JAKARTA–Presiden Prabowo Subianto rencana akan hadir dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang digelar besok, Rabu 20 Mei 2026. Rencana tersebut mengejutkan sejumlah politisi karena belum pernah seorang presiden menghadiri Rapat Paripurna di Senayan.
.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, mengaku dirinya cukup terkejut dengan rencana kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut
“Cukup mengejutkan. Hari ini saya memperoleh undangan Rapat Paripurna DPR RI dengan pesan bahwa besok Presiden akan hadir,” ujar Andreas saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (19/5).
Menurut Andreas, kehadiran presiden dalam agenda ini merupakan hal yang tidak biasa dan menandakan adanya momentum khusus.
Pasalnya, ini adalah pertama kalinya presiden turun tangan langsung untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF).
“Saya tidak tahu apa alasannya. Dugaan saya, pasti ini karena situasi khusus. Sebab, jika situasinya biasa-biasa saja atau normal, seharusnya Presiden cukup menugaskan Menteri Keuangan untuk mewakili pemerintah menjelaskan kepada rakyat melalui forum Paripurna DPR. Kita tunggu saja apa yang akan dijelaskan Presiden,” tutur Andreas.
Ketika ditanya mengenai harapannya terkait pidato kepala negara besok, legislator PDI Perjuangan ini meminta agar Presiden Prabowo menyampaikan kondisi ekonomi nasional apa adanya secara transparan, namun tetap optimistis.
”Kita harapkan Presiden menyampaikan situasi riil yang memberikan harapan. Karena penyampaian kerangka ekonomi makro ini penting untuk menjadi acuan para pelaku ekonomi dan para investor,” pungkasnya.**
Penulis : traginting
Sumber Berita : gesuri









