Tegas! Kapolda Metro Jaya Minta Kapolres Baru Menekan Angka Tawuran Hingga Titik Nol

Monday, 5 January 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tawuran Warga Manggarai

Tawuran Warga Manggarai

JAKARTA— Polda Metro Jaya menggelar acara pisah sambut Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ) pada Senin (5/1/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi momentum penyegaran organisasi sekaligus menegaskan komitmen peningkatan pelayanan publik di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Acara tersebut dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dan dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya, para PJU Polda Metro Jaya, Kapolres jajaran, serta pengurus Bhayangkari.

Dalam sambutannya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan bahwa pisah sambut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan atas pengabdian pejabat lama sekaligus awal tanggung jawab besar bagi pejabat baru. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi, integritas, dan kerja keras para pejabat yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

“Jabatan bisa berganti, namun tanggung jawab pengabdian tidak pernah berubah. Nilai-nilai baik yang telah ditanamkan agar terus dibawa dan dikembangkan di tempat tugas selanjutnya,” ujarnya.

Kepada pejabat baru, Kapolda menekankan pentingnya menjaga kesinambungan kinerja serta menghadirkan pembaruan yang adaptif terhadap dinamika kamtibmas Jakarta dan sekitarnya. Kepemimpinan yang tegas namun adil, cepat namun tetap waspada, serta berorientasi kuat pada pelayanan masyarakat menjadi penekanan utama.

Secara khusus, Kapolda meminta para Kapolres baru menekan angka tawuran hingga titik nol. Ia mendorong Kapolres turun langsung ke lapangan pada jam dan lokasi rawan, aktif hadir di tengah masyarakat termasuk sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda serta memberdayakan komunitas sebagai bagian dari pencegahan gangguan kamtibmas.

“Deteksi dini dan mitigasi adalah kunci. Setiap informasi sekecil apa pun harus segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” tegasnya.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : humas pmj

Berita Terkait

Sisir Sungai 4 Jam, Tim SAR Ditpolairud PMJ Akhirnya Temukan Jasad Warga Yang Hanyut di Aliran BKT Jakarta Utara
Polda Metro Jaya Umumkan 15 Orang Meninggal Akibat Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL di Bekasi
Polisi Amankan Penyiram Air Keras di Bekasi, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis
Kasus Firli Bahuri Jalan Di Tempat, Kejati DKI Kembalikan SPDP ke Polda Metro Jaya
Mendadak Polisi Sidak Lapak Pedagang Pasar Minggu, AKBP Ardila Amry: Ini Tindakan Preventif Jaga Stabilitas Harga Minyakita
13 Hari Penindakan, Polri Tangkap 330 Tersangka Penyelewengan Bahan Bakar Subsidi
Sadis! Ibu Tewas Dibunuh Anak Tiri di Tangerang
Apresiasi Langkah Cepat Satgas Pangan Bareskrim Polri, Mentan Minta Aktor Penyelundupan Bawang-Cabai di Kalbar Diusut

Berita Terkait

Wednesday, 29 April 2026 - 19:06 WIB

Sisir Sungai 4 Jam, Tim SAR Ditpolairud PMJ Akhirnya Temukan Jasad Warga Yang Hanyut di Aliran BKT Jakarta Utara

Tuesday, 28 April 2026 - 16:27 WIB

Polda Metro Jaya Umumkan 15 Orang Meninggal Akibat Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL di Bekasi

Saturday, 25 April 2026 - 14:30 WIB

Kasus Firli Bahuri Jalan Di Tempat, Kejati DKI Kembalikan SPDP ke Polda Metro Jaya

Friday, 24 April 2026 - 16:42 WIB

Mendadak Polisi Sidak Lapak Pedagang Pasar Minggu, AKBP Ardila Amry: Ini Tindakan Preventif Jaga Stabilitas Harga Minyakita

Tuesday, 21 April 2026 - 16:50 WIB

13 Hari Penindakan, Polri Tangkap 330 Tersangka Penyelewengan Bahan Bakar Subsidi

Monday, 20 April 2026 - 14:20 WIB

Sadis! Ibu Tewas Dibunuh Anak Tiri di Tangerang

Sunday, 19 April 2026 - 17:23 WIB

Apresiasi Langkah Cepat Satgas Pangan Bareskrim Polri, Mentan Minta Aktor Penyelundupan Bawang-Cabai di Kalbar Diusut

Sunday, 19 April 2026 - 17:05 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Kalbar Asal Thailand dan China

Berita Terbaru