Kunjungi Pusat Olah Seni (POS) di Jayawijaya, Komjen Pol Fadil Imran Gelorakan Semangat Belajar Generasi Muda Papua

Wednesday, 15 July 2026 - 04:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen Pol Dr Fadil Imran, M.Si usai menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah saat kunjungan ke Pusat Olah Seni di Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (14/7). Foto: Istimewa

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen Pol Dr Fadil Imran, M.Si usai menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah saat kunjungan ke Pusat Olah Seni di Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (14/7). Foto: Istimewa

WAMENA–Asisten Utama Kepala Kepolisian Republik Indonesia Bidang Operasi Komjen Pol Fadil Imran Selasa (14/7) mengunjungi Pusat Olah Seni (POS) di Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Dalam kunjungan tersebut, Fadil Imran didampingi Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani dan Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin.

Selain itu, Karobinops Stamaops Polri Brigjen Pol Auliansyah Lubis, Penata Kebijakan Kapolri Utama Tk II Stamaops Polri Brigjen Pol Tri Atmodjo Marawasianto beserta rombongan.

Disambut Meriah

Rombongan tiba di Bandara Wamena kemudian melanjutkan perjalanan menuju Distrik Wesaput untuk meninjau Pusat Olah Seni yang dibangun di kediaman Ipda John Stenly Rewang.

Kehadiran rombongan disambut meriah dengan tarian adat yang dibawakan anak-anak binaan POS, dilanjutkan penampilan siswa SD Inpres Wesaput dan SMP Walelagama.

Suasana berlangsung hangat. Penampilan para siswa menjadi gambaran semangat generasi muda Papua dalam mengembangkan potensi sekaligus melestarikan budaya lokal.

Dalam kesempatan itu, Fadil Imran menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa SD Inpres Wesaput dan SMP Walelagama. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar sekaligus memotivasi para siswa untuk terus berprestasi.

“Pendidikan merupakan menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan Papua. Karena itu, ruang-ruang pembinaan yang mampu mengembangkan karakter, kreativitas, dan bakat generasi muda perlu terus diperkuat,” ujar Fadil Imran di Distrik Wesaput, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (14/7).

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menambahkan, pendidikan dan pembinaan karakter anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Papua. Kehadiran Pusat Olah Seni menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian terhadap generasi muda dapat diwujudkan melalui ruang yang positif untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.

“Saya melihat anak-anak di sini memiliki semangat, bakat, dan harapan yang luar biasa. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkreasi, dan meraih cita-cita. Pusat Olah Seni ini bukan hanya menjadi tempat mengembangkan kemampuan seni, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan rasa percaya diri anak-anak sebagai bekal membangun Papua di masa depan,” katanya.

Sedangkan Faizal Ramadhani menambahkan, perhatian terhadap pendidikan dan ruang pembinaan seperti Pusat Olah Seni merupakan bagian penting dalam membangun masa depan Papua melalui penguatan kualitas generasi mudanya.

“Kami berharap dukungan yang diberikan hari ini menjadi penyemangat bagi anak-anak Papua untuk terus belajar, mengembangkan bakat, dan meraih cita-cita. Pendidikan, seni, dan pembinaan karakter merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang mampu membawa Papua menuju masa depan yang lebih baik,” kata Faizal.

Momen Membanggakan

Kepala SD Inpres Wesaput menyampaikan apresiasi atas perhatian Muhammad Imran kepada sekolah dan para peserta didik. Kehadiran Muhammad Imran merupakan berkat yang tidak pernah di bayangkan sebelumnya.

“Selama 38 tahun saya mengajar, hari ini menjadi salah satu momen yang sangat membanggakan karena perhatian yang diberikan bukan hanya memotivasi guru, tetapi juga membangkitkan semangat anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Ipda John Stenly Rewang

Selain menyerahkan bantuan kepada para siswa, Muhammad Imran juga memberikan penghargaan kepada Ipda John Stenly Rewang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya menghadirkan Pusat Olah Seni sebagai wadah pembinaan generasi muda.

Rombongan kemudian meninjau berbagai fasilitas yang selama ini dimanfaatkan sebagai tempat belajar seni, mengembangkan kreativitas, serta membentuk karakter anak-anak di Distrik Wesaput.

Muhammad Imran mengatakan, pendidikan dan pembinaan karakter merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Papua. Pusat Olah Seni diakui menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian terhadap generasi muda dapat diwujudkan melalui ruang yang positif untuk belajar dan berkarya.

“Saya melihat anak-anak di sini memiliki semangat, bakat, dan harapan yang luar biasa. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkreasi, dan meraih cita-cita. Pusat Olah Seni ini bukan hanya menjadi tempat mengembangkan kemampuan seni, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan rasa percaya diri anak-anak sebagai bekal membangun Papua di masa depan,” katanya.

Muhammad Imran berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, mengembangkan bakat, serta meraih cita-cita.

Melalui kunjungan tersebut, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pembinaan karakter, dan pengembangan potensi generasi muda di tanah Papua. **

Facebook Comments Box

Sumber Berita : ODIYAIWUU

Berita Terkait

Belum Ditahan, Febrie Adriansyah Hilang Usai Jadi Tersangka, Muncul Kabar Sedang ‘Umrah’ Saat Cekal Diterbitkan
Foto ‘Kompak” Kapolri, Jaksa Agung, dan TNI Tepis Isu Konflik Panas Menyusul Skandal Eks Jampidsus
Pengamat Sebut 2 Alasan Polri Limpahkan ‘Bola Panas’ Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung
Ketua dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Kompak Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
Ketua JMP Desak Polisi Usut Tuntas Temuan Brankas Berisi Uang Rp60 Miliar di Kafe de’Clan Signature
Ada Apa Gerangan? Rumah Jampidsus Febrie Ardiansyah Dijaga Puluhan Tentara
Diduga Jadi ‘Markas’ Praktik 3 Kasus Korupsi Kakap, Cafe de’CLAN Disegel Polisi
Polisi Sita Uang Rp60 Miliar Dari Kafe De’Clan Signature Terkait Kasus Korupsi

Berita Terkait

Wednesday, 10 June 2026 - 14:37 WIB

Gelar Doktor di Depan Nama Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Dipersoalkan

Sunday, 1 March 2026 - 12:49 WIB

Petrus Salestinus Bongkar Kebohongan Jokowi Terkait Usul Insiatif Revisi UU KPK. Ngeri! Ada Hidden Agenda “Membunuh’ KPK

Monday, 19 January 2026 - 13:21 WIB

Wartawan Menulis: Apa Kabar Komisi Percepatan Reformasi Polri ?

Wednesday, 24 December 2025 - 13:24 WIB

Kisah Panji, Anak Penjual Gorengan yang Lolos Jadi Polisi Brimob Tanpa Biaya

Monday, 24 November 2025 - 23:37 WIB

Jadi Taruni AKPOL, AKP Kharisma Arbita Bangsa Merasa Tersesat

Tuesday, 11 November 2025 - 13:46 WIB

Barata Berahmana: Ironi Sekolah Unggulan, Tangga Menggenggam Dunia Bagi yang Kaya, Mimpi Karam Untuk yang Tak Punya

Sunday, 9 November 2025 - 22:17 WIB

Penggiat Budaya Barata Brahmana: Pendidikan Berubah Menjadi Komoditas, Negara Harus Hadir

Friday, 13 June 2025 - 13:14 WIB

Jadi Komisaris Holding Tambang Negara, Karir Komjen Pol Fadil Imran Tak Pernah Biasa-Biasa Saja

Berita Terbaru