Protes Tambang Nikel Raja Empat, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Diteriaki ‘Penipu’

Sunday, 8 June 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan aktivis lingkungan hidup di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya menggelar aksi unjuk rasa terkait penolakan tambang nikel di Kawasan Raja Ampat. Aksi tersebut juga bersamaan kunjungan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia ke Kota Sorong, Sabtu (7/6/2025).

Puluhan aktivis lingkungan hidup di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya menggelar aksi unjuk rasa terkait penolakan tambang nikel di Kawasan Raja Ampat. Aksi tersebut juga bersamaan kunjungan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia ke Kota Sorong, Sabtu (7/6/2025).

JAKARTA–Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diteriaki penipu oleh sejumlah aktivis dan masyarakat Papua saat tiba di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong Sabtu 7 Juni 2025.

Video teriakan warga yang menyebut Bahlil Penipu sempat beredar luas di media sosial. Hingga menuai beragam perbincangan warganet di dunia maya.

Menteri ESDM tersebut keluar bandara lewat pintu belakang saat masa aktivis teriak tolak tambang nikel Raja Ampat. Aktivis mengecam Menteri ESDM itu sebagai “penipu” karena dianggap tidak jujur soal perusahaan tambang di Raja Ampat.

Aksi protes dari sejumlah aktivis lingkungan tersebut menghadang Bahlil saat tiba di Bandara Deo Sorong dengan membawa spanduk dan pamflet berisi tuntutan pencabutan izin tambang nikel di Kabupaten Raja Ampat.

Sekelompok aktivis yang menamakan dirinya Koalisi Selamatkan Alam dan Manusia Papua tersebut sengaja mencegat kedatangan Menteri ESDM. Mereka sudah berada di bandara sekitar pukul 06.24 WIT. Sesaat rombongan Bahlil Lahadalia transit, para aktivis tersebut dengan segera menyerobot merangsek ke lokasi ruang transit dengan membentangkan spanduk dan poster protes di area pintu kedatangan.

“Menteri ESDM harus segera mencabut izin konsesi tambang nikel di Kabupaten Raja Ampat secara permanen di sejumlah pulau-pulau yang sedang melakukan aktivitas tambang nikel,” ujar salah satu pendemo di dalam rekaman video yang dikutip, Minggu 8 Juni 2025. Situasi di seputaran bandara sempat memanas ketika massa menyuarakan aspirasi mereka dengan menyebut “Bahlil Penipu”.

Beberapa pamflet bertuliskan #saverajaampat dan “Papua Bukan Tanah Kosong” juga terlihat dibentangkan peserta aksi. Merasa kecewa, salah seorang pemuda Raja Ampat Uni Klawen, menyayangkan sikap Menteri ESDM yang dianggap menghindari massa.

Uno Klawen, pemuda adat Raja Ampat, menyebut sikap Bahlil menipu rakyat dengan menyebut hanya satu perusahaan, padahal ada empat yang terlibat.

“Bahlil penipu sebab dia hanya sebut PT Gag Nikel, namun yang beroperasi di Raja Ampat ada empat perusahaan besar,” kata dia dengan nada tinggi didalam rekaman video itu. Para aktivis juga menyatakan akan terus berusaha menemui langsung Menteri Bahlil demi menyampaikan aspirasi mereka secara tatap muka.***

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : Tribun

Berita Terkait

Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jaksel, JMP: Mestinya Polisi Periksa Sistem Keamanan Hotel
Kapolda: Capaian Institusi Polri Tak Terlepas Dari Pondasi Kokoh Yang Dibangun Para Purnawirawan
ITW Sorot Mutasi “Kilat” Brigjen Pol Komarudin, Ada Orang Besar Dibalik Rotasi?
Polri Semakin Dipercaya, Begini Tanggapan Ketua Jurnalis Mitra Polri
Taruna Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat, SETARA Institute: Ini Berbahaya!
Bukan Perlakuan Khusus, Ini Alasan Razman Nasution Ditempatkan di Lantai 1 Lapas Cipinang
Hotman Paris Versus Rasman Arif Nasution, Kalapas Cipinang Dituding Diskriminasi Tempatkan Rasman di Sel Khusus
Kapolri Diminta Turun Tangan! Ada Dugaan Monopoli Tender Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Korlantas

Berita Terkait

Saturday, 8 August 2026 - 16:44 WIB

Misteri Pemeriksaan Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh: Belum Ada Keterangan Resmi, Publik Menanti

Wednesday, 5 August 2026 - 04:09 WIB

Bukan Main Sendiri, Ini Fakta Baru Aksi Nekat Kopilot MSO Bawa Puluhan Ribu Ekstasi ke Jakarta

Tuesday, 4 August 2026 - 17:07 WIB

Polda Kalses Bongkar Penyelundupan 32 Kg Sabu, Sindikat Internasional Fredy Pratama Kembali Terpojok

Tuesday, 4 August 2026 - 15:47 WIB

Jaringan Narkoba Riau-Sumsel Dibongkar! Bareskrim Sita 86 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Friday, 31 July 2026 - 12:10 WIB

Bareskrim Polri Patahkan Sayap Pilot Malaysia, Misi Penyelundupan 25 Kg Ekstasi Kandas

Tuesday, 28 July 2026 - 13:00 WIB

Sasar Jakarta, Polda Metro Gagalkan Peredaran Ribuan Cartridge Etomidate Jaringan Internasional

Monday, 27 July 2026 - 13:48 WIB

Komitmen Bersih-Bersih Polri: Tidak Ada Tempat bagi Oknum Polisi Pemain Narkoba

Monday, 27 July 2026 - 12:16 WIB

Pagar Makan Tanaman: Kasat Narkoba Tangsel dan 7 Polisi Terciduk Kasus Narkoba

Berita Terbaru