Polisi Bubarkan Kegiatan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar, Jawa Tengah

Saturday, 6 June 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Kegiatan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah Dibubarkan Polisi [Ist]

Kondisi Kegiatan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah Dibubarkan Polisi [Ist]

JAKARTA–Kegiatan perkemahan yang diikuti oleh ratusan remaja dan anak-anak dari komunitas pemuda Ahmadiyah, di Karanganyar, Jawa Tengah dibubarkan oleh pihak kepolisian, Jumat (5/6/2026).

Langkah pembubaran ini diambil setelah lokasi kegiatan didatangi oleh sekelompok massa yang melakukan aksi unjuk rasa menolak keberadaan kegiatan tersebut.

Juru Bicara dan Sekretaris Pers PB Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI), Yendra Budiana, mengonfirmasi insiden tersebut dan menyayangkan tindakan pembubaran yang dinilai tidak memiliki dasar administratif yang kuat.

Yendra menjelaskan bahwa sekelompok massa yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Ukhuwah Islamiah mendatangi lokasi perkemahan. Jumlah massa diperkirakan berkisar antara 50 hingga 150 orang.

Meski jumlah massa aksi jauh lebih kecil dibandingkan peserta perkemahan yang mencapai hampir 1.000 orang, pihak kepolisian tetap mengambil keputusan untuk menghentikan kegiatan tersebut.

“Polisi hanya mengecek dan menghitung jumlah kelompok yang melakukan tekanan. Dalam negosiasi, kami sempat meminta surat perintah tertulis terkait pembubaran ini, namun pihak kepolisian tidak memberikan surat resmi tersebut,” ungkap Yendraseperti dilansir SuaraJabar.

PB Jemaat Ahmadiyah Indonesia menegaskan bahwa agenda yang dilaksanakan di lokasi tersebut murni merupakan kegiatan luar ruang (camping) bagi para pemuda dan remaja.

Yendra memastikan tidak ada muatan dakwah atau aktivitas keagamaan tertentu yang bersifat provokatif.

“Sebenarnya acaranya itu camping anak-anak dan remaja. Harapan kami, seharusnya polisi memberikan perlindungan dan pengayoman karena tidak ada aktivitas dakwah di sana. Kami fokus pada keselamatan karena peserta di sana banyak anak-anak,” tambahnya.

Saat ini kata dia, JAI memprioritaskan proses pemulangan seluruh peserta perkemahan ke rumah masing-masing dengan aman guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Namun secara hukum, Yendra menekankan perlunya evaluasi terhadap pola penegakan hukum di Indonesia, khususnya terkait perlindungan terhadap hak warga negara dalam berkegiatan secara normal.

“Sebenarnya acaranya itu camping anak-anak dan remaja. Harapan kami, seharusnya polisi memberikan perlindungan dan pengayoman karena tidak ada aktivitas dakwah di sana. Kami fokus pada keselamatan karena peserta di sana banyak anak-anak,” tambahnya.

Saat ini kata dia, JAI memprioritaskan proses pemulangan seluruh peserta perkemahan ke rumah masing-masing dengan aman guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Namun secara hukum, Yendra menekankan perlunya evaluasi terhadap pola penegakan hukum di Indonesia, khususnya terkait perlindungan terhadap hak warga negara dalam berkegiatan secara normal.**

Facebook Comments Box

Sumber Berita : suarajabar

Berita Terkait

Pimpin Sertijab 22 Pejabat Utama Polda Metro, Komjen Asep Edi: Jaga Hati Rakyat!
Kasus Firli Bahuri: Hidup Segan Mati Tak Mau
Jenderal Listyo Sigit Berseloroh Bakal Memimpin Demo Buruh jika Penerusnya Tak Pro-Pekerja, Sinyal Pergantian Kapolri?
Kritik Pidato Prabowo, Feri Amsari: Kalau Pakai Data Sejarah, Adik dan Ayahnya Bisa Dituding “Londo Ireng”
Heboh ‘Londo Ireng’, Direktur Anti Kekerasan PWI Ungkap Kemungkinan Laporkan Prabowo ke Polisi
Parabowo Sebut ‘Londo Ireng’ Berbaju Wartawan, Jurnalis Senior Protes Keras
Usai Dilaporkan PWI, Penyidik Polda Metro Jaya Bakal ‘Garap’ Hotman Paris
Menjaga Indepedensi Penyidikan Eks Jampidsus, IPW Minta Jaksa Agung ST Burhanuddin Diberhentikan

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 12:35 WIB

Pimpin Sertijab 22 Pejabat Utama Polda Metro, Komjen Asep Edi: Jaga Hati Rakyat!

Monday, 27 July 2026 - 02:08 WIB

Kasus Firli Bahuri: Hidup Segan Mati Tak Mau

Saturday, 25 July 2026 - 17:33 WIB

Kritik Pidato Prabowo, Feri Amsari: Kalau Pakai Data Sejarah, Adik dan Ayahnya Bisa Dituding “Londo Ireng”

Saturday, 25 July 2026 - 17:13 WIB

Heboh ‘Londo Ireng’, Direktur Anti Kekerasan PWI Ungkap Kemungkinan Laporkan Prabowo ke Polisi

Friday, 24 July 2026 - 17:46 WIB

Parabowo Sebut ‘Londo Ireng’ Berbaju Wartawan, Jurnalis Senior Protes Keras

Wednesday, 22 July 2026 - 11:10 WIB

Usai Dilaporkan PWI, Penyidik Polda Metro Jaya Bakal ‘Garap’ Hotman Paris

Tuesday, 21 July 2026 - 10:45 WIB

Menjaga Indepedensi Penyidikan Eks Jampidsus, IPW Minta Jaksa Agung ST Burhanuddin Diberhentikan

Tuesday, 21 July 2026 - 01:21 WIB

Celoteh “Lo Punya Otak Gak Sih?” Masuk Jalur Pidana, Hotman Paris Dianggap Merendahkan Martabat Wartawan

Berita Terbaru

Sempat viral, foto pertemuan Firli Bahuri dengan Mentan SYL di lapangan bulutangkis. (Foto: istimewa)

Kabar

Kasus Firli Bahuri: Hidup Segan Mati Tak Mau

Monday, 27 Jul 2026 - 02:08 WIB