Tim Densus 88 Tangkap 6 Tersangka Teroris

Thursday, 19 October 2023 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Penangkapan tersangka teroris di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat pada Kamis (19/10/2023) pukul 06.00 WIB.

Lokasi Penangkapan tersangka teroris di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat pada Kamis (19/10/2023) pukul 06.00 WIB.

JAKARTA-Enam tersangka teroris ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di wilayah Sambas, Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan (Sumsel). Mereka berasal dari jaringan berbeda, yakni Anshor Daulah (AD) dan Jamaah Islamiah (JI).

Satu tersangka ditangkap di Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) dan lima lainnya diciduk di Sumatera Selatan. “Ada enam tersangka yang ditangkap Tim Densus dari dua wilayah tersebut,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Jakarta, Kamis (19/10/2023).

Tersangka teroris yang ditangkap di Sambas, Kalbar diketahui sebagai anggota jaringan Anshor Daulah. Sedangkan lima tersangka di Sumatera Selatan dari kelompok Jaringan Islamiah.

Namun Brigjen Ramadhan belum mau menyebut idetitas keenam tersangka berikut peran mereka dalam kelompoknya. Alasan Ramadhan, para tersangka masih dalam pemeriksaan intensif tim penyidik Densus 88 Antiteror Polri.

Selain itu, Tim Densus masih bekerja di lapangan untuk mengumpulkan semua keterangan dan barang bukti. Penangkapan satu tersangka terorisme di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat berlangsung pada Kamis (19/10/2023) sekitar pukul 06.00 WIB.

Penegakan hukum terhadap terorisme menjadi perhatian serius Polri sesuai intruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024 di Silang Monas, Selasa (17/10/2023).

Kata Kapolri Sigit, seluruh jajaran kepolisian yang terlibat pengamanan Pemilu 2024  harus mampu mengantisipasi serangan teroris dan dicegah sebelum melakukan aksi.

Menurut Kapolri, pada penyelenggaraan Pemilu 2019 terdapat enam aksi serangan teror yang terjadi. Pada Pemilu 2024, Kapolri secara tegas menyatakan, aksi teroris jangan sampai terjadi seperti Pemilu 2019.(tra/tom)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupkan 760 Kg Merkuri ke Filipina, 2 Pelaku Ditangkap
Meski Mendekam di Balik Terali Besi, Ferdi Sambo Tetap Bisa Kejar Gelar S2
Polisi Bekuk Begal Bersenjata Tajam di Palmerah Jakbar
Polisi Kantongi Identitas Cukong Besar Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Polri: Tidak Ada Tempat Bagi Jaringan Judi Online di Indonesia
Polri Mutasi Ratusan Perwira, 9 Kapolda Diganti
Markas Judi Online Jaringan Internasional di Jakarta Barat Digerebek, Polisi Tangkap 321 WNA
Survei Membuktikan, Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Polri Terkait Aspek Penegakan Hukum Capai 75,1 Persen

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 17:01 WIB

Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupkan 760 Kg Merkuri ke Filipina, 2 Pelaku Ditangkap

Wednesday, 13 May 2026 - 16:51 WIB

Meski Mendekam di Balik Terali Besi, Ferdi Sambo Tetap Bisa Kejar Gelar S2

Sunday, 10 May 2026 - 16:08 WIB

Polisi Kantongi Identitas Cukong Besar Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk

Sunday, 10 May 2026 - 14:58 WIB

Polri: Tidak Ada Tempat Bagi Jaringan Judi Online di Indonesia

Saturday, 9 May 2026 - 17:25 WIB

Polri Mutasi Ratusan Perwira, 9 Kapolda Diganti

Saturday, 9 May 2026 - 17:13 WIB

Markas Judi Online Jaringan Internasional di Jakarta Barat Digerebek, Polisi Tangkap 321 WNA

Friday, 8 May 2026 - 16:56 WIB

Survei Membuktikan, Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Polri Terkait Aspek Penegakan Hukum Capai 75,1 Persen

Thursday, 7 May 2026 - 13:04 WIB

Sempat Buron, Ashari Kiai Cabul dari Pati Akhirnya Ditangkap

Berita Terbaru