JAKARTA–Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari buka suara terkaitucapan Presiden Prabowo tentang ‘Londo Ireng’. Kata Feri, Prabowo Subianto, ayahnya Sumitro Djojohadikusumo serta adiknya Hashim Djojohadikusumo bisa kena tuding londo ireng.
Hal tersebut, kata Feri, bisa terjadi jika menggunakan pendekatan sejarah. Mengingat Sumitro dulunya ekonom yang dikenal dekat dengan bangsa asing, terutama Amerika Serikat (AS).
Sumitro bisa kena tudingan yang sama karena dekat di asing,” kata Feri dikutip dari unggahanyya di X, Sabtu (25/7/2026).
Di dalam konteks Prabowo, menurutnya juga relevan. Mengingat Prabowo pernah ke Yordania di ujung pemerintahan Presiden ke-2 Soeharto.
“Asumsi dangkal Londo Ireng bahkan cocok bagi beliau sendiri dengan modifan, misal: “Yordan Ireng”,” ucapnya.
Begitu pula dengan adik Prabowo, Hasyim Sjojohadikusumo. Feri mengungkit saat Hasyim rapat di AS.
“Hasyim dulu rapat di US cocok juga tuh,” terangnya.
Dia pun menyarankan Prabowo agar menghindari pidato. Menurutnya, setiap berpidato, Prabowo merugikan dirinya sendiri.
“Sudah pak jangan pidato deh. Ngak baik untuk bapak,” pungkasnya.
**
Sumber Berita : tribun








