Bekerja Dalam Senyap, Eko Hadi Santoso Kini Sandang Bintang Dua

Wednesday, 2 September 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA–Di tengah perang panjang melawan narkoba, ada perwira yang memilih bekerja lebih banyak daripada berbicara. Namanya Brigjen Pol Eko Hadi Santoso. Selama memimpin Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, ia berada di salah satu garis paling keras dalam perang melawan jaringan narkotika.

Kini, setelah setahun memburu bandar, membongkar jaringan dan mengungkap sejumlah kasus besar di berbagai daerah, Eko meninggalkan posisi tersebut dengan membawa satu hal penting, bintang dua di pundaknya.

Mabes Polri melakukan rotasi besar-besaran terhadap 78 perwira tinggi melalui Surat Telegram ST/1877/VIII/KEP./2026. Salah satu nama yang menonjol dalam gerbong mutasi itu adalah Eko, yang dipromosikan menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) dan dipercaya menduduki posisi Penyidik Tindak Pidana Utama TK I Bareskrim Polri.

Promosi itu terasa seperti penanda sebuah perjalanan panjang. Sebab sebelum dikenal sebagai salah satu perwira yang berada di garis depan pemberantasan narkoba, Eko lebih dahulu ditempa dalam dunia reserse dan penanggulangan terorisme.

Alumni Akpol 1999 tersebut pernah menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok pada 2018, kemudian dipercaya sebagai Kabag Monev Robinopsnal Bareskrim Polri pada 2020. Pada 2022, ia mendapat kepercayaan sebagai perwira tinggi di Divisi TIK Polri setelah cukup lama berkecimpung dalam penanganan terorisme.

Lalu pada 2025, arah perjalanan kariernya berubah tajam.

Eko masuk ke medan pemberantasan narkotika dan dipercaya sebagai Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri.

Di dunia yang penuh jaringan gelap, uang besar dan permainan berlapis itu, Eko dikenal sebagai perwira yang memilih garis tegas, narkoba harus diburu sampai ke akar.

Setahun berada di Direktorat Narkoba menjadi panggung pembuktian. Sejumlah pengungkapan besar dilakukan jajarannya di berbagai wilayah Indonesia. Bukan sekadar mengejar pelaku di lapangan, tetapi juga membongkar jaringan yang berada di belakangnya.

Kini, medan tugasnya kembali berubah.

Namun satu hal tampaknya tidak berubah, karakter seorang reserse yang sudah lama ditempa menghadapi kejahatan serius—bekerja dalam senyap, bergerak dengan jaringan informasi, lalu datang ketika waktunya tepat untuk melakukan penindakan.

Bintang dua akhirnya terpasang.

Tetapi bagi seorang perwira yang lama berada di garis depan pemberantasan kejahatan, bintang bukanlah garis akhir.

Ia justru bisa menjadi awal dari medan yang lebih besar.**

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : humas polri

Berita Terkait

Rangkul Pahlawan Keluarga, Kapolda Metro Jaya Titip Pesan Keselamatan untuk Pengemudi Ojol
Dari Spanduk di Patung HI ke Polda Metro, Status Enam Aktivis Greenpeace Dipertanyakan
TNI-Polri Kawal Penyampaian Aspirasi, Dialog Jadi Prioritas
Bedah 84 Rumah, Kapolda Bengkulu Hadirkan Sejuta Harapan
Bantu Pelajar Menyeberang Jalan, Wakapolda Bengkulu Beri Contoh Pelayanan Humanis
Polda Metro Jaya Perketat Pengaturan Lalu Lintas di Sejumlah Ruas Jalan Utama
Momen Hangat Kapolda Metro Jaya Jadi ‘Sahabat Anak’ di SD dan SMP Muhammadiyah Jakarta
Satu Visi dari Atas ke Bawah, Kapolda Sumsel Tentukan Kompas Kerja Lewat Commander Wish

Berita Terkait

Sunday, 25 October 2026 - 12:07 WIB

Dari Pelabuhan Tikus Hingga Kampung Narkoba, Arman Depari Puji Respons Cepat Jajaran BNN-Polri

Sunday, 25 October 2026 - 11:57 WIB

Tinggalkan Cara Lama, Polda Metro ke Kampung Ambon Bawa Layanan dan Harapan

Saturday, 24 October 2026 - 19:12 WIB

Tinggalkan Cara Lama, Polisi Bersama Warga Kampung Ambon Akan Ubah Zona Hitam Narkoba Jadi Pemukiman Sehat

Wednesday, 21 October 2026 - 13:49 WIB

Memburu Bandar, Membenahi Kampung, Jalan Panjang Melawan Narkoba

Wednesday, 21 October 2026 - 13:28 WIB

Ditresnarkoba Polda Metro Sita 7 Juta Butir Obat Ilegal, Siapa Pengendali di Balik Produksi?

Tuesday, 20 October 2026 - 11:56 WIB

Polres Jakpus Telusuri Jaringan di Balik Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate

Tuesday, 13 October 2026 - 05:41 WIB

Sidak Kampung “Narkoba” Bahari Tanpa Gas Air Mata, Sinyal Pendekatan Baru Kapolda Metro?

Friday, 9 October 2026 - 15:04 WIB

Dari Kampung Ambon ke Boncos, Perang Narkoba Tak Cukup dengan Gerebek

Berita Terbaru