Kritik Pidato Prabowo, Feri Amsari: Kalau Pakai Data Sejarah, Adik dan Ayahnya Bisa Dituding “Londo Ireng”

Saturday, 25 July 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Feri Amsari (Ist)

Feri Amsari (Ist)

JAKARTA–Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari buka suara terkaitucapan Presiden Prabowo tentang ‘Londo Ireng’. Kata Feri, Prabowo Subianto, ayahnya Sumitro Djojohadikusumo serta adiknya Hashim Djojohadikusumo bisa kena tuding londo ireng.

Hal tersebut, kata Feri, bisa terjadi jika menggunakan pendekatan sejarah. Mengingat Sumitro dulunya ekonom yang dikenal dekat dengan bangsa asing, terutama Amerika Serikat (AS).

Sumitro bisa kena tudingan yang sama karena dekat di asing,” kata Feri dikutip dari unggahanyya di X, Sabtu (25/7/2026).

Di dalam konteks Prabowo, menurutnya juga relevan. Mengingat Prabowo pernah ke Yordania di ujung pemerintahan Presiden ke-2 Soeharto.

“Asumsi dangkal Londo Ireng bahkan cocok bagi beliau sendiri dengan modifan, misal: “Yordan Ireng”,” ucapnya.

Begitu pula dengan adik Prabowo, Hasyim Sjojohadikusumo. Feri mengungkit saat Hasyim rapat di AS.

“Hasyim dulu rapat di US cocok juga tuh,” terangnya.

Dia pun menyarankan Prabowo agar menghindari pidato. Menurutnya, setiap berpidato, Prabowo merugikan dirinya sendiri.

“Sudah pak jangan pidato deh. Ngak baik untuk bapak,” pungkasnya.

**

Facebook Comments Box

Sumber Berita : tribun

Berita Terkait

Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Jakbar Kerahkan AWC Siram Sejumlah Jalan Protokol
43.838 Korban Keracunan MBG, PBHI: Negara Harus Bertanggung Jawab
Waspadai Efek Debu Vulkanik, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker ke Pengemudi Ojol
IPW Bongkar Dugaan Skenario di Balik Kerusuhan 27 Agustus: Siapa Dalangnya?
PAKAR Pertanyakan Fungsi Intelkam Polda Metro Jaya Usai Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan
Di Tengah Derasnya Abu Vulkanik Sinabung, Polri Pastikan 374 Warga di Pengungsian Terlayani
Sketsa Sudah Ada, Pelaku dan Motif Kematian Pedagang Cermin Masih Misteri
Kompolnas Minta Polda Metro Bongkar Otak Kericuhan 27 Agustus, Jejak Dana Diburu

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 13:45 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Jakbar Kerahkan AWC Siram Sejumlah Jalan Protokol

Monday, 7 September 2026 - 22:21 WIB

43.838 Korban Keracunan MBG, PBHI: Negara Harus Bertanggung Jawab

Monday, 7 September 2026 - 18:17 WIB

Waspadai Efek Debu Vulkanik, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker ke Pengemudi Ojol

Saturday, 5 September 2026 - 14:55 WIB

IPW Bongkar Dugaan Skenario di Balik Kerusuhan 27 Agustus: Siapa Dalangnya?

Thursday, 3 September 2026 - 20:42 WIB

Di Tengah Derasnya Abu Vulkanik Sinabung, Polri Pastikan 374 Warga di Pengungsian Terlayani

Thursday, 3 September 2026 - 20:14 WIB

Sketsa Sudah Ada, Pelaku dan Motif Kematian Pedagang Cermin Masih Misteri

Thursday, 3 September 2026 - 16:00 WIB

Kompolnas Minta Polda Metro Bongkar Otak Kericuhan 27 Agustus, Jejak Dana Diburu

Thursday, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Hangatnya Pertemuan Kapolri dengan Pramuka: “Kakak Kapolri Ini Juga Anggota Pramuka”

Berita Terbaru