingga kebelakang.

Banyak pihak mendesak kasus tewasnya Brigadir Herlambang harus diusut tuntas dan transparan. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumah dinas Kapolda Kaltara pada Jumat (22/9/2023).

Sementara itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap memberikan perlindungan bagi saksi atau siapa pun yang memiliki informasi yang valid terkait kematian Brigadir Herlambang.

Wakil Ketua LPSK, Maneger Nasution menyatakan, lembaganya siap memberikan perlindungan bagi siapa pun yang memiliki keterangan dan informasi ihwal kasus tewasnya Herlambang yang masih misteri itu. “LPSK menjamin kerahasiaan dan keamanan semua pihak yang memilki informasi tekait kasus itu,” kata Maneger Nasution,” Rabu (27/9/2023).

Pihak LPSK menyambut baik perintah Kapolri Listyo Sigit untuk mengungkap kasus tewasnya Brigadir Hetlambang secara terang benderang. “Kami menyambut baik perintah Kapolri atas kasus itu, apalagi jika melibatkan lembaga-lembaga pengawas seperti Kompolnas dan pihak-pihak lain yang diyakini independensinya,” ujar Maneger.

Mayat korban telah diserahkan ke keluarga dan telah dimakamkan di Desa Sumber Agung RT01/RW04, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah pada Sabtu 23 September 2023.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menyatakan kasus meninggalnya SH bukan dilatarbelakangi kelalaian. Sugeng meyakini SH kehilangan nyawa karena tindakannya sendiri.
“Diduga kuat menjadi korban tindakan bunuh diri. IPW dapat informasi tembakan tersebut diarahkan langsung ke dada kiri dengan senjata tersebut menggunakan satu peluru,” kata Sugeng kepada Republika, Ahad (24/9/2023).

Sugeng tak sepakat kalau kasus ini disebut kelalaian SH. Sugeng lantas meminta polisi menginvestigasi alasan yang menyebabkan SH bunuh diri.

“Bukan kelalaian. Karena itu mengapa Brigpol SH bunuh diri harus didalami. Tindakan bunuh diri ini harus diteliti latar belakangnya. Kenapa bunuh diri?” kata Sugeng.

Sugeng mendorong Polri sebaiknya mengambil pelajaran dari kasus ini. Sugeng meminta internal Polri memperhatikan tingkat stres dan masalah yang dialami anggota polisi. Sehingga mereka tak perlu bunuh diri atas masalah-masalah itu.

“Agar ke depan menjadi pertimbangan pimpinan Polri problematik-problematik yang dialami oleh anggota Polri jangan sampai bunuh diri,” ujar Sugeng.

Sugeng juga merasa kasus SH merupakan pukulan bagi korps Bhayangkara agar lebih serius berbenah. “Karena ini kerugian buat institusi Polri,” katanya. (tom/tra)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Alarm dari Makassar: Saatnya Kader Gerindra Menjadi Benteng Terdepan di Ruang Digital
Video Demo Lama Diviralkan Lagi, Polri Turun Tangan Usut Penyebarnya
JMP Puji Respons “Adem” Kapolri Hadapi Isu Surpres: Saya Prajurit Siap Jalankan Perintah!
Penanganan Kasus Eks Jampidsus Mengkhawatirkan, SETARA Institute Desak Presiden Alihkan Perkara ke KPK
Gencarkan “Jaga Jakarta+ On The Spot”, Kapolsek Tambora Titip Pesan Penting Ini ke Warga Tanah Sereal
Ramai Surpres Pergantian Kapolri, Komisi III DPR Sebut Isu Liar: “Kagak Ada, Kagak Ada!”
Terjebak Eksploitasi di Libya, Tiga WNI Korban TPPO Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarga
Hendardi: Tim Preventive Strike Harus Jadi Instrumen Pencegahan, Bukan Alat Represi Negara

Berita Terkait

Thursday, 6 August 2026 - 11:58 WIB

Alarm dari Makassar: Saatnya Kader Gerindra Menjadi Benteng Terdepan di Ruang Digital

Thursday, 6 August 2026 - 01:16 WIB

Video Demo Lama Diviralkan Lagi, Polri Turun Tangan Usut Penyebarnya

Wednesday, 5 August 2026 - 20:50 WIB

JMP Puji Respons “Adem” Kapolri Hadapi Isu Surpres: Saya Prajurit Siap Jalankan Perintah!

Wednesday, 5 August 2026 - 15:48 WIB

Gencarkan “Jaga Jakarta+ On The Spot”, Kapolsek Tambora Titip Pesan Penting Ini ke Warga Tanah Sereal

Tuesday, 4 August 2026 - 22:43 WIB

Ramai Surpres Pergantian Kapolri, Komisi III DPR Sebut Isu Liar: “Kagak Ada, Kagak Ada!”

Tuesday, 4 August 2026 - 17:58 WIB

Terjebak Eksploitasi di Libya, Tiga WNI Korban TPPO Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarga

Monday, 3 August 2026 - 22:45 WIB

Hendardi: Tim Preventive Strike Harus Jadi Instrumen Pencegahan, Bukan Alat Represi Negara

Saturday, 1 August 2026 - 21:29 WIB

Viral Pagar Tinggi Mal, Astamaops Polri Fadil Imran: Warga Jangan Bangun Narasi Kecemasan

Berita Terbaru