Setelah Tetapkan 11 Tersangka, Polisi Dalami Kasus Penembakan di Bekasi Lewat jejak Digital

Monday, 6 November 2023 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/11/2023).

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/11/2023).

JAKARTA–Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus penembakan yang melibatkan kelompok, John Kei vs Nus Kei di Bekasi. Polisi menemukan jejak komunikasi antara kelompok Nus Kei dan John Kei sebelum terjadi penyerangan di Komplek Titian Murni, Bekasi, Jawa Barat.

Penyidik Polda Metro Jaya juga berencana memeriksa John Kei yang kini menjalani masa hukumannya di Lembaga Permasyarakatan (LP) Nusakambangan, Jawa Tengah. “Kami akan memeriksa John Kei. Sebelum terjadi penyerangan ada komunikasi antara kelompok penyerang dengan John Kei,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/11/2023).

Kepolisian telah menyita ponsel yang menjadi alat komunikasi antara kelompok Nus Kei dan John Kei. “Dari HP itu kami temukan jejak digitalnya,” ujar Hengky.

Untuk mengungkap jejak digital itu, penyidik akan memeriksa John Kei sehingga kasusnya jadi terang benderang. ‘”Kami akan konfirmasi,  bila perlu kami akan berangkat ke Nusakambangan untuk memeriksa John Kei,” tegas Kombes Hengky.

Polda Metro Jaya telah menetapkan 11 tersangka terkait kasus penembakan yang menewaskan satu orang bernama Gaspar (44). Dari 11 tersangka, sembilan diantaranya telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya dan dua orang lainnya masih buron.

Kombes Hengky mengimbau kepada dua tersangka yang buron segera menyerahkan diri. Sebab, polisi terus mengejarnya dan akan mengambil tindakan tegas. “Jika mencoba melawan akan kami tindak lebih tegas lagi,” tambah Hengky.

Selain itu, pihaknya lanjut Hengky juga masih mencari barang bukti lainnya terkait kasus penembakan yang terjadi pada Minggu (29/10/2023) malam. Saat itu kelompok Nus Kei mendatangi markas kelompok John Kei di Titian Murni, Bekasi.

Kelompok Nus Kei, yang berjumlah 6 orang menggunakan satu mobil dengan membawa senjata tajam hendak menyerang kelompok John Kei. Saat kelompok Nus Kei turun dari mobil, kelompok John Kei langsung menembak sehingga korban Gaspar meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. (tra/tom)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Kantongi Identitas Cukong Besar Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Polri: Tidak Ada Tempat Bagi Jaringan Judi Online di Indonesia
Polri Mutasi Ratusan Perwira, 9 Kapolda Diganti
Markas Judi Online Jaringan Internasional di Jakarta Barat Digerebek, Polisi Tangkap 321 WNA
Survei Membuktikan, Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Polri Terkait Aspek Penegakan Hukum Capai 75,1 Persen
Sempat Buron, Ashari Kiai Cabul dari Pati Akhirnya Ditangkap
Tempati Gedung Baru, Kapolri Berharap Kompolnas Semakin Independen
Polisi Ringkus Pembacok Karyawan Toko Roti di Cengkareng

Berita Terkait

Sunday, 10 May 2026 - 16:08 WIB

Polisi Kantongi Identitas Cukong Besar Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk

Sunday, 10 May 2026 - 14:58 WIB

Polri: Tidak Ada Tempat Bagi Jaringan Judi Online di Indonesia

Saturday, 9 May 2026 - 17:25 WIB

Polri Mutasi Ratusan Perwira, 9 Kapolda Diganti

Friday, 8 May 2026 - 16:56 WIB

Survei Membuktikan, Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Polri Terkait Aspek Penegakan Hukum Capai 75,1 Persen

Thursday, 7 May 2026 - 13:04 WIB

Sempat Buron, Ashari Kiai Cabul dari Pati Akhirnya Ditangkap

Tuesday, 5 May 2026 - 17:40 WIB

Tempati Gedung Baru, Kapolri Berharap Kompolnas Semakin Independen

Tuesday, 5 May 2026 - 17:26 WIB

Polisi Ringkus Pembacok Karyawan Toko Roti di Cengkareng

Sunday, 3 May 2026 - 14:34 WIB

Kapolri Terapkan 4 Konsep “Kota Pintar” Dalam Pembangunan Mapolda DIY

Berita Terbaru

ilustrasi

Kabar

Polri Mutasi Ratusan Perwira, 9 Kapolda Diganti

Saturday, 9 May 2026 - 17:25 WIB