ITW Sorot Mutasi “Kilat” Brigjen Pol Komarudin, Ada Orang Besar Dibalik Rotasi?

Monday, 13 July 2026 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brigjen Pol KOmarudin saat masih menjabat  Dirlantas Polda Metro Jaya dan masih berpangkat Kombes Pol

Brigjen Pol KOmarudin saat masih menjabat Dirlantas Polda Metro Jaya dan masih berpangkat Kombes Pol

JAKARTA–Ketua Indonesia Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan menilai, mutasi ‘kilat’ yang mengantarkan Brigjen Pol Komarudin ke pos Dirregident Korlantas Polri, tidak lazim bahkan terkesan mengabaikan kebijakan pimpinan Polri yang tertuang dalam Telegram Rahasia (TR) Kapolri.

“Sesuai dengan Telegram Rahasia Kapolri sebelumnya, beliau (Brigjen Komarudin-red) dimutasi ke Divpropam. Lalu, tanpa ada pemberitahuan resmi, beliau dilantik menjadi Dirregident Korlantas Polri. Ini kan tidak lazim,” kata Edison, Minggu (12/7).

Edison yang juga mantan Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) ini mengatakan, sebenarnya tidak ada masalah dan tidak perlu diperdebatkan jika ada perubahan kebijakan mutasi, kan namanya rotasi jabatan personil itu bisa dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan organisasi.

“Apalagi kan mutasi masih di lingkungan Polri. Tidak ada masalah kok. Tetapi ya itu, prosesnya semestinya transparan,” katanya.

Dikatakan, apabila mutasi jabatan, apalagi di level jenderal tidak dilakukan secara transparan, maka publik akan bertanya-tanya, ada apa.

“Publik bisa menduga-duga. Misalnya, apakah ada orang kuat dibalik mutasi beliau (Brigjen Pol Komarudin). Ini kan tidak baik karena akan menjadi preseden buruk bagi tata kelola SDM Polri,”katanya.

Terakhir, Edison mengatakan harapannya mutasi Brigjen Komarudin yang disorot berbagai pihak karena kecepatannya, bukan didasarkan atas kedekatan yang bersangkutan dengan pimpinan Polri, tapi pindah jabatan itu karena kompetensi.

TR Kapolri

Seperti diketahui 7 Mei 2026 lalu, ada Surat Telegram (TR) Kapolri Nomor ST/960/KEP./2026 Brigjen Komarudin yang baru ‘pecah bintang’ mendapat promosi jabatan mengisi pos Kepala Biro Pengawasan dan Pembinaan Profesi (Karo Wabprof) Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri.

Belum sempat mengisi job jenderal bintang satu di Divpropam tersebut, pada Senin (6/7/2026) Brigjen Komarudin dilantik menjadi Dirregident Korlantas Polri. Jabatan yang sebelumnya diisi Irjen Pol Wibowo, yang dilantik menjadi Kakorlantas dua hari sebelumnya.

Brigjen Pol. Komarudin mengaku, dirinya sama sekali tidak mengetahui dinamika perubahan Surat Telegram terkait penugasan dirinya.

“Saya tidak tahu soal TR itu. Saya ini hanya prajurit Bhayangkara. Siap ditempatkan di mana saja sesuai perintah pimpinan,” ujar Komarudin saat dikonfirmasi wartawan beberapa hari lalu.(JP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital, Patut Diduga Upaya Mencaplok Saham Minoritas RSIA Family
Kapolri Suyudi dan Harga Sebuah Keteladanan
Kebun Singkong Jadi Akhir Pelarian Dua Terduga Curanmor Kalideres
Hoegeng Dikenang Bukan karena Tagline
PP Polri Buka Hidroterapi Gratis, Wujud Kepedulian kepada Purnawirawan
Dari Reuni Kecil Para Jenderal, Muncul Pesan untuk Kapolri Baru
Hari Pertama di Polda Metro, Keramahan Kecil Duet Dadang-Adex Mencuri Hati
Taklimat Prabowo dan Konsolidasi Elite TNI-Polr

Berita Terkait

Sunday, 25 October 2026 - 12:07 WIB

Dari Pelabuhan Tikus Hingga Kampung Narkoba, Arman Depari Puji Respons Cepat Jajaran BNN-Polri

Sunday, 25 October 2026 - 11:57 WIB

Tinggalkan Cara Lama, Polda Metro ke Kampung Ambon Bawa Layanan dan Harapan

Saturday, 24 October 2026 - 19:12 WIB

Tinggalkan Cara Lama, Polisi Bersama Warga Kampung Ambon Akan Ubah Zona Hitam Narkoba Jadi Pemukiman Sehat

Wednesday, 21 October 2026 - 13:49 WIB

Memburu Bandar, Membenahi Kampung, Jalan Panjang Melawan Narkoba

Wednesday, 21 October 2026 - 13:28 WIB

Ditresnarkoba Polda Metro Sita 7 Juta Butir Obat Ilegal, Siapa Pengendali di Balik Produksi?

Tuesday, 20 October 2026 - 11:56 WIB

Polres Jakpus Telusuri Jaringan di Balik Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate

Tuesday, 13 October 2026 - 05:41 WIB

Sidak Kampung “Narkoba” Bahari Tanpa Gas Air Mata, Sinyal Pendekatan Baru Kapolda Metro?

Friday, 9 October 2026 - 15:04 WIB

Dari Kampung Ambon ke Boncos, Perang Narkoba Tak Cukup dengan Gerebek

Berita Terbaru