KKB Papua Menyerang Kamp Pekerja Distrik Seradala, Lima Penambang Emas Tewas

Tuesday, 17 October 2023 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ilustrasi

foto Ilustrasi

JAKARTA–Lima penambang emas tradisional tewas dibantai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Mereka juga menyerang kamp pekerja di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (16/10/2023).

KKB yang melakukan pembantaian terhadap pendulang diketahui dari kelompok Nduga. Mereka sering kali melakukan gangguan di wilayah Nduga, Yahukimo dan Pegunungan Bintang, Papua.

Lokasi pendulangan di Kali Ik harus ditempuh sekitar dua jam dari Dekai, Ibukota Kabupaten Yahukimo dengan naik kendaraan dan berjalan kaki sekitar satu kilometer. “Kapolres Yahukimo sudah diperintahkan agar berhitung yang tepat saat melakukan evakuasi supaya tidak menimbulkan korban baru, ” kata Kapolda Papua Irjen Fakhiri, Selasa, (17/10/2023).

Penyerangan dan pembantai terhadap pendulang diduga agar KKB teroris mendapat pasokan makanan dan dana. Sebab, biasanya para pendulang menyetok bahan makanan sehingga menjadi incaran KKB. Mereka juga sering merampas hasil pendulangan.

Laporan awal menurut Irjen Fakhiri, korban tewas lima orang. Sedang lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan berlari dan minta perlindungan di pos Kolop. “Kepastian berapa orang yang menjadi korban penembakan masih menunggu laporan dari Kapolres Yahukimo,” ujarnya (tra/tom)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Belum Ditahan, Febrie Adriansyah Hilang Usai Jadi Tersangka, Muncul Kabar Sedang ‘Umrah’ Saat Cekal Diterbitkan
Foto ‘Kompak” Kapolri, Jaksa Agung, dan TNI Tepis Isu Konflik Panas Menyusul Skandal Eks Jampidsus
Pengamat Sebut 2 Alasan Polri Limpahkan ‘Bola Panas’ Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung
Ketua dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Kompak Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
Ketua JMP Desak Polisi Usut Tuntas Temuan Brankas Berisi Uang Rp60 Miliar di Kafe de’Clan Signature
Ada Apa Gerangan? Rumah Jampidsus Febrie Ardiansyah Dijaga Puluhan Tentara
Diduga Jadi ‘Markas’ Praktik 3 Kasus Korupsi Kakap, Cafe de’CLAN Disegel Polisi
Polisi Sita Uang Rp60 Miliar Dari Kafe De’Clan Signature Terkait Kasus Korupsi

Berita Terkait

Monday, 13 July 2026 - 18:56 WIB

Belum Ditahan, Febrie Adriansyah Hilang Usai Jadi Tersangka, Muncul Kabar Sedang ‘Umrah’ Saat Cekal Diterbitkan

Monday, 13 July 2026 - 18:45 WIB

Foto ‘Kompak” Kapolri, Jaksa Agung, dan TNI Tepis Isu Konflik Panas Menyusul Skandal Eks Jampidsus

Monday, 13 July 2026 - 18:30 WIB

Pengamat Sebut 2 Alasan Polri Limpahkan ‘Bola Panas’ Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Thursday, 9 July 2026 - 17:14 WIB

Ketua JMP Desak Polisi Usut Tuntas Temuan Brankas Berisi Uang Rp60 Miliar di Kafe de’Clan Signature

Thursday, 9 July 2026 - 08:29 WIB

Ada Apa Gerangan? Rumah Jampidsus Febrie Ardiansyah Dijaga Puluhan Tentara

Thursday, 9 July 2026 - 07:52 WIB

Diduga Jadi ‘Markas’ Praktik 3 Kasus Korupsi Kakap, Cafe de’CLAN Disegel Polisi

Wednesday, 8 July 2026 - 23:45 WIB

Polisi Sita Uang Rp60 Miliar Dari Kafe De’Clan Signature Terkait Kasus Korupsi

Monday, 6 July 2026 - 22:04 WIB

Kakorlantas Polri Ingatkan Jajaran Siapkan Diri Hadapi Bonus Demografi dan Teknologi

Berita Terbaru