Kejar Deadline 15 Desember, PAKAR Minta DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Berkualitas

Friday, 28 August 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — 15 Desember 2026 menjadi batas pembuktian bagi DPR untuk menepati janji mengesahkan RUU Perampasan Aset. Namun, Pemantau Kinerja Aparatur untuk Keadilan Rakyat (PAKAR) mengingatkan, mengejar deadline tidak boleh membuat undang-undang disusun dan disahkan secara asal.

Ketua PAKAR, Ikhwan Andi Aziz, mengatakan publik telah mencatat komitmen Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan pimpinan DPR lainnya, termasuk kesiapan mempertanggungjawabkan kegagalan jika target tidak tercapai.

“Janji sudah diucapkan, tanggalnya sudah jelas. Sekarang publik menunggu buktinya. Kalau gagal, harus ada pertanggungjawaban. Jangan sampai rakyat kembali hanya diberi janji,” kata Ikhwan, Kamis (27/8/2026).

RUU Lama Menggantung

Ikhwan mengatakan RUU Perampasan Aset bukan persoalan baru. Pembahasannya telah lama menggantung di tengah pro dan kontra, terutama mengenai kewenangan perampasan aset, kepastian hukum, dan perlindungan hak masyarakat.

Karena itu, deadline 15 Desember harus menjadi momentum mengakhiri ketidakpastian, bukan kembali menjadi target yang bisa ditunda.

Ikhwan juga menilai langkah Dasco menerima langsung Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) patut diapresiasi. Setelah diterima dan mendapat penjelasan, massa AMPB membubarkan diri dan kembali ke daerah sehingga Jakarta kembali kondusif.

“Aspirasi diterima, ketegangan mereda. Sekarang tinggal bagaimana DPR membuktikan komitmennya,” ujarnya.

Cepat Tapi Tidak Asal Jadi
Di sisi lain, Ikhwan menegaskan RUU tersebut harus menghasilkan aturan yang kuat untuk mengejar dan mengembalikan aset hasil kejahatan, khususnya korupsi, tanpa mengabaikan kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat.

“Kita ingin cepat, tetapi bukan asal jadi. Pro dan kontra harus diselesaikan dalam pembahasan yang terbuka dan berkualitas, bukan dijadikan alasan untuk menunda deadline.” katanya.

PAKAR akan mendorong masyarakat sipil mengawal proses pembahasan hingga 15 Desember, termasuk keterbukaan dan substansi RUU.

“Kalau berhasil dengan UU yang kuat, tentu diapresiasi. Kalau gagal, harus ada pertanggungjawaban. Janji harus ditepati, tetapi jangan karena mengejar janji, UU dibuat asal jadi.” pungkas Ikhwan. **

—

Facebook Comments Box

Penulis : tra ginting

Sumber Berita : PAKAR

Berita Terkait

Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya 2026, Kedepankan Edukasi dan Pencegahan
Rangkul Pahlawan Keluarga, Kapolda Metro Jaya Titip Pesan Keselamatan untuk Pengemudi Ojol
Dari Spanduk di Patung HI ke Polda Metro, Status Enam Aktivis Greenpeace Dipertanyakan
TNI-Polri Kawal Penyampaian Aspirasi, Dialog Jadi Prioritas
Bedah 84 Rumah, Kapolda Bengkulu Hadirkan Sejuta Harapan
Bantu Pelajar Menyeberang Jalan, Wakapolda Bengkulu Beri Contoh Pelayanan Humanis
Polda Metro Jaya Perketat Pengaturan Lalu Lintas di Sejumlah Ruas Jalan Utama
Momen Hangat Kapolda Metro Jaya Jadi ‘Sahabat Anak’ di SD dan SMP Muhammadiyah Jakarta

Berita Terkait

Monday, 26 October 2026 - 11:19 WIB

Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya 2026, Kedepankan Edukasi dan Pencegahan

Tuesday, 20 October 2026 - 23:03 WIB

Dari Spanduk di Patung HI ke Polda Metro, Status Enam Aktivis Greenpeace Dipertanyakan

Tuesday, 20 October 2026 - 11:02 WIB

TNI-Polri Kawal Penyampaian Aspirasi, Dialog Jadi Prioritas

Monday, 19 October 2026 - 19:43 WIB

Bedah 84 Rumah, Kapolda Bengkulu Hadirkan Sejuta Harapan

Monday, 19 October 2026 - 19:33 WIB

Bantu Pelajar Menyeberang Jalan, Wakapolda Bengkulu Beri Contoh Pelayanan Humanis

Monday, 19 October 2026 - 16:56 WIB

Polda Metro Jaya Perketat Pengaturan Lalu Lintas di Sejumlah Ruas Jalan Utama

Monday, 19 October 2026 - 12:33 WIB

Momen Hangat Kapolda Metro Jaya Jadi ‘Sahabat Anak’ di SD dan SMP Muhammadiyah Jakarta

Saturday, 17 October 2026 - 18:36 WIB

Satu Visi dari Atas ke Bawah, Kapolda Sumsel Tentukan Kompas Kerja Lewat Commander Wish

Berita Terbaru

Stop Narkoba

Kombes Putu Yudha, Mengawal Jalur Rawan Narkoba di Selat Malaka

Monday, 26 Oct 2026 - 12:16 WIB